Admin 03 Jun 2026 18:07

 

Konvensi Penulisan Naskah Karangan Ilmiah

Pendahuluan

Penulisan karangan ilmiah merupakan bagian penting dalam proses penyebaran pengetahuan. Agar hasil penelitian dapat dipahami, dikutip, dan diakses secara luas, setiap penulis harus mematuhi konvensi yang telah disepakati oleh komunitas ilmiah. Konvensi ini meliputi tata cara penyusunan, format, bahasa, serta sistem sitasi yang konsisten.

Struktur Umum Naskah Ilmiah

Secara umum, naskah ilmiah mengikuti urutan berikut:

  • Judul singkat, jelas, dan mencerminkan isi penelitian.
  • Abstrak ringkasan 150250 kata yang mencakup tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan.
  • Kata kunci 35 kata atau frasa penting untuk indeksasi.
  • Pendahuluan latar belakang, masalah, tujuan, dan tinjauan pustaka singkat.
  • Metode desain penelitian, prosedur, alat, dan analisis data.
  • Hasil temuan utama dalam bentuk teks, tabel, atau gambar.
  • Pembahasan interpretasi hasil, perbandingan dengan literatur sebelumnya, dan implikasi.
  • Kesimpulan ringkasan temuan utama dan saran untuk penelitian selanjutnya.
  • Ucapan Terima Kasih (opsional) penghargaan kepada sponsor atau bantuan.
  • Daftar Pustaka semua sumber yang dirujuk, disusun sesuai gaya sitasi.
  • Lampiran (jika diperlukan) data mentah, kode program, atau materi tambahan.

Gaya Bahasa dan Penulisan

Beberapa prinsip utama:

  • Objektif dan Formal hindari bahasa emosional, gunakan tiga orang tunggal atau pasif bila diperlukan.
  • Kalimat Ringkas satu gagasan per kalimat, hindari kalimat berbelit.
  • Istilah Teknis definisikan istilah pertama kali muncul, selanjutnya gunakan singkatan.
  • Penggunaan Tenses biasanya menggunakan past tense untuk metode dan hasil, present tense untuk fakta umum.
  • Ejaan dan Tanda Baca patuhi kaidah Bahasa Indonesia yang berlaku (Ejaan Yang Disempurnakan, PUEBI).

Penulisan Daftar Pustaka

Gaya sitasi yang paling umum di Indonesia meliputi:

  • APA (American Psychological Association)
  • Harvard
  • IEEE (untuk bidang teknik)
  • Vancouver (untuk kedokteran)

Contoh format APA:

NamaPenulis, A. A., & NamaPenulis, B. B. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, volume(nomor), halaman. https://doi.org/xx.xxx/yyyy    

Pastikan semua referensi dalam teks memiliki entri pada daftar pustaka dan sebaliknya.

Tips Praktis Menulis Naskah Ilmiah

  1. Mulailah menulis dengan outline yang jelas.
  2. Gunakan software pengelola referensi (Mendeley, Zotero, EndNote).
  3. Lakukan proofreading secara berkala, terutama pada ejaan dan format tabel/gambar.
  4. Periksa pedoman penulisan jurnal target; tiap jurnal dapat memiliki variasi kecil.
  5. Konsultasikan draft dengan rekan atau dosen pembimbing untuk mendapatkan masukan objektif.
  6. Setelah selesai, cek plagiarisme menggunakan alat yang terpercaya.

File Referensi Untuk Konvensi Penulisan Naskah Karangan Ilmiah
Screenshoot
Nama File
konvensi_naskah_dan_penyuntingan_naskah.ppt

Ukuran File
1.29 MB

Tipe File
PPT

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Konvensi Penulisan Naskah Karangan Ilmiah. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Konvensi Penulisan Naskah Karangan Ilmiah dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-03 18:07:04

Metode Penulisan Karangan Ilmiah dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-06 06:40:12

Panduan Penulisan Naskah Publikasi Ilmiah dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-07 10:12:15

Struktur Penulisan Proposal Skripsi Tesis Dan Naskah Publikasi Ilmiah dan Link Download Fi...


admin
Admin
2026-06-07 17:02:16

Penggunaan Bahasa Dalam Karangan Ilmiah dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-10 12:26:17