Pendahuluan
Praktikum Kimia Fisika II merupakan mata kuliah lanjutan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman empiris mengenai prinsip-prinsip termodinamika kimia, kinetika kimia, dan elektrokimia. Melalui praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaitkan teori yang telah dipelajari di kelas dengan fenomena nyata di laboratorium serta melatih keterampilan teknis dalam melakukan pengukuran presisi.
Tata Tertib Laboratorium
Demi menjaga keselamatan dan efisiensi kerja, setiap praktikan wajib mematuhi aturan berikut:
- Wajib menggunakan jas laboratorium, masker, dan sarung tangan selama praktikum.
- Dilarang makan, minum, atau merokok di dalam ruang laboratorium.
- Menjaga kebersihan meja kerja dan peralatan yang digunakan.
- Membuang limbah bahan kimia sesuai dengan kategori yang telah ditentukan (organik, anorganik, atau logam berat).
- Wajib mengikuti tes awal (pre-test) sebelum melakukan eksperimen.
Materi Pokok Praktikum
Selama satu semester, mahasiswa akan melaksanakan serangkaian eksperimen yang meliputi:
- Kinetika Kimia: Penentuan orde reaksi dan energi aktivasi suatu reaksi kimia dengan memvariasikan suhu.
- Sistem Koloid: Penentuan tegangan permukaan cairan dan viskositas menggunakan viskometer Ostwald.
- Elektrokimia: Pengukuran potensial sel, konduktivitas larutan, serta penentuan konstanta disosiasi asam lemah.
- Termodinamika Larutan: Penentuan panas pelarutan dan diagram fase sistem dua komponen.
Penyusunan Laporan
Laporan praktikum harus disusun secara sistematis dan mencakup elemen-elemen berikut:
- Judul Percobaan: Nama eksperimen yang dilakukan.
- Tujuan: Pernyataan mengenai apa yang ingin dicapai dalam percobaan.
- Dasar Teori: Penjelasan singkat mengenai prinsip ilmiah yang mendasari percobaan.
- Metode Kerja: Prosedur yang dilakukan dalam bentuk bagan alir atau narasi ringkas.
- Hasil Pengamatan dan Perhitungan: Data mentah hasil pengukuran dan hasil analisis data (grafik, tabel, atau perhitungan kimia).
- Pembahasan: Analisis mengenai kesesuaian hasil praktikum dengan teori serta faktor-faktor kesalahan yang mungkin terjadi.
- Kesimpulan: Pernyataan ringkas mengenai jawaban atas tujuan percobaan.
Penilaian
Komponen penilaian dalam praktikum ini meliputi:
- Kehadiran dan keaktifan (10%)
- Responsi/Pre-test (20%)
- Keterampilan teknis laboratorium (20%)
- Laporan praktikum (30%)
- Ujian praktikum akhir (20%)
Setiap mahasiswa diharapkan mempersiapkan diri dengan membaca modul praktikum sebelum memasuki laboratorium agar proses pengambilan data dapat berjalan lancar dan akurat. Ketelitian dalam membaca alat ukur dan kecermatan dalam mencatat data adalah kunci keberhasilan dalam praktikum Kimia Fisika II.
