Pengenalan Itik Petelur
Itik petelur (Anas platyrhynchos) merupakan unggas yang dipelihara khusus untuk produksi telur. Telur itik memiliki kandungan protein, lemak, vitamin, dan mineral yang lebih tinggi dibandingkan telur ayam, sehingga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Pemeliharaan itik petelur memerlukan perhatian khusus pada aspek kandang, pakan, kesehatan, dan manajemen produksi.
Kandang & Lingkungan
Jenis Kandang
- Kandang terbuka: cocok untuk iklim tropis, menyediakan ventilasi alami.
- Kandang tertutup: memberikan kontrol suhu dan kelembaban, ideal untuk daerah beriklim ekstrim.
- Kandang semitertutup: kombinasi antara ventilasi alami dan sistem pemanas/pendingin.
Desain Kandang
Setiap itik memerlukan ruang minimum 0,25m di lantai dan 0,15m di area bertelur. Lantai biasanya terbuat dari pasir, spon, atau campuran serbuk gergaji dengan bahan penyerap yang mudah dibersihkan. Sistem pencahayaan harus memberikan 1416 jam cahaya per hari untuk merangsang produksi telur.
Ventilasi & Kebersihan
Ventilasi yang baik mencegah akumulasi amonia dan menjaga suhu sekitar 2024C. Kebersihan harus dijaga dengan pembersihan harian pada tempat bertelur dan penggantian litter tiap 23 minggu.
Pakan & Nutrisi
Pakan utama itik petelur adalah gabungan jagung, dedak, kedelai, dan vitamin serta mineral tambahan. Komposisi pakan harus menyesuaikan fase produksi: starter, grower, dan layer.
| Fase | Energi (Mcal/kg) | Protein (%) | Ca (%) | P |
|---|---|---|---|---|
| Starter (04 wk) | 2,90 | 2022 | 0,8 | 0,5 |
| Grower (512 wk) | 2,80 | 1820 | 0,9 | 0,45 |
| Layer (13 wk) | 2,70 | 1618 | 1,21,3 | 0,40,45 |
Sumber Vitamin & Mineral
- Vitamin A, D3, E, K untuk pertumbuhan dan kualitas kulit.
- Vitamin B kompleks untuk produksi telur yang konsisten.
- Kalsium (kapur, batu gamping) penting bagi pembentukan cangkang telur.
- Fosfor, magnesium, dan trace element (zinc, manganese) untuk metabolisme energi.
Kesehatan Itik
Pencegahan Penyakit
Program vaksinasi standar meliputi vaksin ND (Newcastle Disease), AI (Avian Influenza), dan Ranik.
Biosekuriti harus dimulai dari pintu masuk kandang: sanitasi sepatu, pakaian khusus, dan pemeriksaan rutin hewan masuk.
Penyakit Umum
- Salmonellosis: menyebabkan penurunan produksi telur; kontrol dengan kebersihan dan vaksin.
- Dermatitis: akibat kelembaban tinggi; gunakan litter yang kering.
- Mycoplasma gallisepticum: memengaruhi pernapasan; diagnosa lewat PCR.
Pengobatan dan Penanganan
Gunakan antibiotik sesuai rekomendasi dokter hewan dan hindari penggunaan berlebih untuk mencegah resistensi.
Manajemen Produksi Telur
Pengumpulan & Penyimpanan
Telur harus dikumpulkan setiap 68 jam untuk mengurangi risiko retak. Tempat pengumpulan harus bersih, terhindar dari cahaya langsung, dan suhu 1518C.
Kualitas Telur
- Bobot ratarata telur itik: 6585g.
- Ketebalan cangkang 0,350,45mm; nilai tinggi untuk penyimpanan lama.
- Warna kuning kuning biasanya lebih pekat pada itik petelur yang diberi karotenoid.
Strategi Peningkatan Produksi
- Optimalkan rasio cahaya 1416 jam untuk menstimulasi ovulasi.
- Pastikan asupan kalsium minimal 1,2% selama fase layer.
- Rotasi kandang setiap 1214 minggu untuk meminimalkan penumpukan patogen.
- Gunakan suplemen probiotik untuk meningkatkan kesehatan usus dan efisiensi pakan.
