Mengapa EKG Lanjutan Penting untuk Perawat?
Perawat adalah garda terdepan di unit gawat darurat, ICU, serta ruang perawatan kardial. Mereka sering menjadi petugas pertama yang menerima sinyal alarm dari monitor kardiorespirasi. Kemampuan membaca EKG secara akurat memungkinkan mereka:
- Mendeteksi aritmia berbahaya sebelum dokter menilai.
- Mengidentifikasi iskemia atau infark miokard secara dini.
- Memberikan instruksi yang tepat pada tim medis tentang tindakan lanjutan (miscontoh: pemberian obat antiaritmia, terapi reperfusi).
- Menjamin dokumentasi yang lengkap dan konsisten pada rekam medis.
Tujuan Pelatihan
- Memahami anatomi dan fisiologi elektrofisiologi jantung yang menjadi dasar bentuk gelombang pada EKG.
- Menguasai interpretasi morfologi gelombang P, QRS, dan T pada keadaan normal dan patologi.
- Mengenali pola aritmia kompleks, blok konduksi, dan sindrom depolarisasi abnormal.
- Menilai perubahan iskemik akut, infark miokard, dan perbedaan antara STelevasi dan nonSTelevasi.
- Menerapkan algoritma klinis untuk keputusan tindakan emergensi.
Struktur Kurikulum
1. Review Dasar Elektrokardiografi (2 jam)
- Prinsip dasar pembentukan potensial aksi.
- Penataan lead standar (I, II, III, aVR, aVL, aVF, V1V6).
- Interpretasi interval: PR, QRS, QTc.
2. Aritmia Supraventrikular (3 jam)
- Panggung fibrilasi atrium, flutter atrium, takikardia supraventrikular paroksismal (PSVT).
- Algoritma diagnostik (Wenckebach, Mobitz I/II, dll).
- Intervensi perawat: monitor, pemberian oksigen, persiapan kardioversi.
3. Aritmia Ventrikular (3 jam)
- Ventricular tachycardia (VT) monomorfik vs polimorfik.
- Fibrilasi ventrikel (VF) dan penanganan defibrilasi.
- Peran perawat dalam Advanced Cardiac Life Support (ACLS).
4. Sindrom Iskemik Akut (3 jam)
- Identifikasi STelevasi (STEMI) dan kriteria diagnosis.
- Pembedaan antara STelevasi palsu dan nonpalsu.
- Penggunaan algoritma TIMI dan GRACE untuk risiko.
5. Kasus Klinis Interaktif (4 jam)
- Analisis EKG realtime dari pasien darurat.
- Simulasi keputusan cepat (obat, elektrosok, transportasi).
- Feedback kelompok dan diskusi pendekatan multidisciplinary.
Metode Pengajaran
Pelatihan ini menggabungkan teori, demonstrasi visual, dan simulasi praktik:
- Presentasi multimedia dengan animasi yang menyorot aliran listrik pada jantung.
- Workshop kecil dimana peserta menilai strip EKG dan mempresentasikan temuan.
- Simulasi klinis menggunakan manikin dengan monitor EKG terintegrasi.
- Quiz online pada akhir tiap modul untuk mengukur pemahaman.
Target Peserta
Pelatihan ini dirancang untuk perawat dengan latar belakang:
- Perawat umum, perawat IGD, perawat ICU, maupun perawat kardioradiologi.
- Punya pengalaman kerja minimal 1 tahun di unit yang menangani pasien kardial.
- Mengikuti program sertifikasi atau Continuing Professional Development (CPD).
Fasilitator
Tim instruktur terdiri dari pakar kardiologi, ahli elektrofisiologi, serta senior perawat kardial yang berpengalaman dalam mentoring klinis. Setiap sesi dipandu oleh minimal satu dokter spesialis kardiologi dan satu senior perawat, memastikan keseimbangan perspektif medis dan keperawatan.
Evaluasi dan Sertifikasi
Setelah menyelesaikan seluruh modul, peserta akan menjalani:
- Ujian teori (multiplechoice) 30 pertanyaan.
- Ujian praktik analisis 5 strip EKG dengan penjelasan tindakan klinis.
- Penilaian sikap profesional (kesiapan, komunikasi, kerja tim).
Peserta yang lulus akan memperoleh Sertifikat Kompetensi Interpretasi EKG Lanjutan untuk Perawat yang berlaku selama 3 tahun.
Jadwal dan Pendaftaran
Pelatihan akan diselenggarakan pada tanggal 1519 September 2026, selama 5 hari kerja (total 15 jam pelatihan). Tempat: Laboratorium Kardiologi RSUD Harapan Sehat, Jakarta.
Biaya pendaftaran meliputi materi cetak, akses ke modul online, serta sertifikat resmi: Rp 2.500.000,- per peserta.
Daftar Sekarang Testimoni Peserta Sebelumnya
"Setelah mengikuti pelatihan ini, saya lebih percaya diri dalam mengenali aritmia ventrikular pada pasien ICU. Kecepatan tindakan kami meningkat, dan hasil mortalitas menurun." Siti Nurhadi, SIP, Perawat ICU.
"Materi yang disajikan sangat aplikatif, terutama bagian kasus klinis. Saya kini dapat berkomunikasi dengan dokter secara lebih efektif." Ahmad Fauzi, SIK, Perawat IGD.
Kontak Informasi
Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi:
We use cookies to enhance your browsing experience and analyze site traffic. By clicking 'Accept all cookies', you agree to the use of these cookies. You can manage your preferences or learn more in our [Privacy Policy/Cookie Policy.