Keselamatan kerja merupakan aspek fundamental dalam dunia industri, termasuk di sektor energi dan perminyakan. Sebagai institusi pendidikan yang mencetak calon insinyur profesional, Program Studi Teknik Perminyakan ITB secara rutin menyelenggarakan kegiatan Evacuation Drill atau simulasi evakuasi keadaan darurat. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa, dosen, dan staf dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi kritis di lingkungan kampus.
Simulasi evakuasi ini bukan sekadar prosedur rutin, melainkan upaya preventif untuk meminimalisir risiko fatal dalam keadaan darurat seperti kebakaran, gempa bumi, atau ancaman lainnya. Beberapa tujuan utama dari kegiatan ini meliputi:
Kegiatan simulasi biasanya diawali dengan sosialisasi mengenai prosedur keselamatan di dalam ruang kelas maupun laboratorium. Setelah itu, alarm keadaan darurat dibunyikan secara mendadak untuk mengukur respon waktu (response time) partisipan dalam meninggalkan ruangan. Para peserta diarahkan untuk segera menuju jalur evakuasi yang telah ditentukan tanpa menggunakan lift, serta tetap tenang agar tidak terjadi kepanikan massal.
Di titik kumpul, dilakukan pendataan jumlah orang yang berhasil dievakuasi (headcount) guna memastikan bahwa tidak ada pihak yang tertinggal di dalam gedung. Evaluasi menyeluruh dilakukan setelah simulasi selesai untuk mengidentifikasi hambatan yang terjadi selama proses evakuasi.
Bagi mahasiswa Teknik Perminyakan, simulasi ini memiliki urgensi yang lebih tinggi mengingat profesi ini nantinya akan banyak berinteraksi dengan lapangan kerja berisiko tinggi (high-risk industry) seperti anjungan lepas pantai atau kilang minyak. Membentuk perilaku sadar keselamatan sejak masa kuliah adalah langkah awal untuk menanamkan budaya keselamatan kerja yang disiplin.
Hasil dari laporan kegiatan ini nantinya akan menjadi bahan masukan bagi pengelola gedung untuk memperbaiki sarana dan prasarana keselamatan, seperti penambahan tanda jalur evakuasi, pengecekan alat pemadam api ringan (APAR), serta perbaikan akses pintu darurat jika diperlukan.
Kegiatan Evacuation Drill di lingkungan Teknik Perminyakan ITB merupakan langkah konkret dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman. Melalui latihan berkala, diharapkan seluruh civitas akademika tidak hanya memahami teori keselamatan, tetapi juga memiliki insting dan ketenangan saat menghadapi situasi nyata. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kesiapan merupakan kunci utama dalam menjaga keberlangsungan kegiatan akademik maupun profesional di masa depan.
