Admin 29 May 2026 05:25

 

Evaluasi Kinerja dan Kondisi Bangunan Terminal Bus Tirtonadi

Pendahuluan

Terminal Bus Tirtonadi merupakan salah satu pintu gerbang utama bagi penumpang yang melakukan perjalanan antarkota maupun antarprovinsi di wilayah Jawa Tengah. Karena lokasinya yang strategis, terminal ini melayani ribuan penumpang setiap harinya. Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, pemerintah Kota Surakarta secara periodik melakukan evaluasi terhadap kinerja operasional serta kondisi fisik bangunan. Dokumen ini menyajikan rangkuman hasil evaluasi yang dilakukan pada tahun 2025, menyoroti aspekaspek penting seperti kapasitas, tingkat kepuasan penumpang, keamanan, serta kondisi struktural dan arsitektural terminal.

Kinerja Operasional

1. Kapasitas Penumpang

Menurut data Badan Transportasi Umum (BPTU) Surakarta, ratarata jumlah penumpang harian pada tahun 2025 mencapai 22.800 orang, meningkat 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Puncak penumpang terjadi pada akhir pekan (SabtuMinggu) dengan ratarata 28.400 orang per hari.

2. Kecepatan Pelayanan

  • Waktu tunggu ratarata sebelum boarding: 7 menit.
  • Waktu proses tiket elektronik: 3 menit per penumpang.
  • Rasio penumpang per petugas loket: 1:85.

3. Tingkat Kepuasan Penumpang

Survei kepuasan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan mencatat nilai NPS (Net Promoter Score) sebesar 58, artinya mayoritas penumpang bersedia merekomendasikan terminal ini kepada orang lain. Aspek yang paling dipuji meliputi kebersihan area tunggu (skor 8,6/10) dan kejelasan informasi jadwal (8,4/10). Sementara itu, area parkir dan fasilitas WC memperoleh skor terendah, masingmasing 6,9 dan 6,5.

4. Keamanan dan Keselamatan

Dalam periode 12 bulan terakhir tidak ada laporan kecelakaan fatal di dalam area terminal. Sistem CCTV mencakup 85% area publik, dan petugas keamanan hadir 24 jam. Namun, terdapat catatan mengenai lampu darurat yang tidak berfungsi pada 3 titik penting.

Kondisi Bangunan

1. Struktur Bangunan

Terminal Tirtonadi dibangun pada tahun 2008 dengan struktur beton bertulang bertingkat dua. Pemeriksaan visual dan nondestruktif menunjukkan tidak ada retak kritis pada kolom utama, namun terdapat retakretak kecil (lebar <2mm) pada dinding bata ringan di zona depan yang sebaiknya dipantau.

2. Sistem Mekanikal dan Elektrikal

Komponen Kondisi Catatan
AC Sentral Baik Perlu servis rutin tiap 6 bulan
Penerangan LED Baik Penggantian 15% lampu rusak
Sistem Pemadam Kebakaran Menengah 1 unit hydrant tidak berfungsi
Listrik Cadangan (UPS) Baik Umur pakai 4 tahun dari 10 tahun

3. Fasilitas Penumpang

  • Ruang tunggu berkapasitas 1.200 orang, dilengkapi kursi berlapis kain antiair.
  • Area komersial (warung, toko) 45 unit, 85% dalam kondisi baik.
  • WC publik: 12 unit (6 pria, 6 wanita); 4 unit memerlukan renovasi sanitasi.
  • Lahan parkir: 250 slot kendaraan, kepadatan 92% pada jam sibuk.

4. Kebersihan dan Lingkungan

Tim kebersihan melakukan penyemprotan disinfektan setiap 4 jam. Namun, penumpukan sampah plastik pada area gerbang utama masih menjadi tantangan, terutama pada akhir pekan.

5. Aksesibilitas

Terminal telah menyediakan jalur akses untuk pengguna kursi roda, namun lebar ramp tidak memenuhi standar 1,2m pada 2 titik, yang dapat menyulitkan mobilitas pengguna difabel.

Rekomendasi Perbaikan

Berikut rangkaian tindakan prioritas yang disarankan untuk meningkatkan kinerja operasional sekaligus memperpanjang usia pakai bangunan:

  1. Perbaikan Sistem Keamanan: Ganti lampu darurat yang tidak berfungsi dan lakukan inspeksi tahunan pada sistem alarm kebakaran.
  2. Renovasi Fasilitas WC: Ganti perlengkapan sanitasi, perbaiki ventilasi, dan tingkatkan frekuensi pembersihan.
  3. Penambahan Lahan Parkir: Manfaatkan lahan kosong di sebelah selatan terminal untuk menambah 80 slot kendaraan.
  4. Penguatan Struktur Dinding: Lakukan pengisian mortar pada retak kecil serta inspeksi lanjutan tiap 6 bulan.
  5. Optimalisasi Aksesibilitas: Lebarkan ramp menjadi 1,2m dan pasang indikasi audiovisual untuk penumpang difabel.
  6. Peningkatan Kebersihan Lingkungan: Tambah titik tempat sampah berkapasitas besar dan adakan program edukasi antiplastik bagi penumpang.

Kesimpulan

Evaluasi kinerja dan kondisi bangunan Terminal Bus Tirtonadi menunjukkan bahwa secara umum terminal ini mampu memenuhi fungsi utama sebagai hub transportasi regional. Peningkatan jumlah penumpang dan tingkat kepuasan yang relatif tinggi mencerminkan keberhasilan manajemen operasional. Namun, beberapa aspektermasuk fasilitas kebersihan, keamanan darurat, dan aksesibilitas difabelmasih memerlukan perhatian khusus. Dengan melaksanakan rekomendasi yang telah dirumuskan, diharapkan terminal dapat terus meningkatkan kualitas layanan, menurunkan tingkat keluhan, serta memastikan keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna.

File Referensi Untuk Evaluasi Kinerja dan Kondisi Bangunan Terminal Bus Tirtonadi di Kota Surakarta
Screenshoot
Nama File
EVALUASI KINERJA DAN KONDISI BANGUNAN TERMINAL BUS.pptx

Ukuran File
3.97 MB

Tipe File
PPTX

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Evaluasi Kinerja dan Kondisi Bangunan Terminal Bus Tirtonadi di Kota Surakarta. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Elemental Analysis and Reference File Download Link

Apa Itu Imunisasi dan Link Download File Referensi

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) dan Link Download File Referensi

Klasifikasi Kingdom Plantae dan Link Download File Referensi

Indonesia Second National Communication UNFCCC dan Link Download File Referensi