Sejarah Singkat
Kalimantan Selatan (atau South Kalimantan) merupakan provinsi yang terletak di bagian selatan pulau Kalimantan. Pada masa prasejarah wilayah ini dihuni oleh suku Dayak, Banjar, dan sukusuku kecil lainnya. Pada abad ke1314, Kesultanan Banjar berdiri dengan pusat di Banjarmasin dan menjadi kekuatan maritim yang menguasai perdagangan di Selat Karimata serta jalurjalur laut antara Jawa dan Kalimantan.
Pada tahun 1826, Belanda menaklukkan Kesultanan Banjar dan menjadikannya bagian dari Hindia Belanda. Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi yang resmi dibentuk pada 14 Agustus 1950.
Geografi dan Iklim
Provinsi ini berbatasan dengan Laut Jawa di selatan, Provinsi Kalimantan Tengah di utara, dan Kalimantan Utara serta Kalimantan Barat di sebelah barat. Topografinya didominasi oleh dataran rendah aluvial yang subur, terutama di sekitar sungai Barito, serta hutan hujan tropis di daerah pegunungan Meratus.
Iklimnya tropis basah dengan suhu ratarata 2628C. Curah hujan tertinggi terjadi antara bulan November hingga April, sementara musim kemarau relatif singkat pada bulan JuniAgustus.
Ekonomi
Kalimantan Selatan merupakan salah satu daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia. Tambang batu bara terletak di wilayah Banjarmasin, Banjar, dan Kotabaru. Selain itu, pertanian (padi, kelapa sawit, karet) dan perikanan menjadi pilar ekonomi utama.
Pelabuhan Banjarmasin dan Pelabuhan Trisakti (di Balikpapan) menjadi pintu keluar utama bagi komoditas pertambangan dan pertanian. Pemerintah provinsi juga menggencarkan program pengembangan industri pengolahan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Budaya dan Kesenian
Budaya Banjar merupakan warisan utama Kalimantan Selatan. Bahasa Banjar, musik gambus, serta tarian tradisional seperti Tari Gantar dan Tari MakanKoki masih dipertahankan. Upacara adat seperti Mandi Bansang (ritual pembersihan) dan Rasuli (perayaan tahun baru Banjar) menonjolkan kekayaan spiritual masyarakat.
Kuliner khas yang terkenal antara lain nasi lelapan, ketupat kandangan, soto Banjar, serta makanan laut seperti ikan patin bakar. Semua hidangan mencerminkan perpaduan rasa pedas, manis, dan gurih yang khas.
Pariwisata
Beragam destinasi wisata alam dan budaya menjadikan Kalimantan Selatan tujuan yang menarik:
- Pasar Terapung Banjarmasin pasar tradisional yang beroperasi di atas sungai, menawarkan hasil bumi, ikan, dan kerajinan tangan.
- Kota Lama Banjar kompleks bangunan peninggalan kolonial Belanda dan Kesultanan Banjar dengan arsitektur kayu berukir.
- Taman Nasional Bukit Duabelas hutan hujan tropis yang melindungi beragam flora dan fauna endemik.
- Pulau Kawa destinasi pantai berpasir putih dan spot selancar yang berkembang pesat.
- Air Terjun Batu Ampar air terjun setinggi 20meter di Kabupaten Tanah Bumbu, cocok untuk trekking.
Pengembangan ekowisata menjadi fokus pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
