Kabupaten Brebes, khususnya wilayah Desa Tengki, berada di zona aliran sungai yang rawan banjir dan longsor. Selama musim hujan, debit air Kali Erang meningkat drastis sehingga tebingtebing sungai mengalami erosi cepat. Pada tahun 2022 terjadi beberapa kejadian longsor pada tanggul desa yang menimbulkan kerusakan rumah warga, lahan pertanian, serta mengganggu jalur transportasi. Masalah erosi tebing dan kegagalan tanggul tidak hanya membawa kerugian ekonomi, melainkan mengancam keselamatan penduduk. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menginisiasi program Perkuatan Tebing Kali Erang dan Penanganan Longsoran Tanggul Desa Tengki untuk meningkatkan ketahanan lingkungan. Tim ahli melakukan studi geologi, uji laboratorium tanah, serta pemetaan topografi menggunakan drone. Data ini menjadi dasar perencanaan desain penahan tebing dan tanggul. Program melibatkan warga melalui pelatihan kerja konstruksi ringan, workshop mitigasi bencana, serta program penanaman pohon bersama. Keterlibatan ini meningkatkan rasa memiliki dan mempercepat pemeliharaan jangka panjang. Setelah selesai, dilakukan pemantauan bulanan selama dua tahun pertama. Parameter yang dipantau antara lain: tingkat penurunan muka air, stabilitas tebing, dan kondisi riprap. Laporan hasil monitoring disampaikan ke Dinas PUPR dan pemerintah desa. Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan tercapai manfaat sebagai berikut: Perkuatan Tebing Kali Erang dan Penanganan Longsoran Tanggul Desa Tengki merupakan contoh nyata sinergi antara pemerintah, tenaga ahli, dan masyarakat dalam mengatasi tantangan alam. Keberhasilan program tidak hanya terukur dari berkurangnya insiden bencana, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran kolektif akan pentingnya melestarikan lingkungan dan beradaptasi dengan perubahan iklim. Diharapkan upaya ini dapat menjadi model bagi wilayah lain di Kabupaten Brebes dan provinsi Jawa Tengah.Perkuatan Tebing Kali Erang & Penanganan Longsoran Tanggul Desa Tengki
Latar Belakang

Tujuan Program
Strategi Pelaksanaan
1. Survei dan Pemetaan Geoteknik
2. Penerapan Metode Stabilitas Tebing
3. Perkuatan Tanggul Desa Tengki
4. Partisipasi Masyarakat
5. Monitoring & Evaluasi

Manfaat yang Diharapkan
Penutup
