Pendahuluan
Penulisan proposal dan skripsi merupakan syarat wajib bagi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sumatera Utara untuk menyelesaikan pendidikan sarjana. Dokumen ini disusun untuk memberikan panduan teknis agar mahasiswa dapat menyusun karya ilmiah yang berkualitas, sistematis, dan sesuai dengan standar akademik yang berlaku di lingkungan FKM USU.
Panduan ini mencakup format pengetikan, ketentuan tata tulis, sistematika penulisan, hingga aturan penulisan daftar pustaka. Mahasiswa diharapkan mematuhi pedoman ini secara disiplin untuk memudahkan proses bimbingan dan seminar hasil.
Ketentuan Format Pengetikan
Secara umum, penulisan skripsi dan proposal menggunakan kertas standar dengan pengaturan tertentu untuk memastikan keterbacaan dan kemudahan penggandaan.
| Jenis Kertas | HVS 80 gram (Putih), ukuran A4 (21 cm x 29,7 cm) |
|---|---|
| Font | Times New Roman |
| Ukuran Font | 12 pt untuk isi teks, 14 pt untuk judul bab, 12 pt (Bold) untuk subjudul. |
| Spasi | 1,5 spasi (dua ketukan) pada isi teks, 1 spasi (satu ketukan) untuk kutipan langsung panjang (lebih dari 4 baris), daftar pustaka, dan judul tabel/gambar. |
| Margin | Atas: 4 cm. Kiri: 4 cm. Kanan: 3 cm. Bawah: 3 cm. |
| Paragraf | Indentasi (masuk) baris pertama 1,25 cm atau 7 ketukan. Tidak ada spasi antar paragraf (seamless). |
Sistematika Penulisan
Baik proposal maupun skripsi memiliki struktur yang serupa, namun proposal berfokus pada rencana penelitian (Bab 1-3), sedangkan skripsi mencakup pelaksanaan dan hasil penelitian secara menyeluruh (Bab 1-5).
BAB I
Pendahuluan: Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan, Manfaat, dan Ruang Lingkup.
BAB II
Tinjauan Pustaka: Kerangka Teori, Penelitian Terdahulu, dan Kerangka Konsep.
BAB III
Metode Penelitian: Desain, Populasi/Sampel, Instrumen, dan Analisis Data.
BAB IV
Hasil Penelitian: (Khusus Skripsi) Menyajikan temuan berdasarkan analisis.
BAB V
Pembahasan: (Khusus Skripsi) Interpretasi hasil dan kaitannya dengan teori.
Detail Komponen Bab
1. Latar Belakang
Latar belakang harus mengantar pembaca menuju permasalahan penelitian. Diawali dengan gambaran umum (masalah kesehatan di Indonesia/Sumut), kemudian dipersempit menjadi masalah spesifik yang akan diteliti. Gunakan data terkini (misal: data Riset Kesehatan Dasar atau Dinas Kesehatan setempat) untuk menguatkan uraian.
2. Rumusan Masalah
Rumusan masalah harus jelas, tuntas, dan dapat diteliti. Disusun dalam bentuk kalimat tanya. Usahakan variabel bebas dan variabel terikat terlihat jelas dalam rumusan tersebut.
3. Tujuan Penelitian
Tujuan terdiri dari tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan harus selaras dengan rumusan masalah dan bersifat terukur.
4. Kerangka Konsep & Definisi Operasional
Bagian ini sangat krusial di FKM. Mahasiswa harus menyusun kerangka konsep yang menjelaskan hubungan antar variabel. Definisi operasional harus menjelaskan bagaimana sebuah variabel diukur (indikator, skala, tempat, waktu).
Sitasi dan Daftar Pustaka
Penulisan sumber pustaka dalam teks (sitasi) dan daftar pustaka menggunakan format yang baku. FKM USU umumnya mengacu pada gaya penulisan Vancouver (superscript angka) atau APA (American Psychological Association) (nama-tahun). Pastikan konsistensi penggunaan gaya ini seluruh dokumen.
Contoh Sitasi Vancouver (Dalam Teks):
Obesitas pada anak dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 21. Menurut studi WHO, prevalensi tersebut terus meningkat setiap tahun2,3.
Contoh Daftar Pustaka (Vancouver):
- Kemenkes RI. Pedoman Pengendalian Obesitas. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2022.
- Soekidjo Notoatmodjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
Contoh Sitasi APA (Dalam Teks):
Menurut Notoatmodjo (2018), metodologi penelitian adalah...
Catatan Penting: Sumber pustaka primer (jurnal ilmiah) harus mendominasi referensi (minimal 80% referensi berasal dari 5-10 tahun terakhir). Wikipedia dan blog tidak diperbolehkan menjadi sumber referensi ilmiah.
Teknik Penulisan Ilmiah
Mahasiswa seringkali kesulitan membedakan kalimat opini dengan kalimat ilmiah. Berikut adalah tips penulisan yang baik:
- Bahasa Formal: Gunakan bahasa baku, hindari slang atau bahasa gaul. Gunakan kata ganti "peneliti" (bukan "saya" atau " aku", kecuali di bagian pengantar/ucapan terima kasih).
- Objektif: Hindari kata-kata yang berbau emosional atau subjektif tanpa data pendukung. Misalnya, hindari kata "sangat mengerikan", gunakan "signifikan secara statistik" atau "mengalami peningkatan tajam".
- Struktur Kalimat Efektif: Hindari kalimat panjang yang membingungkan. Pisahkan menjadi dua kalimat jika perlu. Pastikan subjek dan predikat selaras.
- Ejaan: Perhatikan Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD). Istilah asing (bahasa Inggris) diambil dari KBBI atau dicetak miring (italic) jika tidak ada padanannya.
Mematuhi pedoman penulisan adalah bentuk sikap akademik dan tanggung jawab mahasiswa terhadap ilmu pengetahuan. Dokumen proposal dan skripsi yang rapi akan mempermudah dosen pembimbing dalam memberikan evaluasi. Selamat berkarya untuk mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
