Kurva biaya mitigasi karbon (Carbon Mitigation Cost Curve CMCC) adalah alat visual yang menampilkan urutan opsiopsi pengurangan emisi beserta estimasi biaya masingmasing. Sumbu horizontal menunjukkan total pengurangan emisi yang dapat dicapai, sementara sumbu vertikal menampilkan biaya marginal per ton CO yang terhindar. Titiktitik pada kurva mengidentifikasi teknologi atau kebijakan yang paling ekonomis untuk mengurangi emisi.
Kurva biaya mitigasi membantu pembuat kebijakan, investor, dan perusahaan dalam:
| No. | Opsi Mitigasi | Biaya Marginal (USD/tCO) | Potensi Pengurangan (MtCO/tahun) | Tempo Implementasi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Efisiensi lampu LED di gedung publik | -30 | 2,5 | 02 tahun |
| 2 | Penggantian boiler batu bara dengan gas alami | 5 | 4,1 | 25 tahun |
| 3 | Pembangunan pembangkit tenaga surya skala menengah | 12 | 6,8 | 37 tahun |
| 4 | Reforestasi lahan kritis | 15 | 3,2 | 510 tahun |
| 5 | Carbon capture & storage (CCS) pada pembangkit listrik | 45 | 9,5 | 715 tahun |
Kumpulkan data tentang semua teknologi, praktik, dan kebijakan yang berpotensi mengurangi emisi dalam sektor terkait (energi, transportasi, industri, pertanian, dll.).
Hitung maksimum emisi yang dapat dihindari dengan masingmasing opsi, memperhitungkan batasan fisik, ketersediaan sumber daya, dan regulasi.
Estimasi biaya investasi (CAPEX), biaya operasional (OPEX), dan potensi penghematan biaya energi atau bahan baku. Selisihnya menghasilkan biaya marginal per ton CO.
Urutkan opsi mulai dari biaya marginal terendah (termasuk nilai negatif) hingga tertinggi. Plot pada grafik untuk memperoleh kurva.
Lakukan analisis sensitivitas terhadap asumsi harga energi, kebijakan pajak karbon, atau tarif investasi. Buat skenario optimis, moderat, dan pesimis.
Berbagai negara dan institusi telah mengadaptasi CMCC untuk menyusun rencana aksi iklim nasional. Contoh:
Kurva biaya mitigasi karbon adalah peta strategis yang memudahkan identifikasi opsi paling efisien dalam mengurangi emisi. Dengan menilai biaya marginal, potensi, dan waktu implementasi, pemangku kepentingan dapat merancang kebijakan yang menyeimbangkan tujuan iklim dengan pertumbuhan ekonomi. Meskipun terdapat keterbatasan data dan ketidakpastian, pemanfaatan kurva ini secara terintegrasi dapat mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.
