Program linear (linear programming) adalah teknik optimasi yang digunakan untuk menemukan nilai maksimum atau minimum dari suatu fungsi linear yang disebut fungsi objektif, dengan memperhatikan serangkaian kendala linear. Karena semua persamaan dan pertidaksamaan bersifat linear, daerah solusi (feasible region) yang terbentuk berupa himpunan konveks di ruang dimensidimensi yang bersesuaian. Masalah program linear sangat umum dalam bidang ekonomi, rekayasa, transportasi, logistik, dan manajemen produksi. Contohnya termasuk penentuan kombinasi produksi yang menghasilkan keuntungan terbesar, alokasi sumber daya terbatas, atau penjadwalan tugas. Secara umum, model program linear dapat ditulis dalam bentuk standar: Di mana: Jika tujuan adalah meminimalkan, kata kunci Berbagai algoritma telah dikembangkan untuk menyelesaikan program linear, di antaranya: Metode yang paling terkenal, dikembangkan oleh George Dantzig pada tahun 1947. Simpleks bergerak dari satu titik sudut (basic feasible solution) ke titik sudut berikutnya yang meningkatkan nilai fungsi objektif hingga tidak ada peningkatan lagi. Algoritma yang masuk ke dalam kelas metode polinomial, pertama kali dipopulerkan oleh Karmarkar (1984). Pendekatan ini memulai pencarian solusi dari dalam daerah feasible dan bergerak menuju optimum secara langsung. Cocok untuk masalah dua variabel (2D). Penyelesaian ditentukan dengan menggambar semua kendala pada bidang koordinat, menemukan daerah feasible, dan mengevaluasi fungsi objektif pada titiktitik sudut. Setiap program linear memiliki program dual yang mencerminkan nilai marginal sumber daya. Menyelesaikan dual dapat memberi wawasan tentang harga bayangan (shadow price) dan sensitivitas. Digunakan bila variabel keputusan harus integer (program linear integer). Algoritma ini memecah ruang solusi menjadi cabangcabang yang lebih kecil dan memotong cabang yang tidak menjanjikan. Sebuah pabrik menghasilkan produk A dan B. Setiap unit produk A memberikan keuntungan Rp5000, sedangkan produk B memberikan Rp3000. Kedua produk membutuhkan bahan baku dan jam kerja mesin yang terbatas. Dengan menyusun model linear, manajer dapat memaksimalkan total keuntungan. Perusahaan logistik ingin mengirim barang dari tiga gudang ke empat pelanggan dengan biaya pengiriman per unit berbedabeda. Tujuannya meminimalkan total biaya pengiriman sambil memenuhi permintaan tiap pelanggan dan batas kapasitas tiap gudang. Seorang manajer harus menugaskan karyawan ke shift pagi, siang, dan malam. Setiap shift memerlukan jumlah minimum pekerja dan tiap karyawan memiliki preferensi serta batas maksimal jam kerja per minggu. Model linear membantu menemukan penjadwalan yang meminimalkan biaya lembur. Perusahaan multinasional mengoptimalkan aliran bahan mentah, produksi, dan distribusi akhir ke pasar global. Dengan program linear, mereka dapat menentukan volume produksi di tiap pabrik serta rute pengiriman yang menghasilkan biaya total terendah. Program linear merupakan alat yang sangat kuat untuk memecahkan masalah optimasi yang melibatkan sumber daya terbatas. Dengan memodelkan situasi nyata menjadi fungsi objektif linear dan kendala linear, manajer, insinyur, dan analis dapat membuat keputusan yang berdasarkan perhitungan matematis yang jelas. Berbagai metode, mulai dari simpleks tradisional hingga algoritma interiorpoint modern, memberikan fleksibilitas dalam menangani ukuran dan kompleksitas masalah. Penggunaan software khusus semakin mempermudah implementasi, sementara pemahaman konsep dasar tetap penting untuk interpretasi hasil dan analisis sensitivitas.Program Linear: Konsep, Metode, dan Aplikasi
Pengertian Program Linear
Model Matematika Program Linear
maksimis Z = cx + cx + + cxs.t. ax + ax + + ax b ax + ax + + ax b ax + ax + + ax b x, x, , x 0
Z = fungsi objektif yang ingin dimaksimalkan (atau diminimalkan).x, x, , x = variabel keputusan.c, c, , c = koefisien keuntungan atau biaya pada fungsi objektif.a = koefisien pada kendala kei untuk variabel kej.b = sumber daya terbatas pada kendala kei.maksimis diganti menjadi minimis. Kendala dapat berupa , , atau =; dalam bentuk standar biasanya semuanya diubah menjadi dengan menambahkan variabel slack atau surplus.Metode Penyelesaian
1. Metode Simpleks
2. Metode InteriorPoint
3. Metode Grafik
4. Metode Dual
5. Algoritma BranchandBound
Contoh Aplikasi Program Linear
1. Penentuan Campuran Produk
2. Masalah Transportasi
3. Penjadwalan Karyawan
4. Optimasi Rantai Pasok
Langkah-Langkah Menyelesaikan Program Linear
lp_solve).c atau b memengaruhi solusi optimal.Kesimpulan
