Kalkulus Integral merupakan mata kuliah inti pada program studi Matematika dan Pendidikan Matematika. Pada semester ini mahasiswa akan mempelajari konsep dasar integral tak tentu, integral tertentu, aplikasi integral dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknik, serta teknik integrasi lanjutan. Pembelajaran dirancang untuk mengembangkan kemampuan analitis, logika, serta keterampilan pemecahan masalah secara sistematis.
| Minggu | Materi Pokok | Metode Pembelajaran | Penilaian |
|---|---|---|---|
| 1 | Pengenalan kalkulus integral, konsep limit dan area | Ceritanya kuliah, diskusi kelompok | Kuis 1 (5%) |
| 2 | Integral tak tentu, aturan dasar integral | Demo, latihan mandiri | Latihan 1 (5%) |
| 34 | Substitusi dan integral aljabar | Problem based learning (PBL) | Quiz 2 (5%) |
| 56 | Integral trigonometri | Praktikum komputer (GeoGebra) | Latihan 2 (5%) |
| 7 | Integral parsial | Kolaborasi daring | Quiz 3 (5%) |
| 89 | Integral tak terhingga & konvergen | Studi kasus | Mid Test (15%) |
| 10 | Ujian tengah semester (UTS) | Ujian tertulis | UTS (20%) |
| 1112 | Aplikasi luas bidang datar | Proyek mini kelompok | Proyek 1 (10%) |
| 1314 | Aplikasi volume benda putar | Laboratorium simulasi | Quiz 4 (5%) |
| 15 | Pembahasan proyek & review akhir | Presentasi | Presentasi (5%) |
| 16 | Ujian akhir semester (UAS) | Ujian tertulis | UAS (20%) |
Untuk mencapai CP yang telah ditetapkan, kombinasi metode berikut akan diterapkan:
Penilaian bersifat komprehensif, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik:
Skala nilai akhir dihitung dengan bobot:
Setelah penyelesaian semester, evaluasi akan dilakukan melalui kuesioner kepuasan mahasiswa, analisis hasil penilaian, dan rapat dosen. Perbaikan materi dan metode akan disusun berdasarkan temuan tersebut untuk semester berikutnya. Mahasiswa yang memenuhi kriteria akan diberikan kesempatan mengikuti workshop lanjutan tentang aplikasi integral pada bidang teknik dan ilmu data.
RPKPS Kalkulus Integral ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya menguasai teknik integral secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya pada permasalahan dunia nyata. Diharapkan melalui kombinasi metode pembelajaran aktif, media digital, dan proyek berbasis masalah, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi matematika yang kuat serta sikap profesional yang dibutuhkan di era industri 4.0.
