Di PT Aquasolve Sanaria Serpong, pemeliharaan standar kualitas merupakan prioritas utama dalam rantai produksi farmasi dan produk konsumsi. Salah satu aspek krusial dalam menjamin mutu produk adalah melalui pengujian stabilitas on-going. Dokumen ini membahas tinjauan umum mengenai pengujian stabilitas produk Gofress Peppermint yang diproduksi pada periode Januari hingga Desember 2013.
Pengujian stabilitas on-going (stabilitas berkesinambungan) adalah program pengujian yang dilakukan terhadap produk jadi untuk memastikan bahwa produk tersebut tetap memenuhi spesifikasi yang ditetapkan selama masa edar (shelf-life) dalam kondisi penyimpanan yang disarankan. Untuk Gofress Peppermint, pengujian ini bertujuan untuk memonitor stabilitas produk dalam kemasan aslinya agar tetap aman dan efektif bagi konsumen hingga tanggal kedaluwarsa.
Selama periode produksi tahun 2013, PT Aquasolve Sanaria menerapkan protokol pengujian yang ketat bagi batch produk Gofress Peppermint. Sampel diambil dari batch yang diproduksi setiap bulannya untuk mewakili karakteristik produksi sepanjang tahun. Pengujian meliputi beberapa parameter utama, yaitu:
Sampel Gofress Peppermint dari produksi tahun 2013 ditempatkan dalam ruang stabilitas dengan kondisi suhu dan kelembapan yang terkendali. Ruang tersebut disimulasikan sesuai dengan kondisi iklim tropis Indonesia, di mana produk dipantau secara berkala pada interval waktu tertentu, seperti bulan ke-3, ke-6, ke-9, dan ke-12 pasca produksi.
Berdasarkan data monitoring dari Januari hingga Desember 2013, produk Gofress Peppermint menunjukkan stabilitas yang konsisten. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa tidak ditemukan penyimpangan yang signifikan terhadap spesifikasi yang telah ditetapkan oleh bagian Quality Control (QC). Seluruh parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi berada dalam rentang toleransi yang dipersyaratkan.
Pengujian stabilitas on-going untuk Gofress Peppermint periode produksi tahun 2013 di PT Aquasolve Sanaria Serpong telah memberikan data yang valid mengenai kualitas produk. Stabilitas produk yang terjaga membuktikan bahwa proses produksi, pemilihan bahan baku, hingga sistem pengemasan yang diterapkan pada saat itu telah memenuhi standar cara pembuatan obat yang baik (CPOB) atau standar industri yang berlaku. Keberhasilan pengujian ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga integritas produk hingga sampai ke tangan konsumen.
Data dari pengujian ini juga digunakan sebagai acuan untuk perbaikan proses di masa mendatang dan pemenuhan dokumen regulasi yang diperlukan bagi pihak otoritas kesehatan terkait.
