SMK Negeri 7 Sarolangun, Provinsi Jambi Etos kerja guru merupakan faktor penting yang mempengaruhi mutu pendidikan pada jenjang menengah kejuruan. Sebagai pimpinan tertinggi di sekolah, kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menciptakan iklim kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Artikel ini membahas strategi manajerial yang dapat diterapkan oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Sarolangun untuk meningkatkan etos kerja para guru. Kepala sekolah harus menjadi agen perubahan yang menginspirasi. Dengan mengkomunikasikan visi dan misi sekolah secara jelas, guru akan memahami tujuan bersama. Langkahlangkahnya antara lain: Manajemen SDM yang baik mencakup rekrutmen, penilaian, pengembangan, dan pemberian insentif. Praktikpraktik berikut dapat meningkatkan motivasi guru: Kerjasama antarguru memupuk rasa memiliki dan berbagi pengetahuan. Kepala sekolah dapat: Data berbasis sistem informasi sekolah membantu memantau kinerja dan mengidentifikasi kebutuhan peningkatan. Kepala sekolah dapat: SMK berorientasi pada kesiapan kerja. Kolaborasi dengan dunia industri memberi guru motivasi tambahan karena: Etos kerja yang tinggi tidak berarti kelelahan. Kepala sekolah harus: Setiap inisiatif harus diukur efektivitasnya. Proses evaluasi meliputi: Hasil evaluasi kemudian menjadi dasar perbaikan kebijakan selanjutnya. Manajerial kepala sekolah yang berorientasi pada transformasi, pengelolaan SDM yang efektif, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi dan kemitraan industri dapat secara signifikan meningkatkan etos kerja guru di SMK Negeri 7 Sarolangun. Dengan komitmen berkelanjutan, sekolah akan menghasilkan lulusan yang kompeten, siap pakai, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah Jambi.Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Etos Kerja Guru
Pendahuluan
1. Kepemimpinan Transformasional
2. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
3. Menciptakan Lingkungan Kerja Kolaboratif
4. Penggunaan Teknologi dan Data
5. Penguatan Hubungan dengan Industri
6. Pengelolaan Beban Kerja yang Seimbang
7. Evaluasi dan Tindak Lanjut
Penutup
