Forum Taaruf dan Orientasi Siswa atau yang lebih dikenal dengan singkatan FORTASI merupakan agenda tahunan yang sangat dinanti di lingkungan Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Tempurrejo. Kegiatan ini bukan sekadar proses pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru, melainkan sebuah gerbang awal untuk membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta memperkenalkan budaya organisasi Muhammadiyah kepada para peserta didik.
Pelaksanaan Fortasi di MA Muhammadiyah Tempurrejo memiliki tujuan fundamental yang selaras dengan visi pendidikan Muhammadiyah. Beberapa tujuan utamanya antara lain:
Kegiatan Fortasi di MA Muhammadiyah Tempurrejo dirancang dengan mengedepankan pendekatan edukatif, menyenangkan, dan jauh dari unsur perpeloncoan. Biasanya, kegiatan ini diisi dengan berbagai materi yang meliputi:
Di pagi hari, kegiatan dimulai dengan pembiasaan ibadah seperti salat duha berjamaah dan tadarus Al-Qur'an. Ini menjadi ciri khas madrasah yang menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek intelektual dan spiritual. Setelah itu, siswa mendapatkan materi tentang pengenalan kurikulum sekolah, sejarah Muhammadiyah, serta wawasan kebangsaan.
Tidak hanya duduk mendengarkan materi, peserta Fortasi juga diajak untuk mengenal organisasi IPM. Mereka diberikan simulasi kegiatan organisasi, pelatihan kepemimpinan, dan bagaimana cara bermusyawarah yang baik. Selain itu, terdapat sesi permainan edukatif (ice breaking) yang bertujuan untuk membangun kerja sama tim (team building) antar siswa baru.
Yang membuat Fortasi di MA Muhammadiyah Tempurrejo istimewa adalah adanya penekanan pada pengembangan bakat dan minat. Siswa baru diperkenalkan dengan berbagai ekstrakurikuler yang ada, mulai dari bidang seni, olahraga, hingga pengembangan diri seperti seni bela diri Tapak Suci atau Hizbul Wathan. Hal ini memberikan gambaran yang jelas bahwa madrasah ini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi diri secara holistik.
Selain itu, keterlibatan aktif dari pengurus IPM sebagai panitia pelaksana mencerminkan regenerasi kepemimpinan yang berjalan dengan baik. Para kakak kelas dilatih untuk menjadi mentor yang inspiratif, santun, dan bertanggung jawab, sehingga suasana Fortasi terasa sangat suportif dan ramah bagi setiap siswa baru.
Secara keseluruhan, Fortasi di MA Muhammadiyah Tempurrejo adalah momentum penting untuk memulainya perjalanan menuntut ilmu dengan semangat baru. Dengan perpaduan antara materi keislaman, wawasan kemuhammadiyahan, dan kegiatan pengembangan karakter, siswa diharapkan tidak hanya menjadi pelajar yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh dan jiwa organisasi yang kuat. Melalui Fortasi, madrasah berupaya menyiapkan generasi pelajar yang siap menjadi kader Muhammadiyah, kader bangsa, dan kader umat yang berkemajuan.
