Seluruh informasi penting mengenai ujian nasional untuk siswa SD Negeri di Indonesia.
Ujian Sekolah Dasar Negeri (USDN) adalah ujian standar yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk menilai kemampuan dasar siswa kelas 4, 5, dan 6 di sekolah dasar negeri. Ujian ini menggantikan Ujian Nasional (UN) sejak kebijakan reformaasi pendidikan 2021.
Semua siswa:
Peserta dari sekolah swasta tidak diwajibkan mengikuti USDN, namun dapat mendaftar secara sukarela bila ingin mengukur prestasi.
USDN mencakup tiga mata pelajaran utama:
Setiap mata pelajaran memiliki bentuk soal pilihan ganda dan esai singkat.
Berikut contoh jadwal tahunan (bisa berubah tiap tahun akademik):
Guru harus menyesuaikan bahan ajar dengan standar kompetensi yang diujikan.
Gunakan bank soal resmi Kemendikbudristek dan lakukan simulasi tiap bulan.
Metode diskusi, proyek mini, dan permainan edukatif dapat meningkatkan pemahaman.
Berikan laporan perkembangan dan ajak orang tua berpartisipasi dalam belajar di rumah.
Ajarkan teknik membaca cepat, menandai kata kunci, dan menyelesaikan soal dalam batas waktu.
Setiap mata pelajaran memiliki bobot nilai sebagai berikut:
Nilai akhir ditentukan dari ratarata tertimbang. Nilai standar kelulusan adalah 70 poin.
Setelah hasil diumumkan, sekolah wajib melakukan:
Data hasil juga menjadi bahan pertimbangan dalam alokasi dana Dapodik untuk peningkatan fasilitas.
Nilai USDN tidak menjadi syarat kelulusan, namun menjadi indikator penting untuk perbaikan pembelajaran.
Hasil dapat dilihat melalui portal Dapodik masingmasing sekolah atau aplikasi eLearning resmi.
Ujian ini dibiayai oleh pemerintah, sehingga tidak ada biaya pendaftaran bagi siswa SD Negeri.
Guru dapat memberikan konseling singkat, teknik relaksasi, serta memastikan lingkungan tes kondusif.
