Laporan Kerja Praktek
Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor Shogun 125
Laporan kerja praktek (KP) ini memaparkan proses perawatan dan perbaikan pada sepeda motor Shogun 125 selama tiga bulan (Juli September 2026). Tujuan utama kerja praktek adalah mengaplikasikan pengetahuan teori ke dalam praktik nyata, meningkatkan keterampilan diagnostik, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang dapat memperpanjang usia pakai motor.
1. Latar Belakang
Shogun 125 merupakan motor bebek sport yang diproduksi oleh PT. Yamaha Motor Indonesia. Karena popularitasnya, banyak pengguna yang mengandalkan motor ini untuk aktivitas harian. Namun, kurangnya perawatan rutin dapat menimbulkan kerusakan pada komponen penting seperti sistem pendingin, sistem bahan bakar, serta sistem kelistrikan. Melalui kerja praktek ini, kami menilai kondisi aktual motor yang telah berusia 3 tahun dan memberikan solusi perawatan yang tepat.
2. Metodologi
- Pengumpulan Data: Wawancara dengan pemilik, pencatatan kilometer, dan riwayat servis.
- Inspeksi Visual: Pemeriksaan fisik seluruh bagian, termasuk body, rangka, dan komponen mesin.
- Diagnostik Komputer: Menggunakan scanner OBD untuk membaca kode error.
- Uji Fungsional: Pengujian kompresi silinder, tekanan oli, dan suhu mesin saat idle.
- Perbaikan: Penggantian suku cadang, penyetelan karburator, dan perbaikan rangka.
- Evaluasi Akhir: Tes jalan dan pencatatan kembali performa setelah perbaikan.
3. Hasil Inspeksi Awal
| No. | Komponen | Kondisi | Temuan |
| 1 | Oli Mesin | Berubah warna | Viscositas rendah, perlu ganti oli 10W-40 |
| 2 | Filter Udara | Kotor | Penumpukan debu, bersihkan atau ganti |
| 3 | Saringan Bensin | Terkena karat | Risiko penyumbatan, ganti dengan baru |
| 4 | Rangka | Retak pada sambungan belakang | Pengelasan diperlukan |
| 5 | Rantai | Longgar | Setel ketegangan atau ganti jika aus |
4. Proses Perawatan dan Perbaikan
4.1. Penggantian Oli dan Filter Oli
- Buang oli lama melalui baut pembuangan.
- Bersihkan lubang pembuangan dan pasang kembali baut dengan torsi 22 Nm.
- Pasang filter oli baru, kemudian isi oli 10W-40 sebanyak 1,1 liter.
4.2. Pembersihan & Penggantian Filter Udara
- Lepaskan penutup filter, bersihkan silinder filter dengan sikat halus.
- Jika kondisi masih kotor berlebih, ganti dengan filter baru (part no. YMF-125-UA).
4.3. Perbaikan Sistem Bahan Bakar
- Cabut selang bensin, bersihkan sambungan.
- Ganti saringan bensin dengan yang baru (part no. YMF-125-FS).
- Periksa pompa bahan bakar, cek tekanan 2,5 3,0 bar.
4.4. Penyelesaian Masalah Rangka
- Potong area retak, bersihkan dengan sikat kawat.
- Lakukan pengelasan titik dengan kawat MIG 0,8 mm.
- Cat anti karat pada area yang diperbaiki.
4.5. Penyetelan Rantai
- Longgarkan penutup rantai, geser rantai hingga mencapai toleransi 2530 mm.
- Kencangkan baut penutup rantai dengan torsi 15 Nm.
- Lumasi rantai dengan pelumas khusus chain lube.
5. Uji Coba Pasca Perbaikan
Setelah semua perbaikan selesai, motor diuji jalan selama 30 km pada kecepatan 4080 km/jam. Parameter yang dipantau meliputi:
- Tekanan oli: 2,53,0 bar.
- Suhu mesin idle: 8595C.
- Konsumsi bahan bakar: 2,8 L/100 km.
- Suara mesin: normal, tidak ada knocking.
Hasil uji menunjukkan peningkatan performa signifikan dibandingkan kondisi sebelum perbaikan.
6. Kesimpulan
Dari hasil kerja praktek dapat disimpulkan bahwa perawatan rutin serta perbaikan tepat waktu pada Shogun 125 sangat berpengaruh terhadap umur mesin dan kenyamanan berkendara. Nasihat yang dapat diberikan kepada pemilik antara lain:
- Lakukan ganti oli setiap 3.000 km atau 3 bulan, mana yang lebih dulu tercapai.
- Pembersihan/pendaftaran filter udara setiap 6.000 km.
- Periksa ketegangan rantai secara berkala, setel bila diperlukan.
- Inspeksi visual rangka dan sambungan bodi minimal setahun sekali.
- Gunakan bahan bakar berkualitas minimum 95 oktan.
7. Saran Penelitian Selanjutnya
- Studi komparatif antara sistem injeksi elektronik vs karburator pada model sejenis.
- Pengaruh penggunaan pelumas semi-sintetis terhadap konsumsi bahan bakar.
- Analisis keausan kampas rem setelah 20.000 km penggunaan intensif.
Dokumen ini disusun oleh: Tim Kerja Praktek Teknik Mesin, Politeknik XYZ
We use cookies to enhance your browsing experience and analyze site traffic. By clicking 'Accept all cookies', you agree to the use of these cookies. You can manage your preferences or learn more in our [Privacy Policy/Cookie Policy.