Admin 01 Jun 2026 19:11

 

Perencanaan Gording

Apa Itu Gording?

Gording (atau gording) adalah struktur rangka baja atau beton yang dipasang pada bangunan untuk menahan beban atap, plafon, dan peralatan mekanikal. Fungsinya meliputi distribusi beban secara merata, menambah kekakuan, serta memudahkan pemasangan instalasi listrik, pipa, dan sistem HVAC.

Prinsip Dasar Perencanaan Gording

  • Analisis Beban: Beban mati (berat bahan), beban hidup (aktivitas manusia, peralatan), beban angin, dan beban gempa harus dipertimbangkan.
  • Material: Pilihan antara baja ringan (cold rolled steel), Hbeam, atau beton prategang tergantung pada rentang beban dan estetika.
  • Jarak Penopang: Menentukan span antar kolom atau dinding penopang agar defleksi tidak melebihi batas yang ditetapkan (biasanya L/360).
  • Koneksi: Penentuan jenis sambungan (solder, baut, atau welding) yang sesuai standar SNI.

Langkahlangkah Perencanaan

  1. Pengumpulan Data
    • Denah arsitektur dan struktur.
    • Spesifikasi atap dan material plafon.
    • Lokasi geografis untuk analisis gempa dan angin.
  2. Perhitungan Beban

    Gunakan rumus SNI 1726 untuk beban mati dan hidup, serta SNI 1727 untuk beban gempa. Contoh:
    Wtotal = Wmd + Wh + Wa + Wg

  3. Pemilihan Profil

    Bandingkan profil Ibeam, Hbeam, atau pergi dengan software seperti ETABS atau SAP2000. Pilih profil dengan faktor keamanan minimal 1,5.

  4. Penentuan Jarak Penopang

    Hitung defleksi maksimum = (5 w L) / (384 E I). Pastikan L/360.

  5. Desain Sambungan

    Rancang sambungan baut (misal M20) atau las (fillet weld 6mm) sesuai kebutuhan torsi.

  6. Dokumentasi & Review

    Susun gambar kerja, detail sambungan, dan spesifikasi material. Lakukan review bersama tim arsitek dan kontraktor.

Tips Praktis

  • Gunakan steel stud** ringan** untuk ruangan dengan tinggi plafon rendah agar instalasi lebih mudah.
  • Perhitungkan ruang untuk air conditioning dan pipa instalasi sebelum menentukan posisi gording.
  • Selalu sediakan bearing plate pada sambungan ke kolom untuk mengurangi konsentrasi tegangan.
  • Jika proyek berada di zona gempa tinggi, tambahkan bracing diagonal atau struktur shear wall.

Referensi Standar

Berikut beberapa standar Indonesia yang menjadi acuan utama:

  • SNI 1726:2012 Tata Cara Perhitungan Beban Bangunan.
  • SNI 1727:2012 Tata Cara Perencanaan Gempa Bumi.
  • SNI 031729-2002 Baja Struktural untuk Bangunan.
  • BS 5950 Structural Use of Steel (untuk perbandingan internasional).

Kesimpulan

Perencanaan gording bukan sekadar menata rangka atap, melainkan proses komprehensif yang melibatkan analisis beban, pemilihan material, perhitungan struktural, serta koordinasi antar disiplin. Dengan mengikuti langkah-langkah sistematis dan mematuhi standar SNI, hasil akhir akan memberikan kekuatan, keamanan, dan fleksibilitas instalasi yang optimal.

Jika Anda membutuhkan bantuan teknis lebih lanjut, silakan menghubungi konsultan struktural atau mengakses sumber daya daring seperti portal BNPB dan ISO.

File Referensi Untuk PERENCANAAN GORDING
Screenshoot
Nama File
1656533461_ekhalmussaafilewordprescom__brvbar___brvbar__perhitungan_struktur_baja___Sipil_dan_Konstruksi.xls

Ukuran File
2.02 MB

Tipe File
XLS

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk PERENCANAAN GORDING. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Cara Memperoleh Modal Dan Teknik Pengendalian Usaha dan Link Download File Referensi

Pembiayaan Multijasa dan Link Download File Referensi

Riset Dalam Akuntansi Keprilakuan dan Link Download File Referensi

Apa Itu Website dan Link Download File Referensi

Surat Lamaran Kerja PT Usaha Gunabhakti Mandiri dan Link Download File Referensi