Dalam matematika, khususnya geometri analitik, persamaan garis merupakan cara aljabar untuk merepresentasikan sebuah garis lurus pada bidang koordinat Kartesius. Ada beberapa bentuk persamaan garis, namun yang paling umum dan fleksibel adalah bentuk umum persamaan garis yang ditulis sebagai:
Berbagai bentuk persamaan garis dapat diubah menjadi bentuk umum dengan langkah aljabar sederhana.
Dengan m = kemiringan dan b = titik potong y, persamaan y = mx + b dapat ditulis ulang sebagai:
Sehingga koefisiennya menjadi A = m, B = -1, C = b.
Jika diketahui titik (x, y) dan kemiringan m, persamaan dapat diubah menjadi:
Koefisien dapat diperoleh dari determinan:
Jadi A = y - y, B = -(x - x), C = x y - x y.
| Koefisien | Makna Geometris |
|---|---|
| A | Berhubungan dengan kemiringan garis; nilai relatif terhadap B menentukan gradien. |
| B | Jika B = 0, garis vertikal (x = -C/A). Jika A = 0, garis horizontal (y = -C/B). |
| C | Menentukan jarak dan posisi garis dari asal. Nilai C memindahkan garis sepanjang arah normal. |
Sering kali koefisien A, B, C dibagi dengan norma (A + B) untuk mendapatkan bentuk normal:
Dalam bentuk ini, nilai mutlak dari \(\frac{C}{\sqrt{A^{2}+B^{2}}}\) merupakan jarak terpendek dari garis ke titik asal, dan tanda menunjukkan sisi asal berada.
Dari persamaan umum dapat diekstrak kemiringan (m) dan intersep y (b) bila B 0.
Sehingga:
Jika B = 0, maka persamaan menjadi vertikal (x = -C/A) dan tidak memiliki kemiringan.
Garis melalui titik (2,3) dan (5,11).
Hitung A, B, C menggunakan rumus dua titik:
Persamaan umum: 8x - 3y - 7 = 0.
Garis dengan kemiringan m = -2 dan intersep y = 4.
Dari bentuk slopeintercept: y = -2x + 4 2x + y - 4 = 0.
Jadi A = 2, B = 1, C = -4.
Bentuk umum persamaan garis Ax + By + C = 0 merupakan representasi aljabar yang paling fleksibel karena dapat menggambarkan semua jenis garis lurus, baik vertikal, horizontal, maupun miring. Dengan memahami cara mengubah bentuk lain ke bentuk umum, mengekstrak kemiringan, intersep, serta menghitung jarak normal, kita dapat memanipulasi dan menganalisis garis dengan lebih mudah dalam konteks aljabar dan geometri.
