Apa Itu Aluminium dan Link Download File Referensi

https://eu2.contabostorage.com/00f3241116844f24b628f46d81abb929:st1/folder3/3978/jmuser_file_1643256961_3c3d5fb92bfbc00b540fe8ca9b06edf8.pptx

2026-05-28 22:45:08 - Admin

<style> body{ font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.6; margin:0; padding:0; background:#f9f9f9; color:#333; } header{ background:#4CAF50; color:#fff; padding:20px 10%; text-align:center; } nav{ background:#fff; padding:10px 10%; box-shadow:0 2px 4px rgba(0,0,0,0.1); } nav a{ margin-right:15px; color:#4CAF50; text-decoration:none; font-weight:bold; } main{ padding:20px 10%; } h2{ color:#4CAF50; margin-top:30px; } ul{ margin-left:20px; } table{ width:100%; border-collapse:collapse; margin:20px 0; } th, td{ border:1px solid #ddd; padding:8px; text-align:center; } th{ background:#f2f2f2; } img{ max-width:100%; height:auto; display:block; margin:20px 0; } </style><header> <h1>Apa Itu Aluminium?</h1></header><nav> <a href="#definisi">Definisi</a> <a href="#sifat">Sifat Kimia & Fisik</a> <a href="#produksi">Produksi</a> <a href="#kegunaan">Kegunaan</a> <a href="#daurulang">Daur Ulang</a></nav><main> <section id="definisi"> <h2>Definisi</h2> <p>Aluminium (atau alumunium) adalah unsur kimia dengan simbol <strong>Al</strong> dan nomor atom 13. Ini merupakan logam ringan berwarna perak yang termasuk dalam golongan logam alkali tanah. Aluminium merupakan elemen ketiga terbanyak di kerak bumi setelah oksigen dan silikon, dan menempati sekitar 8% dari total massa kerak.</p> <img src="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/66/Aluminium_grains.jpg" alt="Aluminium dalam bentuk butiran"> </section> <section id="sifat"> <h2>Sifat Kimia & Fisik</h2> <p>Beberapa sifat penting aluminium meliputi:</p> <ul> <li><strong>Berat jenis rendah:</strong> 2,70g/cm, menjadikannya logam paling ringan yang dapat diproduksi secara massal.</li> <li><strong>Tahan karat:</strong> Membentuk lapisan oksida tipis (AlO) secara spontan ketika terkena udara, melindungi logam di bawahnya.</li> <li><strong>Konduktivitas listrik:</strong> Sekitar 60% konduktivitas tembaga, sehingga sering dipakai dalam kabel listrik ringan.</li> <li><strong>Konduktivitas termal:</strong> Baik, sekitar 235WmK.</li> <li><strong>Kekuatan tarik:</strong> Bervariasi tergantung pada proses pengerjaan; aluminium alloy dapat mencapai>500MPa.</li> <li><strong>Nonmagnetik</strong> dan tidak beracun, sehingga aman untuk kontak dengan makanan.</li> </ul> <h3>Reaksi Kimia Umum</h3> <p>Aluminium bersifat reaktif bila berada dalam kondisi tertentu:</p> <ul> <li>Reaksi dengan asam kuat: <code>2Al + 6HCl 2AlCl + 3H</code></li> <li>Pembakaran dalam oksigen menghasilkan aluminium oksida: <code>4Al + 3O 2AlO</code></li> </ul> </section> <section id="produksi"> <h2>Proses Produksi</h2> <p>Produksi aluminium modern melibatkan tiga tahap utama:</p> <ol> <li><strong>Pengekstrakan bauksit:</strong> Batu bauksit ditambang dan dihancurkan menjadi bubur.</li> <li><strong>Proses Bayer:</strong> Bauksit diolah dengan larutan natrium hidroksida menjadi larutan alumenat, yang kemudian dipresir menjadi alumina (AlO) putih.</li> <li><strong>Proses HallHroult:</strong> Alumina dilarutkan dalam lelehan kriolit (NaAlF) dan dialiri arus listrik. Reaksi elektrolitik memisahkan aluminium cair: <code>AlO 2Al(l) + 3/2 O(g)</code>.</li> </ol> <h3>Statistik Produksi Dunia (2023)</h3> <table> <thead> <tr> <th>Negara</th> <th>Produksi (Mt)</th> <th>Persentase Global</th> </tr> </thead> <tbody> <tr><td>China</td><td>38,0</td><td>55%</td></tr> <tr><td>India</td><td>9,5</td><td>14%</td></tr> <tr><td>Rusia</td><td>4,0</td><td>6%</td></tr> <tr><td>Kanada</td><td>3,1</td><td>4,5%</td></tr> <tr><td>Uni Emirat Arab</td><td>2,9</td><td>4%</td></tr> <tr><td>Lainnya</td><td>8,5</td><td>16,5%</td></tr> </tbody> </table> </section> <section id="kegunaan"> <h2>Kegunaan Aluminium</h2> <p>Berbagai sektor memanfaatkan keunggulan aluminium:</p> <ul> <li><strong>Konstruksi:</strong> Pada bahan bangunan seperti rangka jendela, pintu, atap, dan siding.</li> <li><strong>Transportasi:</strong> Mobil, pesawat terbang, kapal, dan kereta api mengurangi berat kendaraan sehingga meningkatkan efisiensi bahan bakar.</li> <li><strong>Industri kemasan:</strong> Kaleng minuman, foil makanan, dan wadah yang tahan korosi.</li> <li><strong>Elektronik:</strong> Casing ponsel, laptop, serta komponen pendingin.</li> <li><strong>Energi:</strong> Panel surya (bodi rangka) dan turbin angin.</li> <li><strong>Kesehatan:</strong> Alat medis karena sifat tidak beracun dan mudah dibersihkan.</li> </ul> <h3>Aluminium Alloy (Paduan)</h3> <p>Paduan aluminium menggabungkan unsur lain (misalnya tembaga, magnesium, silikon, zinc) untuk meningkatkan kekuatan, kekerasan, atau daya tahan terhadap suhu tinggi. Contoh seri yang populer:</p> <ul> <li>Series 1000 hampir murni aluminium (99%).</li> <li>Series 2000 mengandung tembaga, kuat untuk aplikasi aeronautika.</li> <li>Series 6000 mengandung magnesium dan silikon, sering dipakai dalam struktural dan rangka kendaraan.</li> </ul> </section> <section id="daurulang"> <h2>Daur Ulang Aluminium</h2> <p>Daur ulang aluminium memerlukan energi jauh lebih sedikit dibandingkan produksi primer hanya sekitar 5% energi yang dibutuhkan. Prosesnya meliputi:</p> <ol> <li>Pengumpulan (kaleng bekas, potongan industri, dll.).</li> <li>Pemisahan (magnetik untuk logam lain, sensor optik).</li> <li>Pencucian dan pengeringan.</li> <li>Peletisasi atau peleburan.</li> </ol> <p>Setiap kilogram aluminium yang didaur ulang dapat menghemat sekitar 14tCOe. Karena sifatnya yang tidak menurun kualitas setelah daur ulang, bahan ini dapat diputar kembali berulang kali.</p> </section></main>

Lebih banyak