Lapisan Bumi dan Link Download File Referensi
https://eu2.contabostorage.com/00f3241116844f24b628f46d81abb929:st1/folder3/3480/jmuser_file_1642973777_6299105c44a15a928edeeb07cfd21292.pptx
2026-05-30 06:05:07 - Admin
<style> body{ font-family: Arial, sans-serif; line-height: 1.6; margin:0; padding:0; background:#fafafa; color:#333; } header{ background:#4CAF50; color:#fff; padding:20px 10%; text-align:center; } nav{ background:#e0e0e0; padding:10px 10%; } nav a{ margin-right:15px; color:#333; text-decoration:none; } main{ padding:20px 10%; } h2{ color:#4CAF50; } .layer{ margin-bottom:25px; } table{ width:100%; border-collapse:collapse; margin-top:10px; } th, td{ border:1px solid #bbb; padding:8px; text-align:left; } th{ background:#ddd; } @media(max-width:768px){ header, nav, main{ padding:10px; } } </style><header> <h1>Lapisan Bumi</h1> <p>Memahami struktur interior planet kita</p></header><nav> <a href="#intro">Pengantar</a> <a href="#kerak">Kerak Bumi</a> <a href="#mantel">Mantel</a> <a href="#inti">Inti Bumi</a> <a href="#kesimpulan">Kesimpulan</a></nav><main> <section id="intro"> <h2>Pengantar</h2> <p>Bumi bukanlah sebuah bola padat belaka. Dari permukaan hingga ke pusatnya terbagi menjadi beberapa lapisan yang masingmasing memiliki sifat fisik dan kimia yang berbeda. Memahami lapisanlapisan ini penting untuk ilmu geologi, eksplorasi sumber daya, serta mitigasi bencana alam seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi.</p> </section> <section id="kerak" class="layer"> <h2>Kerak Bumi</h2> <p>Kerak adalah lapisan terluar Bumi dengan ketebalan bervariasi antara 5 km (di dasar laut) hingga 70 km (di benua). Secara umum, terdapat dua tipe kerak:</p> <ul> <li><strong>Kerak samudra</strong>: tipis, padat, terutama terbentuk dari batuan basal dan gabbro. Dikenal dengan densitas tinggi (3,0g/cm).</li> <li><strong>Kerak benua</strong>: lebih tebal dan ringan (2,7g/cm), utama terdiri dari granit, sekis, dan batuan metamorf.</li> </ul> <p>Kerak menyimpan sebagian besar sumber daya mineral dan fosil. Karena ketebalannya yang terbatas, suhu pada kedalaman 1015 km sudah cukup tinggi untuk mengubah batuan menjadi magma bila terjadi pemanasan tambahan.</p> </section> <section id="mantel" class="layer"> <h2>Mantel</h2> <p>Di bawah kerak berada mantel, lapisan tebal sekitar 2.900 km yang terbagi menjadi tiga zona utama:</p> <table> <thead> <tr> <th>Zona</th> <th>Kedalaman (km)</th> <th>Sifat</th> </tr> </thead> <tbody> <tr> <td>Upper Mantle (Mantel Atas)</td> <td>5660</td> <td>Berbatu semiplastik, tempat aliran konveksi terjadi.</td> </tr> <tr> <td>Transition Zone</td> <td>6602.200</td> <td>Berubah fase mineral, meningkatkan densitas.</td> </tr> <tr> <td>Lower Mantle (Mantel Bawah)</td> <td>2.2002.900</td> <td>Lebih padat, hampir bersifat padat tetapi tetap dapat mengalir perlahan.</td> </tr> </tbody> </table> <p>Mantel berperan sebagai mesin termal Bumi. Gerakan konveksinya menggerakkan lempeng tektonik di atasnya, sehingga memicu gempa, pembentukan pegunungan, serta aktivitas vulkanik.</p> </section> <section id="inti" class="layer"> <h2>Inti Bumi</h2> <p>Inti terbagi menjadi dua bagian:</p> <ul> <li><strong>Inti Luar</strong> (sekitar 2.2005.150km): cair, terdiri dari besinikel cair dengan suhu 4.0005.000C. Aliran cairan logam ini menghasilkan medan magnet Bumi melalui proses dinamo.</li> <li><strong>Inti Dalam</strong> (5.1506.371km): padat, meskipun suhu dapat mencapai 6.000C karena tekanan ekstrem yang menahan logam tetap padat.</li> </ul> <p>Inti memberikan kontribusi terbesar terhadap massa Bumi (sekitar 32%). Medan magnet yang dihasilkan melindungi atmosfer dari radiasi kosmik dan partikel bermuatan dari matahari.</p> </section> <section id="kesimpulan"> <h2>Kesimpulan</h2> <p>Struktur interior Bumi dapat disederhanakan menjadi tiga lapisan utama: kerak, mantel, dan inti. Masingmasing memiliki peran unik dalam dinamika planet:</p> <ol> <li>Kerak menjadi tempat hidup manusia dan penyimpanan sumber daya.</li> <li>Mantel menggerakkan lempeng tektonik melalui aliran konveksi, yang pada gilirannya memicu fenomena geofisika penting.</li> <li>Inti menciptakan medan magnet yang melindungi kehidupan.</li> </ol> <p>Pemahaman yang lebih dalam tentang lapisan-lapisan ini tidak hanya menambah pengetahuan ilmiah, tetapi juga membantu kita mengantisipasi bahaya alam dan memanfaatkan sumber daya secara berkelanjutan.</p> </section></main>