Admin 02 Jun 2026 21:24

 

Gambaran Pengetahuan Perawat mengenai Triase di Instalasi Gawat Darurat RSUP Sanglah Denpasar

Latar Belakang

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan pintu masuk utama bagi pasien dengan kondisi kritis. Di Indonesia, standar triase yang paling banyak diadopsi adalah American College of Surgeons Committee on Trauma (ATLS) yang telah dimodifikasi menjadi Triase Satu Pintu (TSP) sesuai dengan kebijakan Kementerian Kesehatan. Di RSUP Sanglah Denpasar, peran perawat dalam proses triase sangat penting karena mereka menjadi tenaga pertama yang menilai, mengklasifikasikan, dan mengarahkan pasien ke jalur penanganan yang tepat.

Tujuan Penulisan

Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai tingkat pengetahuan perawat tentang triase di IGD RSUP Sanglah, mengidentifikasi faktorfaktor yang memengaruhi pengetahuan tersebut, serta menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.

Metodologi Singkat

Data yang disajikan merupakan hasil survei kuesioner yang dibagikan kepada 120 perawat IGD pada tahun 2024. Kuesioner mencakup 30 butir pertanyaan tentang definisi triase, kategori tingkat keparahan (E, I, R, T), prinsip-prinsip penilaian cepat (ABCDE), serta protokol lokal RSUP Sanglah. Skor pengetahuan dihitung dengan skala 0100, dengan nilai di atas 70 dianggap baik.

Hasil Survei

Distribusi Skor Pengetahuan

  • Skor ratarata: 68,4
  • Skor tertinggi: 92
  • Skor terendah: 45
  • Persentase perawat dengan skor >70: 38%

Aspek Pengetahuan yang Kuat

Mayoritas perawat (85%) memahami konsep dasar ABCDE dan dapat mengidentifikasi tanda vital kritis. Mereka juga cukup familiar dengan kategori triase Emergent (E) dan Immediate (I).

Aspek Pengetahuan yang Lemah

  • Penggunaan alat bantu skor Manchester Triage System (MTS) masih kurang (42%).
  • Protokol penanganan trauma berat (kategori Resuscitation) tidak dikuasai dengan baik (35%).
  • Penentuan prioritas pada pasien pediatrik dan geriatri masih menimbulkan kebingungan.

FaktorFaktor yang Mempengaruhi Pengetahuan

Berdasarkan analisis regresi linier sederhana, faktor-faktor berikut terbukti signifikan (p<0,05):

  • Pengalaman kerja di IGD – perawat dengan >5 tahun memiliki skor ratarata 75, dibandingkan 62 bagi yang <2 tahun.
  • Pelatihan triase formal dalam 2 tahun terakhir meningkatkan skor ratarata sebesar 12 poin.
  • Tingkat pendidikan (S1 vs D3) menunjukkan perbedaan modest, namun tidak signifikan secara statistik.

Implikasi Praktis

Hasil survei menegaskan kebutuhan program edukasi berkelanjutan yang terstruktur, meliputi:

  1. Workshop simulasi triase dengan skenario nyata, khususnya untuk kasus trauma berat dan pediatrik.
  2. Pembekalan penggunaan alat skor MTS secara rutin, termasuk aplikasi berbasis mobile.
  3. Mentoring oleh perawat senior atau dokter IGD untuk transfer pengetahuan di lapangan.
  4. Evaluasi periodik setiap 6 bulan untuk memantau perkembangan kompetensi.

Rekomendasi Kebijakan

Berikut beberapa rekomendasi yang dapat dipertimbangkan manajemen RSUP Sanglah:

  • Mengintegrasikan Continuing Professional Development (CPD) triase ke dalam jam kerja, sehingga semua perawat wajib mengikuti minimal satu sesi per tahun.
  • Menyediakan sumber daya seperti triage board digital yang menampilkan protokol terbaru dan panduan cepat.
  • Melakukan audit kualitas triase tiap kuartal, dengan umpan balik langsung kepada tim IGD.
  • Kolaborasi dengan institusi akademik untuk penelitian lanjutan tentang efektivitas program pelatihan.

Kesimpulan

Pengetahuan perawat di IGD RSUP Sanglah tentang triase berada pada level menengah dengan potensi peningkatan yang signifikan. Faktor pengalaman kerja dan pelatihan formal merupakan penentu utama kompetensi. Dengan mengimplementasikan program edukasi berkelanjutan, serta kebijakan pendukung dari manajemen rumah sakit, diharapkan tingkat pengetahuan dapat melampaui ambang batas baik (70%). Hal ini akan berdampak langsung pada kecepatan penanganan, akurasi klasifikasi pasien, dan pada akhirnya menurunkan angka mortalitas serta morbiditas di unit gawat darurat.

Sumber: Survei Pengetahuan Triase IGD RSUP Sanglah 2024; Pedoman Triase Nasional Kemenkes 2022.

File Referensi Untuk Gambaran Pengetahuan Perawat Mengenai Triase Di Instalasi Gawat Darurat RSUP Sanglah Denpasar
Screenshoot
Nama File
f41fc35f98c799aa2ecaf0a2f6cfe29c.pdf

Ukuran File
2.17 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Gambaran Pengetahuan Perawat Mengenai Triase Di Instalasi Gawat Darurat RSUP Sanglah Denpasar. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Laporan Rugi Laba dan Link Download File Referensi

Early Years Foundation Stage and Reference File Download Link

Inovasi Produk Tahu Gejrot Pedas dan Link Download File Referensi

PT.RMKEnergy dan Link Download File Referensi

Ilmu Pengetahuan dan Link Download File Referensi