Hak Asasi Manusia Menurut UUD 1945
Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak dasar yang melekat pada diri setiap manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Di Indonesia, perlindungan terhadap HAM tidak hanya sekadar norma moral, tetapi telah dikukuhkan secara konstitusional dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945).
Landasan Konstitusional HAM
Pasca amandemen UUD 1945, perlindungan terhadap HAM mengalami penguatan yang signifikan. Sebelum amandemen, pengaturan mengenai HAM tersebar dalam beberapa pasal saja. Namun, setelah amandemen, UUD 1945 menambahkan satu bab khusus yakni Bab XA yang memuat pasal-pasal mengenai Hak Asasi Manusia, mulai dari Pasal 28A sampai dengan Pasal 28J.
Beberapa Hak Dasar dalam UUD 1945
UUD 1945 menjamin berbagai hak mendasar bagi warga negara dan setiap orang yang berada di wilayah Indonesia, di antaranya:
- Hak untuk Hidup: Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.
- Hak Berkeluarga: Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah.
- Hak atas Kelangsungan Hidup: Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
- Hak Mengembangkan Diri: Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan, dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Hak atas Rasa Aman: Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya.
- Hak Kebebasan Beragama: Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.
Kewajiban Menghormati HAM
Penting untuk dipahami bahwa hak asasi manusia tidak bersifat absolut tanpa batas. Pasal 28J ayat (1) menegaskan bahwa setiap orang wajib menghormati hak asasi orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain itu, dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang.
Pembatasan ini dimaksudkan untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.
Kesimpulan
Pengaturan HAM dalam UUD 1945 menunjukkan komitmen Indonesia sebagai negara hukum yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Dengan adanya jaminan konstitusional ini, negara memiliki kewajiban untuk menghormati, melindungi, menegakkan, dan memajukan HAM bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
File Referensi Untuk Hak Asasi Manusia Menurut UUD 1945
Nama File
makalah HAK ASASI MANUSIA MENURUT UUD 1945 2.docx
Ukuran File
0.04 MB
Tipe File
DOCX
Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Hak Asasi Manusia Menurut UUD 1945. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)
Konsep Individu Dan Karakteristiknya dan Link Download File Referensi
Ring Of Waldeyer dan Link Download File Referensi
Perencanaan Jembatan Pelengkung (true Arch) dan Link Download File Referensi
Nadiem Makarim dan Link Download File Referensi
Program Kerja MASTEL dan Link Download File Referensi
We use cookies to enhance your browsing experience and analyze site traffic. By clicking 'Accept all cookies', you agree to the use of these cookies. You can manage your preferences or learn more in our [Privacy Policy/Cookie Policy.