Latar Belakang Teknis
Pembangunan sarana prasarana pariwisata di kawasan Jembatan Akar memerlukan perencanaan yang matang guna menjamin keamanan pengunjung serta kelestarian alam sekitar. Dokumen Detailed Engineering Design (DED) dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) menjadi fondasi krusial sebelum pelaksanaan fisik dimulai. Spesifikasi ini dirancang untuk memfasilitasi konstruksi talud (penahan tebing) yang kokoh dan fasilitas penunjang wisata yang fungsional, estetis, dan ramah lingkungan.
Halaman ini merinci standar teknis, metode perencanaan, dan bahan yang diperlukan dalam penyusunan dokumen DED dan RAB, memastikan seluruh aspek konstruksi mematuhi standar keamanan bangunan dan prinsip ekowisata.
Ruang Lingkup DED (Detailed Engineering Design)
Penyusunan DED harus mencakup seluruh aspek teknis dan desain yang mendetail. Dokumen ini berfungsi sebagai panduan utama bagi kontraktor pelaksana di lapangan. Ruang lingkup pekerjaan mencakup survei topografi, investigasi tanah, perencanaan struktur, dan perencanaan arsitektur.
1. Survei dan Investigasi
Dasar perencanaan struktur yang akurat.
- Pemetaan Topografi: Pengukuran detail situasi lokasi dengan skala 1:100 atau 1:200 untuk menentukan kontur tanah dan elevasi talud.
- Investigasi Tanah (Sondir/Bohr):h3> Mengetahui daya dukung tanah (bearing capacity) dan kedalaman keras tanah sebagai dasar desain pondasi talud dan fasilitas.
- Analisis Hidrologi: Perhitungan debit air aliran sungai/air hujan di sekitar jembatan akar untuk perencanaan sistem drainase.
2. Desain Struktur dan Arsitektur
Perencanaan fisik bangunan dan elemen penunjang.
- Desain Talud: Perhitungan stabilitas talud (guling, geser, dan daya dukung) menggunakan metode kesetimbangan batas atau elemen hingga. Dimensi penampang dan spesi batu harus jelas.
- Fasilitas Pariwisata: Desain jalur pejalan kaki, gazebo, area parkir, dan bangunan MCK dengan gaya arsitektur yang menyatu dengan alam (nuansa tradisional/alam).
- Sistem Drainase: Desain saluran air di balik talud dan di sekitar area parkir untuk mencegah erosi dan genangan.
Spesifikasi Teknis Pembangunan Talud
Mengingat lokasi Jembatan Akar yang berada di area berkontur dan dekat dengan aliran air, konstruksi talud menggunakan dinding batu kosong (stone masonry) atau dinding kantong (gabion) seringkali direkomendasikan untuk estetika dan stabilitas. Berikut adalah spesifikasi teknisnya:
A. Material Konstruksi
| Komponen | Spesifikasi Teknis |
| Batu Pecah/Batu Kali | Menggunakan batu keras (kuat tekan > 150 kg/cm) berukuran 20x30 cm, bersudut tajam, dan tidak mudah lapuk. |
| Semen Portland | Semen PPC (Pozzolan Portland Cement) atau Semen Tipe 1 yang masih baru, tidak menggumpal, dan bersertifikat SNI. |
| Pasir Urug/Pasir Beton | Pasir bersih, bebas lumpur dan bahan organik, butiran tajam, dan memenuhi standar gradasi zone 2. |
| Besi Tulangan | Besi beton polos atau ulir dengan standar SNI (BJKS 35 atau BJTD 40) untuk sloof dan pondasi cakar ayam jika diperlukan. |
B. Pelaksanaan Pekerjaan
- Pembersihan Lokasi: Membersihkan lahan dari semak belukar dan tanah permukaan yang labil (top soil) sebelum penggalian pondasi.
- Galian Pondasi: Membuat galian pondasi hingga mencapai tanah keras sesuai hasil survei geoteknik dengan lebar dasar minimal 1/3 tinggi talud atau sesuai perhitungan struktur.
- Pasangan Batu:
- Batu direkatkan dengan spesi (campuran semen dan pasir) perbandingan 1 : 4 atau 1 : 5.
- Susunan batu harus terikat satu sama lain (interlocking), bukan hanya ditumpuk.
- Isian antar batu (intra void) harus padat dan penuh dengan beton atau spesi.
- Scour Protection: Bagian kaki talud yang berhadapan langsung dengan aliran air (sungai) harus dilindungi dengan lapisan batu kosong besar (rip-rap) untuk mencegah gerusan air (scouring).
- Weep Holes: Wajib memasang lubang pembuangan air (weep holes) setiap jarak 2-3 meter secara horizontal dan vertikal untuk mencegah tekanan hidrostatik di balik dinding talud.
Spesifikasi Sarana Prasarana Pariwisata
Selain talud sebagai elemen perlindungan, pengembangan kawasan wisata memerlukan fasilitas pendukung dengan spesifikasi sebagai berikut:
Jalur Pejalan Kaki (Jalur Tracking)
- Lebar jalur minimal 1,2 - 1,5 meter.
- Bahan Pendek: Lantai plesteran semen kasar (trawel), batu stepping stone, atau paving block berwarna alam.
- Kemiringan maksimal 15%, jika lebih harus dilengkapi tangga (anak tangga) dengan pegangan tangan (handrail) besi galvanis atau kayu ulin.
- Tersedia rambuan keselamatan dan papan informasi di titik-titik rawan atau penting.
Bangunan MCK dan Pos Jaga
- Pondasi: Batu kali atau cakar ayam.
- Dinding: Bata ringan/hebel dengan plesteran aci atau papan kayu (kayu lokal) bernuansa natural.
- Atap: Menggunakan sirap atau seng gelombang warna coklat/merah bata agar menyatu dengan alam.
- Sanitasi: Sistem septic tank komunal yang memenuhi standar kesehatan lingkungan, tidak ada buangan langsung ke sungai.
Area Parkir dan Taman
- Permukaan parkir menggunakan Rumput Block (Grassblock) atau Batu Pijakan untuk menjaga resapan air tanah.
- Drainase samping jalan parkir harus tersambung ke saluran ut menuju sungai.
- Pemberian Area Hijau (RTH) minimal 20% dari total area kering dengan penanaman tanaman lokal.
Pedoman Penyusunan RAB
Catatan: Penyusunan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) harus mengacu pada Standar Satuan Harga yang berlaku secara nasional maupun daerah (HSPK/AHSP-SNI) pada tahun anggaran pelaksanaan.
Dokumen RAB disusun berdasarkan analisa harga satuan pekerjaan yang diperoleh dari gambar kerja DED. Komponen biaya harus dirinci jelas sebagai berikut:
Komponen Biaya
- Biaya Langsung:
- Biaya Tenaga Kerja (Upah tukang, mandor, kepala tukang).
- Biaya Material (Bahan utama dan bahan pembantu).
- Biaya Alat (Sewa/pemakaian alat berat dan alat tukang).
- Biaya Tidak Langsung:
- Keuntungan dan pengusaha (Overhead + Profit umumnya 10% - 15%).
- Pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak daerah (jika diperlukan).
- Biaya umum dan administrasi proyek.
Kelengkapan Dokumen RAB
RAB harus disajikan dalam format rekapitulasi per jenis pekerjaan (Persiapan, Tanah, Beton, Pasangan, Arsitektur, dan Mekanikal Elektrikal) serta ditampilkan dalam format kurva-S (Time Schedule) dan kurva-S dana (Cash Flow) sebagai alat kontrol penggunaan dana selama pelaksanaan.
Kesimpulan
Pembangunan Talud dan Sarana Prasarana Pariwisata di Jembatan Akar merupakan proyek infrastruktur yang mengutamakan keseimbangan antara kekuatan struktur dan kepekaan lingkungan. Penyusunan DED dan RAB dengan menyimak spesifikasi teknis di atas diharapkan dapat menghasilkan bangunan yang tahan lama, aman bagi wisatawan, serta meningkatkan nilai estetika dan fungsi kawasan wisata tanpa merusak ekosistem asli jembatan akar. Seluruh pihak pelaksana wajib mematuhi standar bahan dan metode kerja yang telah ditetapkan dalam dokumen teknis ini.
```
File Referensi Untuk Spesifikasi Teknis Pembuatan DED Dan RAB Pembangunan Talud Dan Sarana Prasarana Pariwisata Jembatan Akar
Nama File
rks___talud_jembatan_akar.pdf
Ukuran File
0.46 MB
Tipe File
PDF
Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Spesifikasi Teknis Pembuatan DED Dan RAB Pembangunan Talud Dan Sarana Prasarana Pariwisata Jembatan Akar. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)
Spesifikasi Teknis Pembuatan DED Dan RAB Pembangunan Talud Dan Sarana Prasarana Pariwisata...
Admin
2026-06-06 11:26:20
DED SARPRAS & TALUD JEMBATAN AKAR dan Link Download File Referensi
Admin
2026-06-14 02:46:10
**Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Prasarana Dan Sarana Budidaya Berbasis Kel...
Admin
2026-06-07 23:42:16
PERBAIKAN DAN PEMBANGUNAN PRASARANA DAN SARANA AIR BAKU dan Link Download File Referensi
Admin
2026-06-03 01:12:05
Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Sarana Dan Prasarana dan Link Download File Referensi
Admin
2026-06-03 10:11:04
We use cookies to enhance your browsing experience and analyze site traffic. By clicking 'Accept all cookies', you agree to the use of these cookies. You can manage your preferences or learn more in our [Privacy Policy/Cookie Policy.