Kaya Nutrisi
Penelitian menunjukkan bahwa microgreens mengandung konsentrasi vitamin dan mineral (seperti Vit C, E, dan K) yang jauh lebih tinggi, hingga 40 kali lipat, dibandingkan tanaman sayuran matang.
Temukan cara mudah dan cepat menanam sayuran bernutrisi tinggi di rumah. Panen dalam 7-14 hari dengan perawatan yang sederhana. Microgreens adalah tanaman sayuran atau herbal yang dipanen pada tahap pertumbuhan awal, yaitu ketika tanaman baru memiliki satu atau dua daun sejati (true leaves) dan tingginya sekitar 2,5 hingga 7,5 sentimeter. Meskipun ukurannya mungil, kandungan gizinya diketahui jauh lebih tinggi dibandingkan tanaman dewasanya. Tanaman ini berbeda dari kecambah (sprouts). Jika kecambah tumbuh dalam air dan dikonsumsi seluruh bagian tanamanya termasuk akar, microgreens tumbuh di atas media tanah atau substrat dan hanya bagian batang serta daunnya yang dipanen. Budidaya microgreens sangat populer di kalangan urban farming karena tidak membutuhkan lahan luas. Anda bisa menanamnya di dapur, teras, atau bahkan di ambang jendela apartemen sekalipun. Selain mudah, menanam microgreens memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan dan lingkungan. Penelitian menunjukkan bahwa microgreens mengandung konsentrasi vitamin dan mineral (seperti Vit C, E, dan K) yang jauh lebih tinggi, hingga 40 kali lipat, dibandingkan tanaman sayuran matang. Tidak perlu berbulan-bulan menunggu. Dari saat menabur benih, Anda bisa memanen microgreens dalam waktu 7 hingga 14 hari saja, tergantung jenis tanamannya. Cocok untuk mereka yang tidak memiliki halaman luas. Budidaya bisa dilakukan menggunakan nampan (tray) kecil yang diletakkan di rak atau meja dapur vertikal. Modal awal sangat terjangkau. Benih bisa dibeli murah dalam jumlah banyak, dan media tanam seperti rockwool atau cocopeat dapat digunakan dengan bijak untuk hasil maksimal. Kumpulkan peralatan berikut: Nampan (tray) dengan drainase, media tanam (cocopeat, rockwool, atau tanah pot mix), semprotan air, dan tentu saja biji microgreens berkualitas. Pastikan tray sudah bersih dan disterilkan sebelum digunakan untuk mencegah jamur. Isi tray dengan media tanam setebal 2-3 cm. Siram media hingga lembab namun tidak genang. Taburkan biji secara merata dan padat. Kunci microgreens yang padat dan rapi adalah dengan menabur biji cukup banyak (sebar padat), jangan beri jarak yang jauh seperti menanam sayuran biasa. Tutup tray dengan penutup lain (inverted tray) atau kain tebal berwarna gelap. Proses ini berlangsung selama 3-5 hari. Kegelapan mendorong tanaman untuk memanjang akar mencari air dan membesarkan batang. Pastikan media tetap lembab dengan menyiram secara berkala sehari sekali. Setelah batang tumbuh memanjang dan daun pertama mulai muncul (cotyledons), buka penutup. Pindahkan tray ke tempat yang mendapat sinar matahari tidak langsung atau gunakan lampu grow light. Cahaya memicu pembentukan klorofil, membuat daun berubah menjadi hijau segar. Siram microgreens 1-2 kali sehari. Gunakan sprayer agar airnya halus dan tidak merusak batang mungil. Pastikan sirkulasi udara baik untuk mencegah growth of mold. Biasanya microgreens siap dipanen saat tingginya mencapai 5-10 cm dengan sepasang daun sejati. Berikut adalah beberapa jenis biji yang paling mudah dibudidayakan dan rasanya disukai pasar: Rasa: Sedikit pahit namun segar seperti kubis muda. Sangat tinggi antioksidan. Rasa: Pedas menyengat (seperti lobak). Memberikan warna ungu atau merah menarik. Rasa: Gurih, kacang-kacangan, dan sedikit manis. Batangnya besar dan renyah. Rasa: Manis segar seperti polong muda. Daunnya lebat dan sangat nikmat disantap mentah.Budidaya Microgreens: Panduan Lengkap untuk Pemula
Apa Itu Microgreens?
Mengapa Harus Budidaya Microgreens?
Kaya Nutrisi
cepat Panen
Hemat Ruang
Ekonomis
Langkah-Langkah Budidaya Mandiri
Persiapan Alat dan Bahan
Penaburan Benih (Sowing)
Periode Penghitaman (Blackout)
Eksposur Cahaya (Exposure)
Perawatan Hingga Panen
Varietas Populer untuk Pemula
Broccoli
Radish (Lobak)
Sunflower (Bunga Matahari)
Pea Shoots (Tauge Kacang Polong)
Tips Sukses Budidaya Microgreens
