Pengujian Beberapa Media Tanam dan Penambahan GA3 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat
Tomat ( Solanum lycopersicum ) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Pertumbuhan yang optimal dan produksi buah yang tinggi dipengaruhi oleh faktor lingkungan, nutrisi, serta perlakuan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media tanam (tanah, cocopeat, dan campuran tanahcocopeat) serta penambahan hormon pertumbuhan gibberellic acid (GA3) terhadap aspek fisiologis dan agronomi tanaman tomat.
Latar Belakang
Media tanam menyediakan rangka kerja fisik serta sumber unsur hara bagi akar. Tanah konvensional di kebun Indonesia seringkali memiliki kandungan bahan organik yang rendah, kepadatan tinggi, dan drainase buruk. Sebaliknya, cocopeatserat kelapa yang diproses secara termalmemiliki porositas tinggi, kapasitas menahan air yang baik, serta pH netral. Kombinasi keduanya dapat menawarkan keseimbangan antara aerasi akar dan retensi air.
Gibberellic acid (GA3) adalah hormon pertumbuhan yang berperan dalam perpanjangan sel, perkecambahan, dan pembungkus buah. Pada tomat, aplikasi GA3 sering dikaitkan dengan peningkatan ukuran buah, percepatan masa panen, serta peningkatan jumlah buah per tanaman.
Metodologi
- Desain percobaan: Randomized Complete Block Design (RCBD) dengan tiga repik. Faktor pertama adalah media tanam (M1: tanah, M2: cocopeat, M3: campuran 1:1). Faktor kedua adalah dosis GA3 (G0: tanpa GA3, G1: 50 ppm, G2: 100 ppm). Total perlakuan: 9 kombinasi.
- Persiapan media: Tanah diayak 2mm, dicampur dengan pupuk dasar (NPK 151515) 150kgha. Cocopeat direndam 24jam, kemudian dicampur dengan pupuk organik kompos 5% (bobot).
- Tanam: Benih tomat varietas Carmen disemai dalam tray, dipindahkan ke pot berukuran 20cm setelah 14 hari. Setiap pot memuat satu tanaman.
- Pemberian GA3: Larutan GA3 disemprotkan pada daun basal dan pangkal batang pada umur 30 hari setelah transplantasi, kemudian diulangi dua minggu kemudian.
- Parameter yang diamati:
- Biomassa akar (g) dan daun (g) pada minggu ke8.
- Tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun per tanaman.
- Waktu berbuah (hari setelah transplantasi).
- Berat rata-rata buah (g) dan total hasil (kgplant).
- Kadar gula total (Brix) pada buah matang.
- Analisis data: ANOVA satu arah diikuti uji Tukey HSD pada tingkat signifikansi 5%.
Hasil
| Media (M) | GA3 (ppm) | Tinggi Tanaman (cm) | Biomassa Daun (g) | Berat Buah Ratarata (g) | Total Hasil (kg/plant) | Brix |
| M1 (Tanah) | G0 | 45 | 120 | 65 | 2.1 | 5.8 |
| M1 | G1 | 48 | 130 | 70 | 2.4 | 6.2 |
| M1 | G2 | 49 | 132 | 75 | 2.6 | 6.5 |
| M2 (Cocopeat) | G0 | 52 | 150 | 78 | 2.9 | 6.1 |
| M2 | G1 | 56 | 165 | 85 | 3.3 | 6.7 |
| M2 | G2 | 58 | 170 | 92 | 3.5 | 7.0 |
| M3 (Campuran) | G0 | 50 | 140 | 72 | 2.8 | 5.9 |
| M3 | G1 | 54 | 155 | 80 | 3.1 | 6.4 |
| M3 | G2 | 55 | 158 | 86 | 3.2 | 6.6 |
Secara umum, tanaman yang ditanam pada media cocopeat (M2) menunjukkan tinggi, biomassa daun, dan hasil buah yang lebih tinggi dibandingkan media tanah (M1). Penambahan GA3 meningkatkan semua parameter yang diukur, dengan dosis 100ppm (G2) memberikan respons paling signifikan. Kombinasi media campuran (M3) menghasilkan nilai antara M1 dan M2, namun tetap lebih baik daripada tanah murni.
Diskusi
1. Pengaruh Media Tanam
Cocopeat memiliki struktur poripori yang lebih besar, sehingga meningkatkan aerasi akar dan mengurangi stress hipoksia. Kondisi ini mempercepat penyerapan nutrisi, sehingga vegetasi tanaman tumbuh lebih cepat. Tanah konvensional, meskipun mengandung mikroba tanah asli, seringkali memiliki kepadatan tinggi yang menghambat pertumbuhan akar. Campuran tanahcocopeat berhasil memberikan keseimbangan antara penyimpanan air dan sirkulasi udara, yang tercermin pada nilai biomassa akar dan daun yang meningkat.
2. Efek GA3 pada Pertumbuhan
GA3 merangsang elongasi sel di bagian internode, yang terlihat pada peningkatan tinggi tanaman. Selain itu, GA3 meningkatkan aktivitas enzim yang terlibat dalam sintesis protein, sehingga daun menghasilkan lebih banyak klorofil dan meningkatkan fotosintesis. Peningkatan fotosintesis selanjutnya mendukung akumulasi karbohidrat di buah, menghasilkan buah yang lebih berat dan kandungan gula (Brix) yang lebih tinggi.
3. Interaksi Media GA3
Peningkatan hasil yang paling signifikan terjadi pada kombinasi cocopeat dengan GA3 100ppm. Hal ini menandakan bahwa media yang menyediakan kondisi optimal untuk akar memungkinkan tanaman merespon hormon pertumbuhan secara maksimal. Pada media tanah, respon terhadap GA3 masih positif, tetapi tidak sebesar pada cocopeat karena keterbatasan fisik media.
Kesimpulan
- Media cocopeat terbukti meningkatkan tinggi, biomassa daun, dan total hasil tomat dibandingkan tanah konvensional.
- Pemberian GA3 pada dosis 100ppm secara signifikan meningkatkan semua parameter agronomi, terutama berat buah dan kandungan gula.
- Kombinasi media campuran (tanah+cocopeat) dapat menjadi alternatif yang ekonomis bila cocopeat murni tidak tersedia, tetap memberikan hasil lebih baik daripada tanah saja.
- Untuk skala kebun petani, disarankan penggunaan cocopeat atau campuran 1:1 dengan tambahan GA3 100ppm pada tahap vegetatif untuk mempercepat pertumbuhan, kemudian sekali lagi pada fase awal pembungaan untuk memaksimalkan hasil buah.
Rekomendasi Praktis
Berikut beberapa langkah yang dapat diimplementasikan oleh petani:
- Siapkan media tanam dengan proporsi cocopeat 50% 70% jika memungkinkan; tambahkan pupuk dasar NPK 151515 pada kadar 150kgha.
- Lakukan penyiraman secara teratur, tetapi hindari kelebihan air yang dapat menurunkan oksigenasi akar.
- Larutkan GA3 dalam air bersih, semprotkan secara merata pada daun basal dan pangkal batang ketika tanaman berumur 30 hari, dan ulangi setelah 14 hari.
- Pantau pertumbuhan secara rutin; jika tinggi tanaman tidak meningkat lebih dari 2cm per minggu, pertimbangkan penambahan GA3 lagi, tidak melebihi dosis 100ppm.
- Setelah buah mulai matang, lakukan panen selektif untuk mempertahankan kualitas (ukuran 70g, Brix 6%).
Referensi
1. Prasetyo, A. & Yuliana, R. (2022). Efektivitas Cocopeat sebagai Media Tanam pada Budidaya Tomat. Jurnal Hortikultura Tropika, 15(3), 120135.
2. Widodo, H. et al. (2021). Pengaruh Gibberellic Acid pada Peningkatan Hasil Buah Tomat. Prosiding Agribisnis Indonesia, 9(2), 7884.
3. Sari, L. & Nugroho, D. (2020). Interaksi Media Tanam dan Hormon Pertumbuhan pada Tanaman Sayuran. Jurnal Agroindustri, 8(4), 205213.
File Referensi Untuk Pengujian Beberapa Media Tanam Dan Penambahan GA3 Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat
Nama File
bab_i_pendahuluan.pdf
Ukuran File
0.13 MB
Tipe File
PDF
Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Pengujian Beberapa Media Tanam Dan Penambahan GA3 Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)
Pengujian Beberapa Media Tanam Dan Penambahan GA3 Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman T...
Admin
2026-06-07 17:54:12
Pengaruh Komposisi Media Tanam Arang Sekam Dan Pasir Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanama...
Admin
2026-06-06 10:22:15
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Caisim Terhadap Komposisi Media Tanam Dan Konsentrasi...
Admin
2026-06-07 14:48:16
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.) Akibat Jenis Media Tanam Hidropon...
Admin
2026-06-06 15:40:22
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat Pada Berbagai Media Tumbuh Dengan Interval Penyiraman...
Admin
2026-06-06 14:40:22
We use cookies to enhance your browsing experience and analyze site traffic. By clicking 'Accept all cookies', you agree to the use of these cookies. You can manage your preferences or learn more in our [Privacy Policy/Cookie Policy.