Admin 31 May 2026 12:42

 

Penanggulangan Getaran Aliran pada Sistem Dua Massa dengan Eksitasi Parametrik

Getaran yang dipicu oleh aliran fluida (flowinduced vibration/FIV) menjadi permasalahan penting pada banyak struktur teknik, seperti turbin, menara pendingin, atau jembatan penyangga pipa. Pada sistem yang terdiri dari dua massa yang berinteraksi secara dinamis, fenomena ini dapat diperparah oleh eksitasi parametrik, yaitu perubahan periodik pada sifat sistem (misalnya kekakuan atau massa) yang seiring dengan frekuensi aliran.

1. Gambaran Sistem Dua Massa

Sistem dua massa biasanya diwakili oleh diagram massapegasdamper berpasangan:

  • Massa1 (m) terletak pada posisi pertama, biasanya terhubung ke struktur utama.
  • Massa2 (m) terletak pada posisi kedua, dapat menempel pada elemen yang bebas bergetar, misalnya sebuah balok atau pipa.
  • Kekakuan (k, k) menyatakan elastisitas antara massa dan tanah atau antara kedua massa.
  • Damping (c, c) menyerap energi getaran.

Jika aliran fluida mengalir melewati kedua massa, gaya hidrodinamik (F_h) dapat dimodelkan sebagai fungsi kecepatan aliran dan posisi massa. Persamaan gerak umumnya:

mx + cx + kx + k_c(xx) + c_c(xx) = F_h(t)mx + cx + kx + k_c(xx) + c_c(xx) = F_h(t)    

2. Eksitasi Parametrik

Eksitasi parametrik terjadi bila salah satu parameter (biasanya kekakuan) berubah secara berkala, misalnya karena perubahan tekanan aliran atau fluktuasi suhu:

k(t) = k[1 + cos(t)]    

di mana adalah rasio modulasi (0 < < 1) dan adalah frekuensi modulasi. Parameter ini menimbulkan istilah tambahan pada persamaan diferensial yang menyerupai persamaan Mathieu, sehingga sistem dapat mengalami resonansi parametrik ketika 2_n (_n = frekuensi alami).

3. Mekanisme Getaran Aliran

Getaran aliran dapat dibagi menjadi dua kategori utama:

  • Vortexinduced vibration (VIV) terbentuk ketika aliran menghasilkan vortex shedding dengan frekuensi f_s StU/D (St = Strouhal number, U = kecepatan aliran, D = dimensi karakteristik).
  • Fluidelastic instability (FEI) timbul saat interaksi antara gaya hidrodinamik dan respons struktural menimbulkan pertumbuhan eksponensial pada amplitudo.

4. Strategi Penanggulangan

Berikut beberapa metode yang umum dipakai untuk menekan FIV pada sistem dua massa dengan eksitasi parametrik:

4.1. Penambahan Damping Aktif dan Pasif

  • Damping Pasif (c) penggunaan material viskoelastik, tambalan karet, atau penambahan massa damper (tuned mass damper/TMD).
  • Damping Aktif kontrol berbasis sensoraktuator yang mengukur posisi atau kecepatan dan memberi gaya kontragaya secara realtime (misalnya, kontrol i

4.2. Modifikasi Kekakuan

  • Penggunaan pegas nonlinier atau serpentine yang mengubah nilai k saat amplitudo bertambah.
  • Pemasangan mekanisme stiffness tuning yang dapat diatur secara otomatis untuk menghindari kondisi resonansi parametrik (mis. perubahan panjang pegas oleh motor stepper).

4.3. Penggunaan Penstabil Aliran

  • Penambahan splitter plates atau kawat tipis di depan massa untuk menurunkan intensitas vortex shedding.
  • Penggunaan permukaan bertekstur (riblets) yang menurunkan koefisien drag dan mengubah Strouhal number.

4.4. Kontrol Parametrik

Jika eksitasi parametrik tidak dapat dihindari, dapat dikendalikan dengan cara mengubah frekuensi modulasi sehingga tidak memenuhi kondisi resonansi ( 2_n). Metode ini meliputi:

  • Pengaturan kecepatan aliran atau suhu untuk menggeser .
  • Implementasi phasecontrolled modulation dimana fase sinyal modulasi disesuaikan dengan fase respons massa.

4.5. Penambahan Massa Tuning (Tuned Mass Damper TMD)

Untuk sistem dua massa, TMD dapat dipasang pada masingmasing massa atau pada struktur pendukung. Parameter TMD (massa, kekakuan, damping) dipilih sehingga frekuensi alami TMD berada dekat dengan frekuensi kritis VIV atau FEI.

5. Pendekatan Analitik dan Numerik

Untuk merancang strategi penanggulangan, biasanya dilakukan kombinasi analisis teoretis dan simulasi numerik:

MetodeKeunggulanKeterbatasan
Metode Perturbasi (Mathieutype)Mengidentifikasi batas stabilitas parametrik secara cepatHanya berlaku untuk modulasi kecil ( < 0.2)
Analisis ModalMemberi insight tentang mode dominanKurang akurat bila nonlinier kuat
Finite Element Method (FEM) dengan FluidStructure Interaction (FSI)Simulasi lengkap interaksi fluidastrukturKomputasi intensif, memerlukan data properti fluida yang akurat
Model Order Reduction (MOR)Mempercepat simulasi realtime untuk kontrolPerlu validasi terhadap model penuh

6. Contoh Kasus Praktis

Kasus A Turbin Angin Offshore

  • Masalah: VIV pada balok penopang generator karena aliran laut yang berkecepatan 510m/s.
  • Solusi: Pemasangan TMD pada balok utama (massa = 0,05m_total, = 0,07) serta penambahan splitter plates pada permukaan balok.
  • Hasil: Reduksi amplitudo getaran hingga 70% pada rentang kecepatan 68m/s.

Kasus B Pipa Transportasi Gas

  • Masalah: Eksitasi parametrik akibat fluktuasi suhu yang mengubah kekakuan penyangga pipa.
  • Solusi: Penggunaan kontrol suhu aktif untuk menjaga di luar rentang resonansi serta penambahan lapisan viskoelastik di area sambungan.
  • Hasil: Stabilitas dinamis terjaga selama operasi 24bulan tanpa kegagalan struktural.

7. Kesimpulan

Getaran aliran pada sistem dua massa dengan eksitasi parametrik merupakan tantangan kompleks yang melibatkan interaksi fluidastruktur, perubahan parameter dinamis, dan potensi resonansi ganda. Penanggulangan yang efektif biasanya menggabungkan:

  1. Peningkatan damping (pasif & aktif).
  2. Modifikasi kekakuan dan penggunaan TMD.
  3. Pengendalian aliran melalui perangkat pasif.
  4. Kontrol parametrik dengan penyesuaian frekuensi modulasi.
  5. Analisis numerik terintegrasi untuk prediksi dan optimasi desain.

Dengan pendekatan multidisiplin ini, engineer dapat merancang struktur yang tetap stabil meski berada dalam lingkungan aliran yang berubahubah dan eksitasi parametrik yang kuat.

Referensi utama:

  • J. L. Humar, FlowInduced Vibration, 2nd ed., Springer, 2020.
  • M. P. Padoussis, FluidStructure Interactions, Cambridge University Press, 2019.
  • H. Nakamura, Parametric excitation in fluidelastic instability of marine structures, Ocean Engineering, vol. 185, 2022.

Untuk informasi lebih lengkap atau konsultasi teknis, silakan hubungi info@engineerlab.co.id.

File Referensi Untuk Suppressing Flow Induced Vibrations Of Two Mass System With Parametric Excitation
Screenshoot
Nama File
1656353821_induced_vibrations_of_two_mass_system_with_parametric_excitation_by_using_averaging_method_|_Matematika.pdf

Ukuran File
0.21 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Suppressing Flow Induced Vibrations Of Two Mass System With Parametric Excitation. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Tes EPPS dan Link Download File Referensi

Petunjuk Teknis Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dan Link Download File Referensi

Pedoman Umum Kemahasiswaan dan Link Download File Referensi

Psikologi Humanistik dan Link Download File Referensi

Surat Berhenti Studi dan Link Download File Referensi