Dalam statistika, populasi merujuk pada seluruh kumpulan individu, objek, atau peristiwa yang mempunyai satu atau lebih karakteristik yang sama dan menjadi sasaran penelitian. Populasi dapat bersifat:
Karakteristik yang dimaksud biasanya berupa nilai ratarata, proporsi, atau variansi yang peneliti ingin ketahui.
Sampel adalah bagian dari populasi yang dipilih untuk diukur atau diamati. Tujuannya adalah memperkirakan nilainilai statistik populasi tanpa harus mengumpulkan data dari seluruh anggota populasi.
Sampel harus memenuhi dua syarat utama:
Penggunaan sampel memiliki keuntungan praktis dan ekonomi, antara lain:
Setiap elemen populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih. Cara paling umum adalah menggunakan tabel angka acak atau generator komputer.
Setelah menentukan interval (k), peneliti memilih satu elemen secara acak sebagai titik awal, lalu mengambil setiap kelemen berikutnya.
Populasi dibagi menjadi subkelompok (strata) yang homogen, kemudian diambil sampel acak dari masingmasing strata. Metode ini meningkatkan presisi bila variansi antar strata besar.
Populasi dibagi menjadi klaster (biasanya berdasarkan wilayah geografis). Beberapa klaster dipilih secara acak, lalu semua elemen dalam klaster terpilih diobservasi.
Gabungan teknik di atas. Misalnya, pertama pilih klaster secara acak, kemudian dalam tiap klaster lakukan stratifikasi dan ambil sampel acak sederhana.
Menentukan ukuran sampel (n) melibatkan tiga faktor utama:
Rumus umum untuk ukuran sampel pada estimasi ratarata:
n = (Z) / E
di mana Z adalah nilai pada distribusi normal standar sesuai tingkat kepercayaan, variansi populasi, dan E margin of error.
Kesalahan yang paling umum muncul dari dua sumber:
Pengendalian bias memerlukan perencanaan yang cermat, prosedur acak yang ketat, dan upaya mengurangi nonresponse, misalnya dengan survei followup.
Contoh 1: Pemerintah ingin mengetahui ratarata pendapatan rumah tangga di Indonesia. Populasi adalah semua rumah tangga di Indonesia; karena tidak mungkin mengukur semua, diambil sampel acak berukuran 10.000 rumah tangga yang dipilih secara stratifikasi berdasarkan provinsi.
Contoh 2: Sebuah perusahaan farmasi menguji efektivitas obat baru pada pasien dengan penyakit X. Populasi adalah semua pasien dengan penyakit X di dunia. Karena keterbatasan biaya dan etika, perusahaan melakukan uji klinis pada 500 pasien yang dipilih secara acak dari beberapa rumah sakit (cluster sampling).
Populasi dan sampel merupakan konsep dasar dalam statistika yang memungkinkan peneliti memperoleh informasi tentang kelompok besar melalui observasi pada bagian yang lebih kecil. Memilih teknik sampling yang tepat, menghitung ukuran sampel secara akurat, dan meminimalkan bias merupakan langkah penting untuk menghasilkan estimasi yang valid dan dapat dipercaya.
Jika Anda ingin mendalami lebih lanjut, kunjungi Wikipedia atau sumber akademik lain yang menyoroti metodologi survei dan analisis data.
