SDN 003 Balikpapan UtaraPeningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Kelas IV
Matematika merupakan salah satu mata pelajaran dasar yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan logika, pemecahan masalah, dan berpikir kritis sejak usia dini. Pada jenjang Sekolah Dasar, khususnya kelas IV, kemampuan matematika mulai diuji melalui konsep-konsep seperti operasi bilangan bulat, pecahan, pengukuran, serta pemahaman ruang dan bentuk. Namun, data hasil belajar pada SDN 003 Balikpapan Utara menunjukkan ratarata nilai matematika masih di bawah standar kompetensi minimum (SKM), yang berpotensi menghambat prestasi akademik selanjutnya.
Berbagai faktor dapat memengaruhi hasil belajar, antara lain kurikulum, metode pembelajaran, kualitas sumber belajar, dan peran guru. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang terintegrasi untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa kelas IV, terutama melalui inovasi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia 910 tahun.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasiexperimental). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV (total 120 siswa) yang dibagi menjadi dua kelompok:
Instrumen yang digunakan meliputi:
Data dianalisis dengan uji ttest berpasangan dan analisis deskriptif.
Gambar 1. Model pembelajaran manipulatif dan digital yang diterapkan.
Berikut adalah ringkasan hasil pretest dan posttest:
| Kelompok | Ratarata PreTest | Ratarata PostTest | Nilai |
|---|---|---|---|
| Kontrol | 62,4 | 68,1 | +5,7 |
| Perlakuan | 63,0 | 78,5 | +15,5 |
Uji ttest menunjukkan peningkatan nilai pada kelompok perlakuan signifikan (p < 0,01), sedangkan peningkatan pada kelompok kontrol tidak signifikan (p = 0,12).
Observasi kelas mengungkapkan bahwa penggunaan manipulatif meningkatkan tingkat partisipasi siswa (ratarata skor 4,3) dibandingkan dengan metode tradisional (3,2). Selain itu, kuesioner motivasi menunjukkan peningkatan persepsi kegembiraan belajar matematika sebesar 22% pada kelompok perlakuan.
