Admin 08 Jun 2026 22:00

 

Jurnal Farmasi

Aktivitas Antibakteri Fraksi Semipolar Ekstrak Etanol Bawang Putih (Allium sativum L.)

Studi komprehensif mengenai potensi ekstrak bawang putih dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans dan Pseudomonas aeruginosa sebagai alternatif antimikroba alami.

Ilustrasi Mikroskop Bawang Putih

Pendahuluan

Resistensi bakteri terhadap antibiotik konvensional telah menjadi salah satu masalah kesehatan global yang paling mendesak. Organisme seperti Streptococcus mutans dan Pseudomonas aeruginosa dikenal karena kemampuannya dalam mengembangkan mekanisme resistensi dan menyebabkan berbagai infeksi. S. mutans adalah patogen utama penyebab karies gigi, sementara P. aeruginosa adalah bakteri Gram-negatif oportunistik yang sering menyebabkan infeksi nosokomial.

Dalam mencari solusi alternatif, perhatian beralih kembali ke bahan alami. Bawang putih (Allium sativum L.) telah digunakan selama berabad-abad sebagai obat tradisional. Komponen bioaktif utamanya, seperti alisin dan senyawa sulfur lainnya, dilaporkan memiliki aktivitas antimikroba yang luas. Penelitian ini berfokus pada fraksi semipolar ekstrak etanol bawang putih, yang diprediksi mengandung senyawa aktif dengan kemampuan larut yang seimbang, untuk mengevaluasi efektivitasnya melawan kedua bakteri tersebut.

Streptococcus mutans

Bakteri Gram-positif, kariogenik, membentuk biofilm plak gigi.

Pseudomonas aeruginosa

Bakteri Gram-negatif, resisten terhadap banyak obat, infeksi saluran pernapasan dan luka.

Materi dan Metode

Penelitian ini dirancang secara eksperimental untuk membedah tahapan ekstraksi dan pengujian aktivitas antibakteri. Proses diawali dengan preparasi sampel bawang putih segar yang dikeringkan dan diserbukkan, kemudian diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%.

1. Ekstraksi

Simplisia bawang putih dimaserasi dengan etanol 96% selama 3x24 jam dengan pengadukan berkala. Filtrat dipusatkan menggunakan rotary evaporator untuk mendapatkan ekstrak kental.

2. Fraksinasi

Ekstrak etanol difraksinasi menggunakan cairan-liquid. Tahapan meliputi fraksi non-polar (n-heksana), fraksi semipolar (etil asetat), dan fraksi polar (air-etanol). Penelitian ini fokus pada fraksi semipolar.

3. Uji Antibakteri

Metode yang digunakan adalah diffusion agar (metode Kirby-Bauer). Cakram kertas dibebani dengan fraksi semipolar dalam berbagai konsentrasi dan ditempatkan pada media Mueller-Hinton yang telah diinokulasi bakteri.

Hasil Penelitian

Berdasarkan pengujian yang dilakukan, fraksi semipolar ekstrak etanol bawang putih menunjukkan aktivitas penghambatan yang nyata terhadap pertumbuhan bakteri uji. Diameter hambat zona yang diukur menunjukkan peningkatan sebanding dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Profil fitokimia fraksi semipolar mengindikasikan keberadaan senyawa flavonoid, tanin, dan saponin yang terlarut dalam etil asetat.

Kandungan Kimia

Uji fitokimia menunjukkan fraksi semipolar kaya akan senyawa golongan allicin dan turunan polisulfida yang relatif stabil.

Aktivitas terhadap S. mutans

Kuat

Didapatkan zona hambat kategori kuat pada konsentrasi tinggi, menunjukkan potensi sebagai agen antiplak.

Aktivitas terhadap P. aeruginosa

Sedang

Menunjukkan zona hambat kategori sedang. Membutuhkan konsentrasi lebih tinggi dibandingkan pada S. mutans melampaui membran luar lipopolisakarida.

Pembahasan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi semipolar ekstrak etanol bawang putih memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan. Perbedaan respons antara Streptococcus mutans (Gram-positif) dan Pseudomonas aeruginosa (Gram-negatif) sangat menarik untuk dianalisis.

S. mutans memiliki struktur dinding sel yang relatif lebih sederhana terdiri dari lapisan peptidoglikan tebal, memungkinkan senyawa hidrofobik seperti turunan sulfur dari bawang putih untuk menembus lebih mudah. Komponen aktif dalam fraksi semipolar diduga mengganggu sintesis protein dan asam nukleat, serta merusak integritas dinding sel bakteri.

Di sisi lain, P. aeruginosa memiliki membran luar yang mengandung porin kompleks dan lipopolisakarida yang berfungsi sebagai penghalang permeabilitas. Meskipun demikian, adanya aktivitas penghambatan sedang mengindikasikan bahwa fraksi semipolar mengandung senyawa yang mampu mengganggu sistem pompa efluks atau merusak membran luar pada konsentrasi tertentu. Aplikasi fraksi semipolar yang merupakan hasil pemisahan lebih lanjut ini memberikan efek yang lebih terarah karena mengurangi kontaminasi dari senyawa pencemar (tannin tinggi atau pigmen klorofil) yang mungkin terdapat pada ekstrak kasar.

Kesimpulan

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa fraksi semipolar ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dan Pseudomonas aeruginosa. Aktivitas antibakteri tersebut bersifat bakteriostatik/bakterisidal tergantung pada konsentrasi yang diberikan. Fraksi ini lebih efektif menghambat S. mutans dibandingkan P. aeruginosa. Temuan ini memperkuat potensi pengembangan formulasi obat alami berbasis bawang putih, terutama untuk pencegahan infeksi oral dan pengobatan infeksi bakteri multiresisten.

```

File Referensi Untuk Antibacterial Activity Semipolar Fraction Ethanol Extract Of Garlic (Allium Sativum L.) Against Streptococcus Mutans And Pseudomonas Aeruginosa
Screenshoot
Nama File
naskah_publikasi.pdf

Ukuran File
0.60 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Antibacterial Activity Semipolar Fraction Ethanol Extract Of Garlic (Allium Sativum L.) Against Streptococcus Mutans And Pseudomonas Aeruginosa. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Antibacterial Activity Semipolar Fraction Ethanol Extract Of Garlic (Allium Sativum L.) Ag...


admin
Admin
2026-06-08 22:00:25

Kemangi (Ocimum Sanctum L) Antibacterial Effectiveness Against Staphylococcus Aureus And S...


admin
Admin
2026-05-31 09:26:03

Staphylococcus Aureus Infection Treatment And Garlic (Allium Sativum) Antimicrobial Proper...


admin
Admin
2026-06-08 22:06:15

Pseudomonas Aeruginosa dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-12 02:06:12

Pengobatan Luka Bakar Dengan Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum) dan Link Download File...


admin
Admin
2026-06-06 16:36:17