Zona Tradisional Taman Nasional Betung Kerihun & Danau SentarumPengajuan Permohonan Kerja Sama Kemitraan Konservasi
Taman Nasional Betung Kerihun (TN BKH) dan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) merupakan dua kawasan konservasi penting di Kalimantan Barat. Kedua taman nasional ini berada di zona tradisional, dimana komunitas lokal memiliki hak ulayat dan nilai budaya yang kuat. Keanekaragaman hayati di kedua taman nasional sangat tinggi; TN BKH dikenal dengan hutan hujan lebat dan spesies endemik, sementara TNDS memiliki ekosistem rawa-rawa, danau, serta satwa air yang unik.
Tekanan antropogenik seperti pembalakan liar, perambahan, dan penangkapan ikan secara tidak berkelanjutan semakin mengancam keberlanjutan ekosistem. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbasis kemitraan antara pemerintah, LSM, institusi riset, dan masyarakat adat untuk mengelola dan melindungi wilayah secara terpadu.
Bagi Pemerintah Daerah dan Pusat
Bagi Masyarakat Lokal
Bagi LSM dan Institusi Penelitian
Strategi utama yang diusulkan meliputi tiga pilar utama:
Pelatihan teknis, workshop hak ulayat, serta program beasiswa bagi pemuda setempat untuk studi lingkungan.
Pembentukan Tim Pengelola Kawasan (TPK) yang terdiri dari perwakilan suku, aparat desa, dan perwakilan pemerintah. TPK bertanggung jawab atas pemantauan, pelaporan pelanggaran, serta penataan lahan.
Pembuatan jalur trekking, homestay, serta produk kerajinan berbahan baku lestari. Pendapatan dibagi secara adil antara komunitas dan pengelola taman nasional.
| Pihak | Peran |
|---|---|
| Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) | Koordinasi kebijakan, penyediaan dana, dan pengawasan hukum. |
| Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu & Sintang | Fasilitasi perizinan, dukungan infrastruktur, serta penyaluran manfaat ekonomi. |
| Komunitas Adat Dayak | Pengelolaan lahan tradisional, pelestarian kebudayaan, dan partisipasi dalam monitoring. |
| LSM Lingkungan (mis. WWFIndonesia, Yayasan Kehati) | Pelatihan, penyusunan rencana aksi, dan pendampingan teknis. |
| Institusi Penelitian (IPB, Universitas Palangkaraya) | Penelitian biodiversitas, pengembangan metode monitoring, dan publikasi ilmiah. |
| Sektor Swasta (perusahaan ecotourism, agribisnis berkelanjutan) | Pendanaan CSR, pemasaran produk lokal, dan pembangunan fasilitas ekowisata. |
Pengajuan kerja sama kemitraan konservasi di zona tradisional Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum adalah langkah strategis untuk memastikan kelestarian ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat. Dengan melibatkan semua pemangku kepentingan secara transparan, program ini dapat menjadi model bagi konservasi berbasis masyarakat di wilayah lain.
Semoga proposal ini memperoleh dukungan yang luas, sehingga keberlanjutan alam dan budaya dapat terjaga bagi generasi mendatang.
