Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah proses di mana bayi baru lahir dibiarkan melakukan kontak kulit dengan kulit ibunya segera setelah lahir, tanpa dipisahkan, dan diberi kesempatan untuk mulai menyusu sendiri. Praktik ini bukan sekadar memberikan ASI sesegera mungkin, melainkan sebuah prosedur medis yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup dan ikatan emosional antara ibu dan bayi.
Dalam menit-menit pertama kehidupannya, bayi berada dalam kondisi yang sangat peka. Ketika bayi diletakkan di dada ibu, ia akan berusaha mencari puting susu ibu menggunakan insting alaminya. Proses ini memiliki berbagai manfaat kesehatan yang telah diakui oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) dan UNICEF, di antaranya:
Setelah bayi lahir dan dibersihkan jalan napasnya, bayi segera dikeringkan (kecuali tangannya) dan diletakkan di atas dada atau perut ibu. Keduanya kemudian diselimuti dengan kain hangat. Bayi dibiarkan merayap mencari puting susu ibu dengan bantuan nalurinya selama minimal satu jam atau sampai proses menyusu pertama selesai.
Proses IMD berlangsung dalam beberapa tahapan alami. Pertama, bayi akan beristirahat sejenak setelah perjuangan lahir. Kemudian, ia akan mulai mengeluarkan suara, bergerak, dan menoleh ke kanan dan kiri. Selanjutnya, bayi akan mulai merangkak di atas dada ibu menuju puting susu. Proses ini bisa memakan waktu yang berbeda-beda untuk setiap bayi, namun kesabaran adalah kunci utama bagi tenaga medis dan keluarga.
Meskipun manfaatnya sangat besar, masih terdapat tantangan dalam penerapan IMD di lapangan, seperti prosedur persalinan yang terlalu terburu-buru atau kurangnya edukasi bagi ibu hamil. Sangat penting bagi ibu untuk mengomunikasikan keinginan melakukan IMD dalam rencana persalinan (birth plan) kepada dokter atau bidan jauh sebelum hari perkiraan lahir.
Dengan melakukan IMD, kita memberikan awal kehidupan terbaik bagi bayi. Ini adalah langkah pertama yang sederhana namun berdampak seumur hidup bagi kesehatan ibu dan anak. Dukungan penuh dari pasangan dan keluarga sangat diperlukan agar ibu merasa tenang dan nyaman saat menjalankan proses yang sakral ini.
