Sistem bilangan adalah cara untuk menuliskan nilai numerik menggunakan satu set simbol dan aturan tertentu. Pada dasarnya, semua sistem bilangan berbasis pada basis atau radix yang menentukan berapa banyak digit yang dapat digunakan. Contoh paling umum adalah sistem desimal (basis 10) yang digunakan dalam kehidupan seharihari.
Desimal menggunakan sepuluh digit: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Nilai setiap posisi dihitung dengan pangkat 10. Misalnya, angka 345 dapat diuraikan menjadi:
310 + 410 + 510 = 300 + 40 + 5 = 345
Biner hanya mempunyai dua digit: 0 dan 1. Sistem ini menjadi dasar bagi semua perangkat digital karena komputer bekerja dengan saklar yang hanya memiliki dua kondisi (off/on). Contoh konversi 13 desimal ke biner:
13 2 = 6 sisa 1 6 2 = 3 sisa 0 3 2 = 1 sisa 1 1 2 = 0 sisa 1 1101
Jadi, 13 = 1101.
Oktal menggunakan delapan digit: 07. Pada masa awal pemrograman, oktal sering dipakai karena mudah dikonversi ke biner (setiap tiga bit = satu digit oktal). Contoh, 57 ke biner:
5 1017 111 101111
Heksadesimal menggunakan 16 digit: 09 dan AF (A=10, B=11, , F=15). Ini sangat populer dalam pemrograman karena satu digit heksadesimal mewakili empat bit (nibble). Contoh konversi 255 ke heksadesimal:
255 16 = 15 sisa 15 F15 16 = 0 sisa 15 F FF
Selain keempat sistem di atas, masih ada sistem basis lain yang dipakai dalam ilmu komputer dan matematika, misalnya:
Konversi dapat dilakukan dengan dua pendekatan utama:
Hanya untuk basis yang merupakan pangkat dari basis lain (mis. biner oktal heksadesimal). Contoh konversi 101101 ke oktal:
Kelompokkan bit menjadi tiga dari kanan: 101 101 5 5 55
Langkah umum:
Contoh 2A ke biner:
2A = 216 + 1016 = 32 + 10 = 4242 2 = 21 sisa 021 2 = 10 sisa 110 2 = 5 sisa 05 2 = 2 sisa 12 2 = 1 sisa 01 2 = 0 sisa 1 101010
Operasi dasar (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) dapat dilakukan pada semua basis, dengan aturan carry atau borrow yang disesuaikan dengan nilai basis.
Contoh: 1011 + 1101
1 0 1 1 + 1 1 0 1 ---------- 1 0 0 0 0 (hasil 11000)
Setiap kolom dijumlahkan, lalu 2 dibawa ke kolom berikutnya (karena basisnya 2).
Contoh: 9A + 3F
9 A + 3 F ----- 9+3 = C (12) C A+F = 19 = 13 (sisa 3, carry 1) +carry 1 1 + C = D D3
Dalam sistem biner, bilangan negatif umumnya direpresentasikan dengan metode Twos Complement. Langkahnya:
Contoh: -5 pada 8bit.
5 00000101 Invers 11111010 +1 11111011 -5 (twos complement)
Sistem bilangan merupakan fondasi penting dalam ilmu komputer, matematika, dan teknologi. Memahami cara kerja basis10,2,8,16 serta konversi di antaranya memberi kemampuan untuk membaca, menulis, dan memanipulasi data pada tingkat paling dasar. Dengan latihan konversi serta operasi aritmetika pada berbagai basis, kita dapat memperdalam pemahaman logika digital serta mempermudah pekerjaan dalam bidang teknik dan pemrograman.
