Desa Sukawati merupakan wilayah yang memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata, kerajinan seni, dan agrikultur. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, terdapat berbagai tantangan yang menghambat optimalisasi potensi desa tersebut. Melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) XVII, kami hadir untuk bersinergi dengan masyarakat dalam memecahkan permasalahan yang ada.
Berdasarkan observasi lapangan dan diskusi dengan perangkat desa serta tokoh masyarakat, ditemukan tiga permasalahan utama yang menjadi prioritas untuk ditangani:
Untuk menjawab permasalahan di atas, KKN PPM XVII Desa Sukawati merancang serangkaian program kerja yang bersifat edukatif dan partisipatif, dengan rincian sebagai berikut:
Program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual produk lokal melalui teknologi digital. Kegiatan meliputi pelatihan pembuatan akun media sosial bisnis, desain konten kreatif, serta pelatihan dasar manajemen toko daring (e-commerce). Kami berharap langkah ini dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pengrajin seni di Sukawati.
Kami akan menginisiasi pembentukan unit pengelolaan sampah berbasis komunitas. Program ini mencakup edukasi pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga, pelatihan daur ulang sampah anorganik menjadi barang bernilai ekonomis, serta revitalisasi sistem pengangkutan sampah desa. Fokus utamanya adalah membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai aset pariwisata.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi, kami akan mengadakan workshop literasi keuangan sederhana bagi pelaku UMKM. Materi akan mencakup cara memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, cara pencatatan arus kas yang sederhana, serta pengenalan dasar mengenai akses permodalan formal. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha di Sukawati menjadi lebih bankable.
Program KKN PPM XVII Desa Sukawati ini dirancang tidak hanya untuk memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga untuk meninggalkan dampak yang berkelanjutan (sustainable impact). Dengan pelibatan aktif warga desa sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, diharapkan kemandirian masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan serupa di masa depan dapat terbangun dengan baik. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan seluruh elemen masyarakat Sukawati.
