Admin 11 Jun 2026 06:38

 

Perbedaan Tingkat Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja Antara Shift Pagi, Shift Sore, dan Shift Malam di Bagian Weaving PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta

PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi tekstil, khususnya pada bagian weaving yang memiliki peran sangat krusial dalam memastikan kualitas bahan kain hasil jadi. Bagian weaving biasanya beroperasi selama 24 jam untuk mempertahankan efisiensi produksi, sehingga tenaga kerja dibagi ke dalam tiga shift yaitu shift pagi, shift sore, dan shift malam. Pembagian shift ini menimbulkan perbedaan dalam tingkat kelelahan kerja yang dialami oleh para pekerja, yang dapat berdampak pada produktivitas, keselamatan kerja, serta kesehatan karyawan.

Pendahuluan

Kelelahan kerja merupakan keadaan melelahkan baik secara fisik maupun mental yang terjadi akibat aktivitas kerja yang membutuhkan tenaga dan konsentrasi tinggi dalam jangka waktu tertentu. Dalam konteks pengelolaan tenaga kerja, kelelahan dapat menurunkan efektivitas dan kinerja pekerja, menimbulkan risiko kesalahan, dan meningkatkan kecelakaan dalam pekerjaan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai tingkat kelelahan kerja tiap shift kerja penting untuk mengetahui masalah dan mencari solusi yang tepat dalam meningkatkan kenyamanan serta keselamatan kerja.

Shift Kerja di Bagian Weaving PT. Iskandar Indah Printing Textile

Sistem kerja shift di bagian weaving PT. Iskandar Indah Printing Textile dibagi menjadi tiga yaitu:

  • Shift Pagi: dimulai dari pukul 06.00 hingga 14.00
  • Shift Sore: dimulai dari pukul 14.00 hingga 22.00
  • Shift Malam: dimulai dari pukul 22.00 hingga 06.00

Pembagian shift ini disusun supaya proses produksi berjalan nonstop dan mengoptimalkan penggunaan mesin serta sumber daya manusia.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelelahan Kerja pada Setiap Shift

Tingkat kelelahan pada pekerja berbeda-beda tergantung shift kerja yang dijalani. Beberapa faktor yang dapat memengaruhi tingkat kelelahan kerja antara lain:

  • Jam biologis (siklus sirkadian): Tubuh manusia memiliki ritme alami yang mengatur waktu bangun dan tidur. Shift malam sering bertentangan dengan jam biologis alami sehingga meningkatkan kelelahan.
  • Pola istirahat dan tidur: Pekerja shift malam dan sore cenderung mengalami gangguan pola tidur karena harus tidur pada siang hari yang seringkali kurang berkualitas.
  • Jenis pekerjaan dan beban kerja: Bagian weaving memiliki pekerjaan fisik dan konsentrasi yang tinggi, sehingga efek kelelahan semakin terasa jika beban kerja berat dan tidak ada waktu istirahat cukup.
  • Kondisi lingkungan kerja: Pencahayaan, suhu, dan kebisingan berbeda pada tiap shift dapat memengaruhi tingkat kenyamanan dan kelelahan.

Perbedaan Tingkat Kelelahan Kerja pada Setiap Shift

Berdasarkan observasi dan laporan dari tenaga kerja di bagian weaving, terdapat beberapa perbedaan mencolok dalam tingkat kelelahan yang dialami pekerja yang bekerja pada shift pagi, sore, dan malam:

1. Shift Pagi

Pekerja yang menjalankan shift pagi umumnya merasa tingkat kelelahan yang paling rendah dibandingkan shift lain. Hal ini terjadi karena shift pagi sesuai dengan ritme alami tubuh yaitu waktu bangun dan mulai beraktivitas. Aktivitas yang dilakukan di pagi hari juga biasanya diiringi dengan kondisi tubuh yang segar setelah istirahat malam yang cukup. Namun, pada akhir shift, kelelahan tetap mulai dirasakan terutama jika pekerjaan menuntut konsentrasi tinggi.

2. Shift Sore

Shift sore memiliki tingkat kelelahan yang lebih tinggi dibanding shift pagi. Hal ini dikarenakan para pekerja telah menjalani aktivitas hampir sepanjang hari sebelum memulai shift sore, sehingga energi yang dimiliki sudah menurun. Selain itu, waktu istirahat yang cukup antara shift pagi sampai sore kadang tidak optimal bagi sebagian pekerja karena kegiatan lain di luar pekerjaan. Pekerjaan berat pada shift sore dapat mempercepat munculnya rasa lelah dan penurunan konsentrasi.

3. Shift Malam

Shift malam adalah shift dengan tingkat kelelahan kerja yang paling tinggi. Beberapa alasan utama antara lain:

  • Berbarengan dengan kebutuhan fisiologis tubuh yang seharusnya beristirahat dan tidur.
  • Pola tidur yang terganggu dan kurang berkualitas saat harus tidur di siang hari pasca-shift malam, menyebabkan akumulasi kelelahan dalam jangka waktu panjang.
  • Kondisi lingkungan yang kurang mendukung seperti pencahayaan minim dan cuaca dingin di malam hari.
  • Risiko gangguan kesehatan jangka panjang seperti gangguan metabolisme, gangguan mental, dan masalah kardiovaskular.

Dampak tingkat kelelahan yang tinggi pada shift malam sering menyebabkan turunnya konsentrasi kerja, risiko kecelakaan kerja meningkat, serta menurunkan produktivitas secara keseluruhan.

Implikasi dan Dampak Kelelahan Kerja

Kelelahan kerja yang tidak diatasi dengan baik akan berdampak negatif baik bagi pekerja maupun perusahaan. Dari sisi pekerja, kelelahan yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan, stres, hingga burnout. Dari sisi perusahaan, hal ini berdampak pada menurunnya produktivitas, meningkatnya angka kecelakaan kerja, kualitas produk yang menurun, serta tingginya angka absensi dan turnover karyawan.

Upaya Mengatasi Perbedaan Tingkat Kelelahan Kerja pada Setiap Shift

Mengingat pentingnya menjaga kualitas kerja dan kesehatan tenaga kerja di PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta, beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kelelahan setiap shift antara lain:

  • Pemilihan jadwal shift yang seimbang: Menyusun rotasi shift sehingga pekerja tidak terus-menerus bekerja di shift malam atau sore yang lebih melelahkan.
  • Penyediaan fasilitas istirahat yang memadai: Menyiapkan ruang istirahat yang nyaman dan waktu istirahat cukup agar pekerja dapat mengembalikan energi saat bekerja.
  • Pengaturan pencahayaan dan suhu kerja yang optimal: Memberikan pencahayaan yang baik dan suhu ruangan yang nyaman khususnya pada shift malam untuk mengurangi rasa kantuk dan dingin.
  • Pembinaan kesehatan dan edukasi: Memberikan edukasi kepada pekerja pentingnya pola tidur sehat, asupan nutrisi yang baik, dan olahraga teratur guna menambah energi kerja.
  • Monitoring dan evaluasi: Melakukan pengawasan secara berkala terhadap kondisi fisik dan mental pekerja, serta penyesuaian pola kerja jika ditemukan masalah kelelahan berlebih.

Kesimpulan

Tingkat kelelahan kerja pada tenaga kerja di bagian weaving PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta jelas berbeda antar shift pagi, sore, dan malam. Shift malam merupakan shift dengan tingkat kelelahan paling tinggi karena bertentangan dengan ritme biologis dan gangguan pola tidur. Shift sore juga memiliki tingkat kelelahan yang cukup tinggi karena beroperasi pada waktu ketika energi tubuh mulai menurun. Sementara shift pagi cenderung lebih ringan kelelahan karena bertepatan dengan waktu yang sesuai jam aktif tubuh. Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya manusia yang bijaksana serta perhatian terhadap faktor-faktor ergonomi sangat dibutuhkan agar kualitas kerja dan kesehatan pekerja tetap terjaga.

Implementasi strategi pengurangan kelelahan, seperti rotasi shift yang adil, waktu istirahat yang baik, dan perbaikan lingkungan kerja akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi pekerja namun juga produktivitas perusahaan secara keseluruhan.

File Referensi Untuk PERBEDAAN TINGKAT KELELAHAN KERJA PADA TENAGA KERJA ANTARA SHIFT PAGI, SHIFT SORE, DAN SHIFT MALAM DI BAGIAN WEAVING PT. ISKANDAR INDAH PRINTING TEXTILE SURAKARTA
Screenshoot
Nama File
halaman_depan.pdf

Ukuran File
0.65 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk PERBEDAAN TINGKAT KELELAHAN KERJA PADA TENAGA KERJA ANTARA SHIFT PAGI, SHIFT SORE, DAN SHIFT MALAM DI BAGIAN WEAVING PT. ISKANDAR INDAH PRINTING TEXTILE SURAKARTA. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

PERBEDAAN TINGKAT KELELAHAN KERJA PADA TENAGA KERJA ANTARA SHIFT PAGI, SHIFT SORE, DAN SHI...


admin
Admin
2026-06-11 06:38:39

Perbedaan Kelelahan Kerja Pada Shift Pagi Dan Shift Malam dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-11 07:42:20

Hubungan Antara Stres Kerja Dengan Perilaku Berbahaya Pada Pekerja Shift Malam dan Link Do...


admin
Admin
2026-06-11 06:32:21

PENGARUH SHIFT KERJA TERHADAP STRES KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA dan Link Download File Re...


admin
Admin
2026-06-11 08:08:23

PENGARUH SHIFT KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-11 07:38:23