Molaritas (M) merupakan satuan konsentrasi yang menyatakan jumlah mol zat terlarut per liter larutan. Sementara itu, molalitas (m) menyatakan jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. Kedua konsep ini sering dipakai dalam kimia analitik, sintesis, serta dalam bidang farmasi dan lingkungan.
Perbedaan utama
Molaritas bergantung pada volume larutan (yang dapat berubah dengan suhu).
Molalitas bergantung pada massa pelarut, sehingga tidak terpengaruh suhu.
Molaritas lebih umum dipakai dalam laboratorium karena mudah diukur dengan volumetrik.
Rumus dan Satuan
Konsentrasi
Rumus
Satuan
Molaritas (M)
M = n / Vlarutan
mol/L
Molalitas (m)
m = n / mpelarut
mol/kg
Normalitas (N)
N = equivalents / Vlarutan
eq/L
Dimana:
n = jumlah mol zat terlarut (mol)
Vlarutan = volume total larutan (L)
mpelarut = massa pelarut (kg)
equivalents = jumlah ekuivalen, tergantung pada valensi zat
Contoh Perhitungan Molaritas
Misalkan Anda ingin menyiapkan 250mL larutan NaCl 0,5M. Langkah perhitungan:
Hitung jumlah mol yang dibutuhkan: n = M V = 0,5mol/L 0,250L = 0,125mol
Berat molar NaCl = 58,44g/mol. Massa NaCl = n Mr = 0,125mol 58,44g/mol = 7,305g
Larutkan 7,305g NaCl dalam sedikit air, kemudian buat volumenya menjadi 250mL dengan cairan penyangga atau air destilasi.
Jika ingin molalitas, misalnya 0,5m pada 250g pelarut, perhitungannya menjadi:
n = m mpelarut = 0,5mol/kg 0,250kg = 0,125mol (sama dengan contoh di atas).
Massa NaCl tetap 7,305g, tetapi volume larutan akan berbeda tergantung kepadatan campuran.
Langkah-langkah Membuat Larutan
Menentukan konsentrasi yang diinginkan pilih antara M, m, atau N.
Menghitung jumlah mol atau ekuivalen menggunakan rumus yang sesuai.
Mengukur massa atau volume zat terlarut dengan timbangan analitik atau pipet.
Melarutkan zat dalam sejumlah kecil pelarut (biasanya air deionisasi), aduk hingga larut total.
Menambahkan pelarut hingga mencapai volume akhir yang ditentukan pada bejana ukur (biasanya 100mL, 250mL, 500mL, atau 1L).
Memeriksa pH atau konduktivitas bila diperlukan, kemudian menandai bejana dengan konsentrasi, tanggal pembuatan, dan nama zat.
Tips Penting dalam Pembuatan Larutan
Gunakan timbangan yang terkalibrasi untuk menghindari kesalahan berat.
Pastikan pelarut bersih; air destilasi atau deionisasi minimalkan kontaminan.
Jika zat berbahaya atau beracun, pakai alat pelindung (sarung tangan, kacamata, sarung lab).
Catat suhu saat mengukur volume; suhu 20C biasanya menjadi standar.
Larutan yang sensitif terhadap CO (mis. NaHCO) sebaiknya disiapkan dan disimpan dalam botol tertutup.
Untuk larutan padat yang sulit larut, gunakan pemanasan ringan atau sonikasi, tetapi perhatikan stabilitas zat.
Jika larutan harus disimpan lama, tambahkan agen pengawet atau simpan pada suhu rendah.
File Referensi Untuk KONSEP MOLARITAS DAN PEMBUATAN LARUTAN
Screenshoot
Nama File
KONSENTRASI LARUTAN - KONSEP MOLARITAS dalam pembuatan larutan.pptx
CBAP Application Template and Reference File Download Link
Calon Peserta SG-PPG Tahun 2016 dan Link Download File Referensi
PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA dan Link Download File Referensi
Detection Software and Reference File Download Link
Surat Penawaran Harga Tanah Dan Rumah dan Link Download File Referensi
Cookie Consent
We use cookies to enhance your browsing experience and analyze site traffic. By clicking 'Accept all cookies', you agree to the use of these cookies. You can manage your preferences or learn more in our [Privacy Policy/Cookie Policy.