Admin 01 Jun 2026 18:59

 

Data Industri Besar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

Profil Provinsi Nusa Tenggara Barat

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terletak di bagian barat kepulauan Nusa Tenggara, meliputi pulau Lombok, Sumbawa, dan beberapa pulau kecil di sekitarnya. Dengan luas wilayah sekitar 20.000 km dan populasi lebih dari 5 juta jiwa, NTB memiliki potensi alam yang melimpah, mulai dari sektor pertanian, pariwisata, perikanan, hingga energi terbarukan.

Pertumbuhan ekonomi NTB selama dekade terakhir didorong oleh kebijakan desentralisasi, investasi infrastruktur (jalan, pelabuhan, bandara) serta peningkatan konektivitas digital. Namun, sifat geografi yang berupa pulaupulau terpisah menimbulkan tantangan logistik khususnya bagi industri berskala besar yang memerlukan jaringan distribusi yang handal.

Sektor Industri Besar di NTB

1. Industri Pengolahan Kelapa Sawit

Wilayah Lombok Utara dan Sumbawa Barat menjadi kawasan perkebunan sawit yang signifikan. Beberapa perusahaan multinasional mengoperasikan pabrik pengolahan minyak sawit (CPO) dan produk turunannya. Produksi CPO NTB mencapai sekitar 500.000 ton per tahun, menyumbang 2-3% produksi nasional.

2. Industri Gula

Di Kabupaten Lombok Tengah terdapat pabrik gula tebu yang memproses lebih dari 150.000 ton tebu per tahun. Gula yang dihasilkan dipasarkan ke pasar domestik serta diekspor ke negara tetangga.

3. Industri Pembuatan Garam

Pesisir selatan Lombok dan Sumbawa memiliki iklim kering yang ideal untuk produksi garam laut. Pabrik garam skala besar di Kabupaten Kuta Selatan menghasilkan sekitar 30.000 ton garam tahunan, menjadi salah satu produk unggulan NTB di pasar Asia Tenggara.

4. Industri Pengolahan Kayu & Produk Furnitur

Kawasan hutan di Sumbawa Barat dan Lombok Barat menyediakan bahan baku kayu keras. Pabrik pengolahan kayu menghasilkan furnitur, papan partikel, dan bahan bangunan. Nilai produksi mencapai USD 60 juta pada 2023.

5. Industri Pariwisata dan Perhotelan

Walaupun bukan industri manufaktur, sektor ini memiliki dampak ekonomi yang besar. Hotel, resort, dan vila kelas atas di daerah Gili, Senggigi, dan Kuta menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari USD 200 juta, menciptakan lapangan kerja bagi ribuan orang.

6. Industri Energi Terbarukan

Potensi energi angin di Pulau Sumbawa dan energi panas bumi di daerah Gunung Rinjani menjadi fokus investasi. Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) berkapasitas 110 MW beroperasi sejak 2022, menyumbang 15% kebutuhan listrik provinsi.

Statistik & Data Utama (2023)

Sektor Produksi Nilai Ekspor (USD) Tenaga Kerja (Orang)
Minyak Sawit (CPO) 500.000 ton 120000 4200
Gula 150.000 ton 45000 1800
Garam Laut 30.000 ton 18000 850
Furnitur & Kayu Olahan USD 60juta 22000 3100
Pariwisata USD 200juta 12500
Energi Terbarukan (PLTP) 110MW 600

Investasi Pemerintah 20222024

  • Pengembangan Jalan Nasional Lintas Pulau Rp 2,5 triliun.
  • Pembangunan Pelabuhan Gili Trawangan Rp 850 miliar.
  • Penguatan Jaringan Listrik di daerah pedesaan Rp 1,1 triliun.
  • Program insentif pajak bagi industri ramah lingkungan potongan hingga 30%.

Tantangan dan Peluang Pengembangan Industri Besar di NTB

Tantangan

  • Infrastruktur Logistik Kurangnya jalur transportasi yang menghubungkan pulau-pulau menyebabkan biaya distribusi tinggi.
  • Ketersediaan Tenaga Kerja Terampil Banyak industri masih bergantung pada tenaga kerja semiterampil, sehingga produktivitas belum optimal.
  • Regulasi Lingkungan Tekanan untuk mengurangi dampak deforestasi pada perkebunan sawit menuntut adopsi teknologi bersih.
  • Ketergantungan pada Impor Bahan Baku Beberapa sektor (misalnya pupuk dan bahan kimia) masih mengandalkan impor, rentan terhadap fluktuasi nilai tukar.

Peluang

  • Ekonomi Digital Platform ecommerce dan manufaktur cerdas dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal.
  • Energi Terbarukan Potensi angin dan panas bumi membuka peluang investasi PPA (Power Purchase Agreement) bagi industri energiintensif.
  • Pengembangan Produk Turunan Sawit Biodiesel, oleofera, dan produk kosmetik berbasis kelapa sawit dapat menambah diversifikasi.
  • Pariwisata AgriKultur Kombinasi wisata alam dengan kunjungan kebun kelapa sawit atau perkebunan tebu menambah pendapatan petani.
  • Kolaborasi R&D Kemitraan antara universitas NTB, lembaga riset, dan industri dapat mempercepat inovasi bahan baku alternatif dan teknologi pengolahan.

File Referensi Untuk Data Industri Besar Di Provinsi Nusa Tenggara Barat
Screenshoot
Nama File
1656533281_disperintbprogid__brvbar___brvbar__data_32_industri_besar_sesuai_permenperin_2020_simanis___Sipil_dan_Konstruksi.xlsx

Ukuran File
0.12 MB

Tipe File
XLSX

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Data Industri Besar Di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Apa Itu Tut dan Link Download File Referensi

Art As Cultural Diplomacy (ACD) Conference dan Link Download File Referensi

MADRASAH ALIYAH ULUMUL QUR AN STABAT dan Link Download File Referensi

Pengelolaan Pendidikan dan Link Download File Referensi

Bumi Dan Atmosfer dan Link Download File Referensi