Pengantar
Kimia dasar merupakan fondasi bagi semua disiplin ilmu kimia selanjutnya. Praktikum kimia dasar dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam mengaplikasikan konsepkonsep teoritis, melatih keterampilan laboratorium, serta menumbuhkan sikap kritis dan aman dalam bekerja di laboratorium.
Penuntun ini berfungsi sebagai panduan terstruktur bagi mahasiswa dalam melaksanakan praktikum. Isi penuntun mencakup tujuan, prosedur, keamanan, serta cara menulis laporan yang baik.
Tujuan Praktikum
- Mengidentifikasi sifat fisik dan kimia zat melalui percobaan sederhana.
- Menguasai teknik dasar seperti titrasi, filtrasi, destilasi, dan penimbangan.
- Menerapkan prosedur keselamatan laboratorium secara konsisten.
- Mengembangkan kemampuan analisis data dan penulisan laporan ilmiah.
Persiapan Laboratorium
Sebelum memulai praktikum, pastikan semua persyaratan berikut terpenuhi:
- Alat dan Bahan: cek daftar alat pada lembar kerja, pastikan tidak ada kerusakan.
- Keamanan: kenakan jas lab, kacamata pelindung, sarung tangan, dan tutup rambut.
- Pengetahuan Dasar: pahami prinsip reaksi yang akan dilakukan, misalnya reaksi asambasa atau redoks.
- Dokumentasi: siapkan buku catatan laboratorium dan formulir izin penggunaan bahan kimia berbahaya.
Metode Praktikum Umum
1. Penimbangan Analitik
Penimbangan harus dilakukan dengan neraca analitik yang telah dikalibrasi. Langkahlangkah:
- Kondisikan neraca dalam ruang suhu terkontrol (20C).
- Gunakan wadah timbang (kapak) yang telah dibersihkan dan dikeringkan.
- Kalibrasi nol sebelum menimbang sampel.
- Catat massa dengan tiga angka signifikan.
2. Titrasi AsamBasa
Titrasi digunakan untuk menentukan konsentrasi larutan asam atau basa kuat. Berikut rangkuman prosedur:
| Langkah | Deskripsi |
|---|---|
| 1 | Siapkan buret, bilas dengan larutan titran. |
| 2 | Isi buret dengan titran (misalnya NaOH 0,1M). |
| 3 | Tambahkan indikator fenolftalein ke dalam kolom sampel asam. |
| 4 | Lakukan titrasi hingga berubah warna permanen. |
| 5 | Catat volume titran terpakai dan hitung konsentrasi. |
3. Filtrasi Vakum
Digunakan untuk memisahkan padatan dari cairan. Ikuti langkah berikut:
- Pasang corong filter berisi kertas filter di dalam selang vakum.
- Tuangkan campuran suspensi secara perlahan.
- Biarkan semua cairan mengalir, kemudian cuci padatan dengan sedikit pelarut (jika diperlukan).
- Angkat kertas filter, keringkan, dan timbang padatan.
Evaluasi & Laporan
Laporan praktikum harus mencakup:
- Judul singkat namun mencerminkan tujuan percobaan.
- Tujuan uraian singkat mengenai apa yang ingin dicapai.
- Alat & Bahan daftar lengkap dengan konsentrasi dan jumlah.
- Prosedur langkahlangkah terperinci dalam bentuk poin.
- Hasil tabel data mentah, perhitungan, dan grafik bila perlu.
- Pembahasan interpretasi hasil, perbandingan dengan nilai teoritis, serta penjelasan kesalahan eksperimental.
- Kesimpulan rangkuman singkat yang menjawab tujuan praktikum.
- Daftar Pustaka referensi buku teks, jurnal, atau modul laboratorium.
