Praktik Ujian Teknik Sepeda Motor Perawatan Berkala Dan Perbaikan Sistem Rem Pengapian SMK 2012 2013 dan Link Download File Referensi

https://eu2.contabostorage.com/00f3241116844f24b628f46d81abb929:st1/folder5/5522/jmuser_file_1644452132_95e637dedefc61fb1a8a41fb737c6de6.doc

2026-06-01 12:12:04 - Admin

<style> body { font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; margin: 20px; line-height: 1.6; color: #333; } h1, h2, h3 { color: #2c3e50; } ul { margin-left: 20px; } table { width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 15px; } th, td { border: 1px solid #bbb; padding: 8px; text-align: left; } th { background-color: #f2f2f2; } .note { background:#e9f5ff; border-left:4px solid #2196F3; padding:10px; margin-top:15px; } </style> <h1>Praktik Ujian Teknik Sepeda Motor</h1> <h2>Perawatan Berkala & Perbaikan Sistem Rem dan Pengapian</h2> <p>Materi praktik ujian teknik sepeda motor pada jenjang SMK tahun ajaran 2012/2013 mencakup dua bidang utama: <strong>perawatan berkala</strong> serta <strong>perbaikan sistem rem dan pengapian</strong>. Kedua bidang tersebut menjadi tolak ukur kompetensi siswa dalam mengoperasikan, merawat, dan memperbaiki kendaraan roda dua secara aman dan efisien.</p> <h3>1. Tujuan Praktik</h3> <ul> <li>Meningkatkan pemahaman teori dan aplikasi pada sistem kelistrikan dan pengereman motor.</li> <li>Mengembangkan keterampilan inspeksi, diagnosis, serta perbaikan komponen rem dan pengapian.</li> <li>Mengajarkan prosedur perawatan berkala yang sesuai standar industri.</li> <li>Mempersiapkan siswa untuk sertifikasi kompetensi (SKKNI) dan dunia kerja.</li> </ul> <h3>2. Perawatan Berkala (Routine Maintenance)</h3> <p>Perawatan rutin bertujuan menjaga performa mesin, mengurangi keausan, dan memperpanjang umur kendaraan. Berikut langkahlangkah umum yang diajarkan:</p> <ol> <li><strong>Pemeriksaan visual</strong> seluruh bagian motor: rangka, body, aksesoris.</li> <li><strong>Pengecekan oli mesin</strong> level, warna, dan kebersihan; penggantian tiap 20003000km.</li> <li><strong>Pembersihan atau penggantian filter udara</strong> memperbaiki aliran udara ke ruang bakar.</li> <li><strong>Pengecekan dan penyesuaian rantai</strong> ketegangan, pelumasan, dan keausan.</li> <li><strong>Pemeriksaan cairan pendingin</strong> (jika ada) dan tekanan radiator.</li> <li><strong>Pengecekan busi</strong> celah, kebersihan, dan penggantian tiap 5000km.</li> <li><strong>Pengecekan tekanan dan kondisi ban</strong> inflasi sesuai rekomendasi pabrikan.</li> <li><strong>Pemeriksaan kelistrikan</strong> kabel, konektor, saklar, dan lampu.</li> <li><strong>Pengecekan dan penyesuaian sistem rem</strong> cakram, tromol, dan cairan rem.</li> </ol> <h3>3. Sistem Rem</h3> <p>Sistem rem merupakan komponen keamanan utama. Praktik ujian menekankan pada:</p> <h4>3.1. Komponen Rem</h4> <ul> <li>Kaliper atau silinder rem (hidrolik) / silinder rem tromol.</li> <li>Cakram (disc) atau drum (tromol).</li> <li>Kain rem (pad) dan sepatu rem (shoe).</li> <li>Master cylinder, selang, dan cairan rem (DOT3/4).</li> </ul> <h4>3.2. Prosedur Pemeriksaan & Perbaikan</h4> <ol> <li>Periksa level dan kebersihan cairan rem; ganti bila berwarna gelap atau kontaminasi.</li> <li>Uji tekanan pedal rem pastikan tidak ada spongy.</li> <li>Periksa keausan pad atau sepatu rem; ganti bila ketebalan < 2mm.</li> <li>Periksa permukaan cakram/tromol; lakukanbautgrinding bila terdapat gores dalam atau retak.</li> <li>Bleed (pembilasan) sistem hidrolik untuk menghilangkan udara.</li> <li>Pastikan semua baut pemasangan kencang sesuai torsi pabrikan.</li> </ol> <h3>4. Sistem Pengapian (Ignition System)</h3> <p>Pengapian bertanggung jawab menyalakan campuran bensinudara pada titik tepat. Praktik ini mencakup:</p> <h4>4.1. Komponen Utama</h4> <ul> <li>Busi dan koil pengapian.</li> <li>CDI (Capacitor Discharge Ignition) atau TFI (Transistor Fuel Injection) bila motor berelektronik.</li> <li>Sekering, relay, dan kabel pengapian.</li> <li>Sensor posisi crankshaft (KST) pada kendaraan modern.</li> </ul> <h4>4.2. Langkah Diagnosis</h4> <ol> <li>Periksa kondisi busi elektroda tidak terbakar, celah sesuai spesifikasi.</li> <li>Uji tahanan koil dengan multimeter; nilai biasanya antara 36k.</li> <li>Gunakan oscilloscope atau alat scan untuk memeriksa bentuk gelombang CDI.</li> <li>Periksa kontinuitas kabel dan kondisi sekering.</li> <li>Jika terdapat sensor KST, cek sinyal pada oscilloscope saat mesin diputar.</li> </ol> <h4>4.3. Perbaikan Umum</h4> <ul> <li>Ganti busi yang aus atau terkontaminasi.</li> <li>Ganti koil atau CDI apabila nilai tahanan di luar standar.</li> <li>Perbaiki atau ganti kabel yang mengalami keausan atau konsleting.</li> <li>Sesuaikan jeda waktu pengapian (timing) bila diperlukan.</li> </ul> <h3>5. Penilaian Praktik</h3> <p>Penilaian dilakukan secara objektif dengan rubrik yang mencakup:</p> <table> <thead> <tr> <th>Kriteria</th> <th>Bobot</th> <th>Deskripsi Penilaian</th> </tr> </thead> <tbody> <tr> <td>Kesiapan Alat & Bahan</td> <td>10%</td> <td>Apakah semua peralatan dan suku cadang disiapkan dengan lengkap?</td> </tr> <tr> <td>Prosedur Kerja</td> <td>30%</td> <td>Kepatuhan pada SOP, urutan langkah, dan keamanan kerja.</td> </tr> <tr> <td>Diagnostik & Analisis</td> <td>20%</td> <td>Ketepatan dalam menemukan penyebab gangguan.</td> </tr> <tr> <td>Perbaikan & Penyelesaian</td> <td>30%</td> <td>Kualitas perbaikan, kebersihan kerja, dan pengujian akhir.</td> </tr> <tr> <td>Dokumentasi</td> <td>10%</td> <td>Catatan kerja, foto, dan laporan singkat.</td> </tr> </tbody> </table> <div class="note"> <strong>Catatan penting:</strong> Selalu gunakan perlindungan pribadi (sarung tangan, kacamata, sepatu antislip) dan pastikan area kerja berventilasi baik. Pada sistem rem hidrolik, buang cairan lama secara lengkap sebelum mengisi cairan baru. </div> <h3>6. Kesimpulan</h3> <p>Praktik ujian teknik sepeda motor untuk SMK tahun 2012/2013 menekankan integrasi antara pengetahuan teoretis dan keterampilan praktis. Dengan menguasai perawatan berkala, serta kemampuan mendiagnosa dan memperbaiki sistem rem dan pengapian, siswa siap menghadapi tantangan di dunia kerja otomotif, baik di bengkel resmi, usaha layanan mandiri, maupun industri manufaktur suku cadang.</p>

Lebih banyak