1. Tentang PT. Maya Food Industries
PT. Maya Food Industries (MFI) adalah perusahaan pengolahan makanan laut yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Didirikan pada tahun 2005, MFI mengkhususkan diri pada produk siap saji berbasis ikan segar, seperti ikan dalam saus tomat, ikan kalengan berbalut bumbu, dan aneka seafood readytocook. Visi perusahaan adalah menjadi pemimpin pasar domestik dalam produk konservasi ikan yang mengedepankan kualitas, keamanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan.
Seluruh lini produksi MFI telah terakreditasi ISO 22000 dan HACCP, sehingga setiap tahapan produksi diawasi secara ketat mulai dari penerimaan bahan baku hingga distribusi ke konsumen.
2. Bahan Baku & Persiapan
Untuk produk ikan dalam saus tomat, bahan baku utama yang dipilih meliputi:
- Ikan segar (biasanya ikan tenggiri, kakap, atau tuna) dengan kadar lemak 24%.
- Tomat segar atau konsentrat tomat berkualitas tinggi, bebas pestisida.
- Bumbu dasar: bawang merah, bawang putih, cabai merah, gula, garam, dan rempah pilihan.
- Agen pengawet alami (misalnya asam sitrat) untuk memperpanjang masa simpan.
Setelah tiba di gudang, ikan dirawat dalam suhu 02C dalam ruang pendingin terkontrol. Pemeriksaan fisik dan kimia dilakukan, termasuk pengukuran kadar koliform, kadar lemak, dan kebersihan kulit. Ikan yang lolos seleksi dipotong menjadi potongan ukuran 100g, dibersihkan, dan direndam sebentar dalam larutan antioksidan (asam askorbik) untuk menekan oksidasi lemak.
3. Tahapan Pengalengan
Proses pengalengan ikan dalam saus tomat terdiri dari enam tahap utama:
3.1. Pencampuran Saus Tomat
Tomat dihaluskan, kemudian ditambahkan bawang, cabai, gula, garam, serta agen pengawet alami. Campuran dipanaskan pada 85C selama 10 menit untuk menghancurkan mikroorganisme dan menstabilkan warna.
3.2. Pengisian Kaleng
Kaleng bersih (berdiameter 55mm, tinggi 90mm) diisi secara otomatis. Pada setiap kaleng diletakkan satu potongan ikan, kemudian ditutup dengan saus tomat hingga hampir penuh (sekitar 2cm ruang kepala).
3.3. Penutup & Sterilisasi
Kaleng ditutup rapat menggunakan penutup logam berlapis timah. Selanjutnya, kaleng dimasukkan ke dalam autoklaf (sterilisator) pada suhu 121C selama 30 menit (tergantung ukuran kaleng). Proses ini memastikan pembunuhan semua spora bakteri.
3.4. Pendinginan & Pengeringan
Setelah sterilisasi, kaleng didinginkan secara bertahap dengan aliran udara dingin untuk menghindari retak akibat perubahan suhu mendadak. Kaleng kemudian dikeringkan untuk mengurangi kelembaban luar.
3.5. Pemeriksaan Kualitas
Setiap batch menjalani uji laboratorium, termasuk:
- Uji kebocoran (pressure test).
- Uji kebersihan (microscopic inspection).
- Uji rasa dan konsistensi saus (sensory panel).
- Uji umur simpan dengan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT).
3.6. Pelabelan & Pengemasan
Kaleng yang lolos tes diberi label informasi produk, batch, tanggal produksi, dan tanggal kedaluwarsa (biasanya 24 bulan). Kaleng kemudian dikemas dalam kardus berlapis karton kraft, siap didistribusikan ke jaringan ritel nasional maupun ekspor.
4. Pengendalian Mutu & Keamanan Pangan
PT. Maya Food Industries menempatkan kontrol mutu sebagai prioritas utama. Sistem HACCP yang terintegrasi meliputi 7 prinsip dasar:
- Identifikasi titik kritis (CCP) pada proses sterilisasi.
- Penetapan batas kritis suhuwaktu.
- Monitoring kontinu menggunakan sensor suhu digital.
- Penetapan tindakan korektif bila terjadi penyimpangan.
- Verifikasi periodik melalui audit internal dan eksternal.
- Pencatatan lengkap (record keeping) pada setiap batch.
- Pelatihan rutin bagi karyawan tentang keamanan pangan.
Keunggulan Mutu: Produk memiliki kandungan protein 1820g/100g, kadar lemak tidak melebihi 4g/100g, serta pH saus antara 3,84,0 yang menjamin stabilitas mikrobiologis tanpa menimbulkan rasa asam berlebihan.
5. Kesimpulan
Proses pengalengan ikan dalam saus tomat di PT. Maya Food Industries merupakan rangkaian operasi yang terstandarisasi, dimulai dari pemilihan bahan baku segar, pencampuran saus berkualitas, hingga sterilisasi dengan kontrol suhuwaktu yang ketat. Kombinasi teknologi modern, penerapan HACCP, dan tim yang berpengalaman menghasilkan produk dengan mutu tinggi, aman bagi konsumen, dan memiliki umur simpan hingga dua tahun.
Keberhasilan proses ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah bagi nelayan lokal melalui pembelian ikan segar, tetapi juga memperluas jangkauan pasar domestik dan internasional. PT. Maya Food Industries terus berinovasi dengan menambah varian rasa, meningkatkan efisiensi energi pada tahap sterilisasi, serta mengadopsi kemasan ramah lingkungan untuk mendukung tujuan keberlanjutan.
