Masa Praaksara dan Link Download File Referensi
https://eu2.contabostorage.com/00f3241116844f24b628f46d81abb929:st1/folder4/4074/jmuser_file_1643327942_2355355fbe2c1fda927a01cc178773eb.pptx
2026-05-29 05:50:09 - Admin
<style> body{ font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 1.6; margin:0; padding:0; background:#f9f9f9; color:#333; } header{ background:#4caf50; color:#fff; padding:20px 10%; text-align:center; } nav{ background:#e8f5e9; padding:10px 10%; } nav a{ margin:0 15px; text-decoration:none; color:#2e7d32; font-weight:bold; } main{ padding:20px 10%; } h2{ color:#2e7d32; margin-top:30px; } p{ text-align:justify; } ul{ margin-left:20px; } blockquote{ border-left:4px solid #4caf50; padding-left:10px; color:#555; margin:20px 0; } </style><header> <h1>Masa Praaksara (Prehistoric Era)</h1></header><nav> <a href="#pengertian">Pengertian</a> <a href="#ciri">Ciri-ciri</a> <a href="#perkembangan">Perkembangan Manusia</a> <a href="#artefak">Artefak Penting</a> <a href="#warisan">Warisan Budaya</a></nav><main> <section id="pengertian"> <h2>Pengertian Masa Praaksara</h2> <p>Masa Praaksara, atau yang dalam bahasa Inggris disebut <em>Prehistoric Era</em>, merupakan rentang waktu sebelum manusia menciptakan tulisan. Karena tidak ada catatan tertulis, pemahaman tentang periode ini diperoleh melalui studi arkeologi, antropologi, dan ilmu geologi. Secara umum, masa ini dibagi menjadi tiga periode utama: Paleolitikum (Zaman Batu Tua), Mesolitikum (Zaman Batu Tengah), dan Neolitikum (Zaman Batu Baru).</p> </section> <section id="ciri"> <h2>Ciri-ciri Utama Masa Praaksara</h2> <ul> <li><strong>Ketergantungan pada alam:</strong> Manusia hidup sebagai pemburupengumpul, mengandalkan flora dan fauna sekitar untuk makanan.</li> <li><strong>Alat batu:</strong> Penggunaan alat yang dibuat dari batu, tulang, dan kayu menjadi ciri utama.</li> <li><strong>Pergerakan nomaden:</strong> Kelompok manusia berpindahpindah mengikuti jejak migrasi hewan atau musiman.</li> <li><strong>Kehidupan sosial terbatas:</strong> Struktur sosial masih sederhana, biasanya berbasis pada keluarga inti atau suku kecil.</li> <li><strong>Kesenian primitif:</strong> Lukisan gua, ukiran batu, dan perhiasan sederhana menunjukkan munculnya ekspresi estetika.</li> </ul> </section> <section id="perkembangan"> <h2>Perkembangan Manusia Selama Praaksara</h2> <p>Selama jutaan tahun, manusia mengalami evolusi biologis dan budaya. Berikut rangkuman singkat tiap periode:</p> <h3>Paleolitikum ( 2,5 juta 10.000 SM)</h3> <p>Manusia purba seperti <em>Homo habilis</em>, <em>Homo erectus</em>, dan <em>Homo sapiens</em> muncul. Mereka membuat alat batu sederhana (coreandflake) dan menguasai api. Pada akhir periode ini, muncul lukisan gua di Lascaux (Prancis) dan Altamira (Spanyol), menandakan kemampuan kognitif tinggi.</p> <h3>Mesolitikum ( 10.000 5.000 SM)</h3> <p>Temperatur iklim yang lebih hangat memunculkan perubahan ekosistem. Manusia mulai memproduksi alat yang lebih tipis dan berguna (microlith). Kehidupan masih nomaden, tapi terdapat kecenderungan untuk tinggal di daerah yang kaya sumber daya, seperti daerah pesisir.</p> <h3>Neolitikum ( 5.000 2.000 SM)</h3> <p>Perubahan paling revolusioner terjadi: pertanian. Dengan menanam padi, gandum, atau millet, manusia dapat menetap secara permanen, membangun desa, dan mengembangkan kerajinan seperti tembikar. Revolusi ini membuka jalan bagi munculnya peradaban awal yang menulis, seperti Mesopotamia dan Lembah Indus.</p> </section> <section id="artefak"> <h2>Artefak Penting dari Masa Praaksara</h2> <blockquote> "Setiap pecahan batu, setiap lukisan gua, adalah jendela menuju pemikiran manusia purba." </blockquote> <ul> <li><strong>Alat batu Oldowan:</strong> Diperkirakan berusia 2,6 juta tahun, menandai penggunaan batu pertama oleh manusia.</li> <li><strong>Lukisan Gua Chauvet (Prancis):</strong> Diperkirakan berusia 30.000 tahun, menggambarkan hewan megah dan simbol-simbol misterius.</li> <li><strong>Tempat pemakaman Sungai Yangtze (China):</strong> Menunjukkan praktik funerary dan kepercayaan pada kehidupan setelah mati.</li> <li><strong>Stonehenge (Inggris):</strong> Megalit yang dibangun pada akhir Neolitikum, menjadi contoh arsitektur ritualistik.</li> <li><strong>Petroglyphs di Lembah Sungai Nil (Mesir):</strong> Menggambarkan kegiatan berburu dan simbol religius.</li> </ul> </section> <section id="warisan"> <h2>Warisan Budaya Masa Praaksara di Indonesia</h2> <p>Indonesia memiliki sejumlah situs prasejarah yang menonjol, antara lain:</p> <ul> <li><strong>Situs Sangiran (Jawa Tengah):</strong> Tempat penemuan fosil Homo erectus yang berusia lebih dari satu juta tahun.</li> <li><strong>Lukisan Gua Lubang Jeriji Saleh (Sumatera Utara):</strong> Gambar binatang dan pola geometris berusia ribuan tahun.</li> <li><strong>Mesir Batu (Kalimantan):</strong> Alat batu yang ditemukan di daerah pedalaman, menunjukkan pola hidup pemburupengumpul.</li> <li><strong>Manusia Jawa (Jawa Barat):</strong> Rangka manusia purba yang ditemukan di situs Gua Pindul.</li> </ul> <p>Penelitian di situssitus ini tidak hanya mengungkap jejak evolusi manusia, tetapi juga memberi wawasan tentang adaptasi terhadap iklim tropis, pola migrasi, serta interaksi budaya antar pulau.</p> </section></main>