Determinant (atau determininan) adalah nilai skalar yang dapat dihitung dari sebuah matriks persegi. Nilai ini mengandung banyak informasi penting mengenai sifatsifat matriks, seperti apakah matriks tersebut dapat dibalik (invertible), nilai eigen, volume transformasi linear, dan sebagainya.
Jika A ialah matriks berukuran n n, determinant det(A) atau |A| didefinisikan secara rekursif dengan menggunakan ekspansi kofaktor:
Untuk matriks
A = [ [a, b], [c, d] ],
determinannya adalah
det(A) = ad bc.
Jika
B = [ [a, b, c], [d, e, f], [g, h, i] ],
maka
det(B) = aei + bfg + cdh ceg bdi afh.
Untuk matriks berukuran lebih besar, cara yang paling efisien biasanya dengan mengubahnya menjadi bentuk segitiga atas menggunakan operasi baris elementer. Determinannya adalah hasil perkalian elemenelemen diagonal utama, dikalikan dengan (-1)^k dimana k adalah jumlah pertukaran baris yang dilakukan.
Jika ingin menghitung secara manual pada matriks kecil atau bila ada banyak elemen nol di satu baris/kolom, ekspansi kofaktor pada baris atau kolom dengan banyak nol dapat sangat mempercepat perhitungan.
Matriks A dapat dibalik (ada invers A^{-1}) bila dan hanya bila det(A) 0. Inversnya diberikan oleh
A^{-1} = (1/det(A))adj(A),
dimana adj(A) adalah matriks adjoint (transpos kofaktor).
Dalam aturan Cramer, solusi unik sistem AX = B diperoleh dengan
x_i = det(A_i) / det(A),
dimana A_i adalah matriks A dengan kolom i diganti oleh vektor B.
Determinant dari matriks yang merepresentasikan transformasi linear memberi faktor skala volume atau area. Jika det(A) = 2, maka area (atau volume) daerah yang ditransformasikan menjadi dua kali lipat.
Polinomial karakteristik p() = det(A I) menghasilkan eigenvalue dari A. Nilainilai ini penting dalam dinamika sistem, statistik, dan ilmu data.
Hitung determinan matriks berikut:
C = | 2 1 -1 | | 3 0 2 | | 1 4 5 |
Langkah 1: Tukar baris 1 dan baris 2 (tanda berubah).
C = | 3 0 2 | | 2 1 -1 | | 1 4 5 |
Langkah 2: Eliminasi pada kolom pertama:
R R (2/3)R | 3 0 2 | | 0 1 -7/3 | | 1 4 5 |R R (1/3)R | 3 0 2 | | 0 1 -7/3 | | 0 4 13/3 |
Langkah 3: Eliminasi pada kolom kedua:
R R 4R | 3 0 2 | | 0 1 -7/3 | | 0 0 53/3 |
Determinannya = (-1)^{swap}(3153/3) = -53.
Determinant bukan sekadar angka; ia menyimpan informasi struktural tentang matriks. Dengan memahami cara menghitungnya, sifatsifat penting seperti kebalikan, volume transformasi, dan solusi sistem linear menjadi lebih mudah dipahami. Baik menggunakan rumus langsung untuk matriks kecil maupun teknik reduksi baris untuk ukuran besar, penguasaan konsep ini merupakan pondasi kuat dalam aljabar linier dan aplikasiaplikasi sains serta teknik.
*Materi ini ditulis untuk pembaca tingkat menengahatas yang sudah mengenal dasar aljabar linier.*
