Sifat koligatif adalah perubahanperubahan fisik yang terjadi pada suatu pelarut ketika zat terlarut tidakvolatil ditambahkan ke dalamnya. Perubahan ini bersifat koligatif, artinya bergantung hanya pada jumlah partikel zat terlarut (mol) dan tidak pada jenis atau ukuran partikel tersebut. Karena sifat ini bergantung pada konsentrasi molar, ia sangat berguna untuk menentukan berat molekul zat terlarut ataupun konsentrasi larutan. Berikut rumus yang paling umum dipakai untuk masingmasing sifat koligatif: Contoh sederhana: 0,5mol NaCl (i2) dilarutkan dalam 1kg air. Jika Kb air = 0,512Ckgmol, maka kenaikan titik didihnya: Tb = iKbm = 20,5120,5 = 0,512C. Jadi air dengan NaCl akan mendidih pada 100,51C. Sifat koligatif memiliki banyak penggunaan di laboratorium, industri, dan kehidupan seharihari: Dengan memahami sifat koligatif, ilmuwan dapat memprediksi perilaku larutan dalam kondisi termodinamika yang berbeda serta memanfaatkan fenomena tersebut untuk solusi teknik dan ilmiah yang beragam.Sifat Koligatif Larutan
Definisi Sifat Koligatif
Jenisjenis Sifat Koligatif
Rumus dan Contoh Perhitungan
Sifat Rumus Keterangan Penurunan tekanan uap P =XsolutPpelarut Xsolut = fraksi mol zat terlarut Kenaikan titik didih Tb =iKbm i = faktor vant Hoff, Kb = konstanta ebulioskopik, m = molalitas Penurunan titik beku Tf =iKfm Kf = konstanta kriyoskopik Tekanan osmotik =iMRT M = konsentrasi molar, R = konstanta gas, T = suhu (K) Aplikasi Praktis
