Admin 06 Jun 2026 22:32

 

Pelaksanaan Permainan Rounders dalam Mata Pelajaran PJOK Kelas IV MI Muhammadiyah Kertak Hanyar

Pendahuluan

Rounders merupakan permainan tradisional yang berasal dari Inggris, mirip dengan baseball namun dengan aturan yang lebih sederhana. Di Indonesia, terutama pada jenjang Pendidikan Dasar, permainan ini dapat dijadikan media pembelajaran yang menyenangkan dalam Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Pada kelas IV MI Muhammadiyah Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, guru PJOK mengintegrasikan Rounders sebagai upaya meningkatkan koordinasi motorik, kerjasama tim, serta pengetahuan tentang kebugaran.

Tujuan Pembelajaran

  • Meningkatkan keterampilan dasar melempar, menangkap, dan memukul bola.
  • Mengembangkan kemampuan berstrategi dan mengatur posisi dalam permainan tim.
  • Menumbuhkan sikap sportifitas, rasa hormat, dan tanggung jawab sosial.
  • Memperkenalkan nilai-nilai kesehatan melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.

Alat dan Bahan

  • Batang kayu atau plastik berukuran standar (panjang 6080cm).
  • Bola Rounders (diameter 67cm, terbuat dari kulit atau bahan sintetis).
  • Lapangan terbuka berbentuk segi empat (panjang 30m, lebar 18m) dengan garis dasar, garisan pertama, dan garisan kedua.
  • Cones atau pita penanda untuk menandai zona bermain.
  • Alat pengukur jarak (meteran) dan stopwatch untuk pencatatan waktu.

LangkahLangkah Pelaksanaan

1. Persiapan Awal

Guru menjelaskan sejarah singkat Rounders, peraturan dasar, dan tujuan kegiatan. Siswa dibagi menjadi dua tim masingmasing beranggotakan 810 orang. Setiap tim memilih kapten yang akan menjadi pengatur urutan pemukul.

2. Pemanasan

Selama 10 menit, dilakukan gerakan pemanasan meliputi jogging ringan, peregangan dinamis (arm circles, leg swings), serta latihan koordinasi matatangan dengan melemparmenangkap bola kecil.

3. Demonstrasi Teknik Dasar

Guru memperagakan cara memegang bat (grip), sikap berdiri (stance), serta cara memukul bola dengan gerakan swing yang benar. Siswa dipersilakan mencoba teknik tersebut secara berpasangan hingga rasa nyaman tercapai.

4. Pelaksanaan Permainan

Setiap babak terdiri dari tiga inning. Tim pertama memukul, tim kedua bertugas melempar dan menangkap. Pemukul berusaha memukul bola sejauhmungkin, kemudian berlari mengitari lapangan sambil mengumpulkan run. Bila bola terperangkap oleh pemain lawan atau terlempar ke tanah, pemukul dianggap out. Setelah tiga out, giliran berganti. Selama permainan, guru mengamati teknik, kecepatan reaksi, serta pola kerja sama tim.

5. Refleksi dan Diskusi

Setelah pertandingan selesai, guru memimpin sesi diskusi. Siswa diminta menyampaikan apa yang dirasakan, apa yang berhasil, dan apa yang masih perlu diperbaiki. Diskusi meliputi aspek teknik (lempar, tangkap, pukul) serta nilai sportivitas (menghormati keputusan wasit, membantu teman).

Manfaat dan Dampak Positif

Permainan Rounders tidak hanya melatih kebugaran jasmani, tetapi juga membangun karakter. Melalui aktivitas ini, siswa mengembangkan:

  • Keterampilan motorik halus koordinasi tanganmata saat memukul dan menangkap bola.
  • Kekuatan otot penggunaan otot lengan, bahu, dan kaki saat berlari dan melempar.
  • Kemampuan berpikir taktis memutuskan kapan harus berlari, mengorbankan base, atau menunggu kesempatan.
  • Kerjasama tim setiap pemain berperan penting dalam strategi tim, sehingga menumbuhkan rasa kebersamaan.
  • Etika sportivitas menghormati peraturan, menerima kekalahan, dan memberi pujian pada lawan.

Evaluasi Pembelajaran

Penilaian melibatkan tiga aspek utama:

  1. Penilaian Proses observasi guru terhadap teknik dasar, partisipasi aktif, serta sikap selama permainan.
  2. Penilaian Hasil skor yang dicapai oleh masingmasing tim, serta kemampuan individu dalam memukul, berlari, dan menangkap.
  3. Penilaian Refleksi laporan tertulis atau lisan yang menggambarkan pemahaman siswa tentang strategi, tantangan, dan nilai sportivitas yang didapat.

Hasil penilaian digunakan untuk memberi umpan balik, memperbaiki kelemahan, dan merencanakan kegiatan lanjutan yang lebih menantang.

Kesimpulan

Implementasi permainan Rounders di kelas IV MI Muhammadiyah Kertak Hanyar terbukti menjadi sarana yang efektif untuk mengintegrasikan aspek fisik, kognitif, dan afektif dalam pembelajaran PJOK. Dengan persiapan yang tepat, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, aman, dan berorientasi pada pengembangan karakter. Diharapkan melalui kegiatan berkelanjutan, siswa tidak hanya meningkatkan kemampuan motorik, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan kecintaan terhadap gaya hidup aktif.

Gambar lapangan Rounders di MI Muhammadiyah Kertak Hanyar

File Referensi Untuk Pelaksanaan Permainan Rounders Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Kelas IV MI Muhammadiyah Kertak Hanyar Kabupaten Banjar
Screenshoot
Nama File
awal_item_download_2022_08_25_19_41_10.pdf

Ukuran File
0.39 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Pelaksanaan Permainan Rounders Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Kelas IV MI Muhammadiyah Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Pelaksanaan Permainan Rounders Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Keseha...


admin
Admin
2026-06-06 22:32:16

Kisi-kisi Penulisan Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani,...


admin
Admin
2026-06-04 03:16:04

PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN ROUNDERS DAN PERMAINAN KASTI TERHADAP PENINGKATAN KEBU...


admin
Admin
2026-06-07 10:20:15

Peran Guru Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Terhadap Pendidikan Kesehatan dan Lin...


admin
Admin
2026-06-07 07:34:15

Hubungan Penguasaan Mata Pelajaran Matematika Dengan Keberhasilan Belajar Mata Pelajaran M...


admin
Admin
2026-06-12 02:26:15