Dokumen ini memberikan gambaran umum tentang pentingnya daftar pustaka serta elemen-elemen utama dalam menulis riwayat hidup (CV) bagi peneliti pendidikan fisika. Daftar pustaka merupakan bagian tak terpisahkan dari setiap karya ilmiah. Pada bidang pendidikan fisika, pustaka membantu peneliti untuk: Berbagai gaya penulisan dapat dipilih, antara lain APA, Chicago, atau Harvard. Di Indonesia, gaya APA sering dipakai dalam jurnal pendidikan. Contoh penulisan: Pastikan semua sumber yang dirujuk muncul di daftar pustaka dan tidak ada yang terlewat. Contoh daftar pustaka lengkap dapat dilihat pada bagian akhir halaman ini. CV adalah dokumen yang menampilkan kualifikasi, pengalaman, dan prestasi akademik. Berikut komponen utama yang harus ada: Deskripsikan proyek yang pernah diikuti, peran, dan hasil utama (publikasi, presentasi, atau produk pendidikan). Contoh: Masukkan semua jurnal, prosiding, buku, dan bab buku yang relevan. Gunakan format yang sama seperti di daftar pustaka. Contoh: Penghargaan Peneliti Muda Berprestasi, Kemdikbud, 2022. Misalnya: Anggota Ikatan Fisika Indonesia (IFI), American Association of Physics Teachers (AAPT). Sertakan 23 orang yang dapat memberikan rekomendasi profesional, lengkap dengan jabatan, institusi, dan kontak. Daftar pustaka yang terstruktur serta riwayat hidup yang jelas mencerminkan profesionalisme peneliti pendidikan fisika. Kedua dokumen tersebut bukan hanya formalitas, melainkan sarana untuk menampilkan kompetensi, integritas, dan kontribusi ilmiah. Dengan mengikuti pedoman di atas, para peneliti dapat meningkatkan peluang memperoleh dana, dipublikasikan, serta berkolaborasi secara internasional.Daftar Pustaka dan Riwayat Hidup Penelitian Pendidikan Fisika
1. Mengapa Daftar Pustaka Penting?
2. Bentuk Penulisan Daftar Pustaka
Penulis, A. B., & Penulis, C. D. (2020). Penggunaan simulasi komputer dalam pembelajaran konsep energi. Jurnal Pendidikan Fisika, 15(2), 123138. https://doi.org/10.1234/jpf.v15i2.5678
G. H. R. Sari (2018). Pendidikan Fisika di Sekolah Menengah. Jakarta: Penerbit Pendidikan.
T. K. Lestari (2019). Metode inkuiri dalam kelas laboratorium. Dalam B. N. Siregar (Ed.), Inovasi Pembelajaran Fisika (hal. 4568). Bandung: Alfabeta. 3. Struktur Daftar Pustaka yang Baik
4. Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) Peneliti Pendidikan Fisika
4.1. Data Pribadi
4.2. Pendidikan
4.3. Pengalaman Penelitian
4.4. Publikasi
4.5. Pengalaman Mengajar
4.6. Penghargaan & Hibah
4.7. Keanggotaan Profesional
4.8. Keterampilan
4.9. Referensi
5. Tips Memadukan Daftar Pustaka dan CV dalam Proposal Penelitian
6. Contoh Daftar Pustaka (APA 7th edition)
7. Penutup
