Admin 08 Jun 2026 06:16

 

Sistem Olah Tanah dan Waktu Penyiangan pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah

Pendahuluan

Kacang tanah (Arachis hypogaea) adalah salah satu komoditas penting di Indonesia karena nilai gizi tinggi dan permintaan pasar yang stabil. Keberhasilan produksi kacang tanah tidak hanya dipengaruhi oleh varietas atau iklim, melainkan juga oleh praktik agronomi, khususnya sistem olah tanah dan penyiangan. Artikel ini membahas secara komprehensif bagaimana pengolahan tanah yang tepat dan penentuan waktu penyiangan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman serta meningkatkan hasil panen.

Sistem Olah Tanah

1. Persiapan Lahan

Persiapan lahan meliputi pembersihan gulma, pembajakan, dan perataan. Pada tanah bertekstur lempung atau berpasir, pembajakan harus cukup dalam (1520cm) untuk menghancurkan lapisan keras dan meningkatkan aerasi. Penggunaan traktor atau rotavator dapat mempercepat proses, namun pada skala kecil dapat memakai cangkul tradisional.

2. Pemupukan Dasar

Pemupukan dasar harus disesuaikan dengan analisis tanah. Pada umumnya, kacang tanah membutuhkan nitrogen (N), fosfor (PO), dan kalium (KO) dengan perbandingan 302030kgha. Karena kacang tanah mampu melakukan fiksasi nitrogen, pemupukan N dapat dikurangi menjadi 1015kgha bila inokulasi Rhizobium efektif.

3. Pengaturan Struktur Tanah

Struktur tanah yang baik meningkatkan infiltrasi air dan mengurangi risiko erosi. Penambahan bahan organik (pupuk kandang atau kompos) 1015tha dapat meningkatkan porositas tanah dan menyuplai unsur mikro. Penggunaan kapur pertanian (CaCO) 23tha dibutuhkan bila pH tanah berada di bawah 5,5.

4. Sistem Irigasi

Kacang tanah toleran terhadap kekeringan, tetapi kelembaban optimal pada fase vegetatif (2530% Kelembaban Tanah Lapisan 030cm) meningkatkan pembentukan rumpun akar. Irigasi tetes atau sprinkler ringan dapat diterapkan pada daerah dengan curah hujan tidak merata.

[Gambar: Contoh sistem olah tanah pada kebun kacang tanah]

Waktu Penyiangan

1. Definisi Penyiangan

Penyiangan adalah pengendalian gulma yang tumbuh bersamaan dengan tanaman kacang tanah. Gulma bersaing untuk cahaya, air, dan nutrisi, sehingga dapat menurunkan hasil panen hingga 30% bila tidak dikendalikan.

2. Tahapan Penyiangan

  • Penyiangan awal (23 minggu setelah tanam): Menghilangkan gulma dengan tinggi 510cm. Pada tahap ini, akar kacang masih belum berpenetrasi dalam, sehingga penyiangan harus hati-hati agar tidak merusak akar muda.
  • Penyiangan tengah (68 minggu setelah tanam): Gulma yang lebih agresif mulai tumbuh. Penyiangan dilakukan setiap 1014 hari, fokus pada gulma daun lebar yang dapat menutupi kanopi tanaman.
  • Penyiangan akhir (1012 minggu setelah tanam): Penyiangan dilakukan secara selektif, terutama pada gulma yang dapat menimbulkan hama seperti wereng atau kutu kebul.

3. Pengaruh Waktu Penyiangan terhadap Pertumbuhan

Penyiangan yang dilakukan terlalu lama (misalnya setelah 4 minggu) dapat menyebabkan stres kompetisi, mengurangi jumlah daun produktif dan menurunkan fotosintesis. Sebaliknya, penyiangan terlalu dini (sebelum akar utama terbentuk) dapat merusak sistem perakaran yang rapuh. Penelitian menunjukkan bahwa penyiangan pada minggu ke3 dan ke7 memberikan hasil paling optimal, dengan peningkatan biomassa di atas tanah sebesar 18% dan peningkatan bobot biji 12% dibandingkan tanpa penyiangan.

Interaksi Antara Olah Tanah dan Penyiangan

Pengolahan tanah yang baik mempengaruhi efektivitas penyiangan. Tanah yang gembur memudahkan pencangkokan alat penyiangan, sementara kandungan bahan organik yang tinggi menurunkan populasi gulma dengan meningkatkan kompetisi mikroba. Sebaliknya, penyiangan yang teratur membantu mengurangi tekanan kompetitif pada tanaman, sehingga unsur hara yang telah dioptimalkan melalui pemupukan dapat lebih mudah diserap.

Praktik Terbaik untuk Petani

  1. Lakukan analisis tanah sebelum tanam untuk menyesuaikan dosis pemupukan dan kebutuhan kapur.
  2. Gunakan pupuk kandang atau kompos sebagai bahan organik utama, minimal 10tha.
  3. Setelah pembajakan, lakukan pembentukan bedengan berjarak 80cm untuk memudahkan penyiangan manual.
  4. Lakukan penyiangan pada minggu ke3, ke7, dan ke11, dengan intensitas 510cm gulma.
  5. Gunakan mulsa jerami atau plastik tipis untuk mengurangi pertumbuhan gulma antara siklus penyiangan.
  6. Jika memungkinkan, lakukan inokulasi Rhizobium (10CFUml) pada kedalaman 2cm sebelum penanaman.
  7. Monitor kelembaban tanah secara berkala dan lakukan irigasi bila KTC (Kapasitas Tahan Kering) turun di bawah 20%.

Kesimpulan

Sistem olah tanah yang terintegrasi dengan penyiangan tepat waktu menjadi faktor kunci dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Pengolahan tanah yang meliputi pembajakan yang cukup dalam, pemupukan berbasis analisis tanah, penambahan bahan organik, serta pengaturan irigasi menciptakan kondisi fisikkimia yang optimal bagi kacang tanah. Penyiangan yang dilakukan pada fase kritis pertumbuhan (minggu ke3, ke7, dan ke11) mengurangi kompetisi gulma tanpa merusak akar muda, sehingga tanaman dapat memaksimalkan penggunaan unsur hara yang tersedia. Kombinasi kedua praktik ini memungkinkan petani meningkatkan hasil biji kacang tanah hingga 2030% dibandingkan dengan sistem konvensional yang tidak terstruktur.

Referensi

  • Sudaryono, T., & Hadi, S. (2021). Pengaruh Teknologi Tanah terhadap Produktivitas Kacang Tanah di Lahan Marginal. Jurnal Agronomi Indonesia, 45(2), 123138.
  • FAO (2020). Guidelines for Peanut Production. Rome: Food and Agriculture Organization.
  • Nurhadi, A., & Yuwono, H. (2019). Pengendalian Gulma pada Tanaman Kacang Tanah dengan Sistem Penyiangan Manual. Prosiding Konferensi Pertanian Tropis. 5864.

File Referensi Untuk Sistem Olah Tanah Dan Waktu Penyiangan Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah
Screenshoot
Nama File
2014_1_1_54211_613410048_bab5_19082014115014.pdf

Ukuran File
0.10 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Sistem Olah Tanah Dan Waktu Penyiangan Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Sistem Olah Tanah Dan Waktu Penyiangan Pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah dan...


admin
Admin
2026-06-08 06:16:11

Pengaruh Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau Dan Kacang Merah dan...


admin
Admin
2026-06-07 18:12:11

Pengaruh Media Dan Interval Waktu Pemberian Hara Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sa...


admin
Admin
2026-06-07 17:27:18

Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Tanaman Kangkung Darat Pada Tanah Alluvial Coklat...


admin
Admin
2026-06-06 16:08:32

Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkung Darat Terhadap Volume Pemberian Air Dan Komb...


admin
Admin
2026-06-07 15:00:23