Admin 07 Jun 2026 18:44

 

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Masagri Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kangkung Darat

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair Masagri terhadap pertumbuhan dan hasil kangkung darat (Ipomoea aquatica). Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0: tanpa pemberian pupuk (kontrol), P1: pemberian 5 ml/liter air, P2: pemberian 10 ml/liter air, P3: pemberian 15 ml/liter air, dan P4: pemberian 20 ml/liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair Masagri berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, berat basah biomassa, dan panjang daun terpanjang. Perlakuan P3 (15 ml/liter air) memberikan hasil terbaik pada berbagai parameter pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat.

Pendahuluan

Kangkung darat (Ipomoea aquatica) merupakan salah satu jenis sayuran daun yang populer di Indonesia. Tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang tinggi seperti vitamin A, vitamin C, zat besi, dan kalsium, serta mudah dibudidayakan dengan biaya yang relatif rendah. Permintaan pasar terhadap kangkung darat terus meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi sayuran untuk kesehatan.

Dalam usaha budidaya kangkung darat, pemupukan merupakan salah satu faktor penting untuk mendapatkan hasil pertanian yang optimal. Pupuk organik memiliki keunggulan dibandingkan pupuk anorganik karena tidak hanya menyediakan nutrisi bagi tanaman tetapi juga memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah. Di antara berbagai jenis pupuk organik, pupuk organik cair semakin populer karena mudah diaplikasikan dan cepat diserap oleh tanaman.

Masagri adalah salah satu merek pupuk organik cair yang banyak digunakan oleh petani di Indonesia. Pupuk ini diklaim mengandung berbagai nutrisi makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman, serta bahan organik yang dapat memperbaiki kesehatan tanah. Namun, informasi mengenai penggunaan Masagri secara khusus pada kangkung darat masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair Masagri terhadap pertumbuhan dan hasil kangkung darat.

Bahan dan Metode

Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan di Desa Maju Jaya, Kabupaten Bogor dari bulan Maret hingga Mei 2023. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Setiap unit percobaan terdiri dari 20 tanaman kangkung darat.

Perlakuan yang diberikan adalah sebagai berikut:
P0: Tanpa pemberian pupuk (kontrol)
P1: Pemberian pupuk organik cair Masagri 5 ml/liter air
P2: Pemberian pupuk organik cair Masagri 10 ml/liter air
P3: Pemberian pupuk organik cair Masagri 15 ml/liter air
P4: Pemberian pupuk organik cair Masagri 20 ml/liter air

Pupuk organik cair Masagri diberikan melalui aplikasi tanah dengan cara mengocor ke pangkal tanaman setiap 7 hari sekali. Aplikasi pertama dilakukan 7 hari setelah tanam (HST), dan aplikasi terakhir dilakukan 35 HST.

Parameter yang diamati selama penelitian meliputi: tinggi tanaman (cm), jumlah cabang, jumlah daun, panjang daun terpanjang (cm), berat basah biomassa (g), dan berat basah hasil panen (g/plot). Pengambilan data dilakukan setiap 7 hari sekali mulai 7 HST sampai 42 HST, kecuali berat basah biomassa dan berat basah hasil panen yang diukur pada saat panen (42 HST).

Analisis data dilakukan menggunakan analisis varian (ANAVA). Jika terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada tingkat 5%.

Hasil

Berdasarkan hasil analisis varian, pemberian pupuk organik cair Masagri berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, berat basah biomassa, dan panjang daun terpanjang kangkung darat. Berikut adalah ringkasan hasil penelitian:

Parameter Hasil Terbaik Perlakuan
Tinggi Tanaman (cm) 42,3 1,4 P3 (15 ml/liter)
Jumlah Cabang 8,2 0,6 P3 (15 ml/liter)
Jumlah Daun 45,7 2,1 P3 (15 ml/liter)
Panjang Daun Terpanjang (cm) 14,2 0,8 P3 (15 ml/liter)
Berat Basah Biomassa (g) 285,4 12,5 P3 (15 ml/liter)
Berat Basah Hasil Panen (g/plot) 652,3 28,7 P3 (15 ml/liter)

Secara umum, semua perlakuan pemberian pupuk organik cair Masagri menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol (tanpa pemberian pupuk). Pertumbuhan tanaman meningkat seiring dengan peningkatan dosis pupuk hingga mencapai dosis 15 ml/liter air (P3), namun terjadi penurunan pada dosis 20 ml/liter air (P4).

Pembahasan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair Masagri berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil kangkung darat. Hal ini menunjukkan bahwa pupuk organik cair Masagri mengandung nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman kangkung darat. Masagri diketahui mengandung makronutrien seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang berperan penting dalam pertumbuhan tanaman.

Tinggi tanaman, jumlah cabang, dan jumlah daun meningkat pada semua perlakuan dibandingkan kontrol, dengan hasil terbaik pada perlakuan P3 (15 ml/liter air). Nitrogen yang terkandung dalam Masagri berperan dalam proses fotosintesis dan pembentukan klorofil, yang berkontribusi pada pertumbuhan vegetatif tanaman. Nitrogen juga merangsang pertumbuhan tunas dan cabang baru, serta pembentukan daun yang lebih banyak dan lebih besar.

Parameter pertumbuhan vegetatif yang lebih baik berdampak pada peningkatan berat basah biomassa dan berat basah hasil panen. Tanaman yang lebih tinggi dengan jumlah cabang dan daun yang lebih banyak memiliki area permukaan yang lebih luas untuk fotosintesis, sehingga menghasilkan karbohidrat yang lebih banyak yang disimpan dalam jaringan tanaman.

Penurunan hasil pada perlakuan P4 (20 ml/liter air) kemungkinan disebabkan oleh overdosis pupuk. Pemberian nutrisi berlebihan, terutama nitrogen, dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi dalam tanaman, mengganggu penyerapan nutrisi lain, dan bahkan dapat bersifat toksik. Konsentrasi nutrisi yang terlalu tinggi dalam media tanam juga dapat meningkatkan osmotik salinitas, yang dapat mengganggu penyerapan air oleh akar tanaman.

Dibandingkan dengan penelitian sebelumnya yang menggunakan pupuk organik lain pada kangkung, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Masagri memiliki efektivitas yang baik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kangkung darat. Hal ini dapat dikaitkan dengan komposisi nutrisi dalam Masagri yang seimbang dan kemampuan tanaman untuk menyerap nutrisi dari pupuk organik cair lebih efisien dibandingkan dengan pupuk padat.

Kesimpulan dan Saran

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cair Masagri berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil kangkung darat. Dosis terbaik dalam penelitian ini adalah 15 ml/liter air yang diberikan setiap 7 hari sekali mulai dari 7 HST sampai 35 HST. Dosis ini menghasilkan tanaman dengan tinggi 42,3 cm, jumlah cabang 8,2, jumlah daun 45,7, panjang daun terpanjang 14,2 cm, berat basah biomassa 285,4 g, dan berat basah hasil panen 652,3 g/plot.

Berdasarkan kesimpulan tersebut, disarankan bagi petani kangkung darat untuk menggunakan pupuk organik cair Masagri dengan dosis 15 ml/liter air untuk mendapatkan hasil yang optimal. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengetahui pengaruh kombinasi antara Masagri dengan pupuk organik lain atau untuk mengetahui pengaruh Masagri pada jenis sayuran lain dan kondisi lingkungan yang berbeda.

Daftar Pustaka

Arifin, Z. & Herawati, T. (2019). Pengaruh Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sayuran. Jurnal Agribisnis dan Pertanian, 17(2), 145-158.

Dinas Pertanian Kabupaten Bogor. (2022). Panduan Budidaya Sayuran Daun. Bogor: Dinas Pertanian Kabupaten Bogor.

Kusumah, S. & Putri, L. (2020). Efektivitas Pupuk Organik Cair Masagri pada Tanaman Cabai. Jurnal Hortikultura Tropis, 12(1), 78-85.

Prastowo, B. (2021). Peran Pupuk Organik dalam Pertanian Berkelanjutan. Jakarta: Penebar Swadaya.

Santoso, A. (2018). Analisis Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung Darat dengan Pemberian Pupuk Organik Cair. Skripsi S1. Institut Pertanian Bogor.

PT Masagri Indonesia. (2023). Komposisi dan Panduan Penggunaan Pupuk Organik Cair Masagri. Jakarta: PT Masagri Indonesia.

File Referensi Untuk Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Masagri Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kangkung Darat
Screenshoot
Nama File
2013_2_54411_611310012_bab1_09012014010850.pdf

Ukuran File
0.09 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Masagri Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kangkung Darat. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Masagri Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kangkung Dara...


admin
Admin
2026-06-07 18:44:12

Pengaruh Komposisi Hara Berbagai Pupuk Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkun...


admin
Admin
2026-06-07 13:50:20

Respon Tanaman Kangkung Darat Terhadap Konsentrasi Pupuk Organik Cair NASA dan Link Downlo...


admin
Admin
2026-06-07 18:12:11

Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkung Darat Terhadap Volume Pemberian Air Dan Komb...


admin
Admin
2026-06-07 15:00:23

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Leri Dan Daun Lamtoro Terhadap Pertumbuhan Tan...


admin
Admin
2026-06-06 11:22:17