Admin 07 Jun 2026 05:46

 

Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Dengue Hemorrhagic Fever Grade II

Pengantar

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan bentuk berat infeksi virus dengue yang ditandai oleh demam, penurunan trombosit, dan kebocoran plasma. Pada grade II, terjadi kebocoran plasma ringan hingga sedang, yang menuntut penanganan intensif namun belum memerlukan perawatan intensif penuh. Anak-anak menjadi kelompok risiko tinggi karena sistem imun yang masih berkembang.

Peran perawat sangat penting dalam deteksi dini, pencegahan komplikasi, serta manajemen kebocoran plasma. Tulisan ini menyajikan rangkaian asuhan keperawatan yang berbasis pada standar prosedur keperawatan (SPK) dan pedoman WHO.

Patofisiologi DHF Grade II

Virus dengue menginfeksi sel-sel mononuklear, memicu aktivasi sistem komplemen dan sitokin (IL-6, TNF). Peningkatan permeabilitas kapiler menyebabkan kehilangan plasma ke ruang interstisial, menurunkan volume sirkulasi efektif. Pada grade II, kebocoran plasma masih dapat dikompensasi, tetapi dapat berkembang menjadi syok hipovolemik bila tidak ditangani tepat.

Karena trombosit menurun (<100.000/L) dan koagulopati ringan, risiko perdarahan menambah beban klinis. Oleh karena itu, pemantauan ketat terhadap tanda vital, output urin, dan laboratorium (hematokrit, trombosit, elektrolit) menjadi kunci.

Penilaian Keperawatan

Penilaian harus dilakukan secara menyeluruh dan berulang setiap 12 jam pada fase kritis.

Parameter Metode Pengukuran Kriteria Normal / Abnormal
Suhu tubuh Termometer digital 3840C (demam); >38C = febril
Nadi Palpasi radial 120140x/menit (takikardia), lemah, pulsus alternans
Tekanan darah Sphygmomanometer atau monitor otomatis Sistolik <90mmHg atau penurunan 20mmHg dari nilai basal = hipotensi
Respirasi Pengamatan, stetoskop 2430x/menit, napas dalam (tertutup)
Output urin Kateter atau pengukuran urin dalam kantong >1ml/kg/jam = adekuat; <0,5ml/kg/jam = oliguria
Hematokrit Laboratorium Naik 20% dari nilai basal = kebocoran plasma
Trombosit Laboratorium 80.000100.000/L (grade II), menurun cepat
Nyeri otot & sendi Skala NRS 010 46 = nyeri moderat, mengganggu istirahat

Intervensi Keperawatan

1. Manajemen Cairan

  • Berikan cairan oral rehidrasi (ORS) bila anak masih dapat menelan; kecepatan 510ml/kg/jam.
  • Jika tidak dapat menelan atau ada tanda kebocoran plasma, berikan cairan IV isotonik (Ringer Lactate atau NaCl 0,9%).
  • Hitung kebutuhan cairan berdasarkan rumus maintenance + deficit + loss. Contoh: 100ml/kg selama 24jam.
  • Monitor keseimbangan cairan (input vs output) tiap jam. Ganti IV setiap 24 jam atau bila terjadi infiltrasi.

2. Pengendalian Demam

  • Parasetamol oral/IV 1015mg/kg/dosis tiap 68 jam, hindari aspirin atau NSAID.
  • Gunakan metode fisik (kompres dingin, pakaian tipis) untuk menurunkan suhu bila diperlukan.

3. Pencegahan Perdarahan

  • Hindari prosedur invasif bila tidak penting (mis. venipuncture berulang).
  • Berikan vitamin K bila ada indikasi koagulopati, setelah konsultasi dokter.
  • Observasi tanda perdarahan (pucat, petechiae, hematemesis, melena).

4. Pengawasan Nyeri & Kelelahan

  • Berikan analgesik ringan (parasetamol) sesuai kebutuhan.
  • Jaga lingkungan tenang, pencahayaan redup, dan dukungan psikologis.
  • Anjurkan posisi semiFowler untuk memudahkan pernapasan.

5. Edukasi Keluarga

  • Jelaskan tanda bahaya: penurunan tekanan darah, peningkatan hematokrit, penurunan napas, muntah terusmenerus.
  • Ajarkan cara menghitung dan mencatat output urin.
  • Tekankan pentingnya hidrasi di rumah setelah pulang.

Monitoring & Evaluasi

Selama fase kritis (hari ke37), lakukan monitoring intensif:

  • Vital sign: tiap 30 menit sampai stabil, lalu tiap 12 jam.
  • Hematokrit & trombosit: tiap 12 jam atau sesuai rekomendasi dokter.
  • Elektrolit (Na, K, Cl): tiap 24 jam untuk menghindari hiponatremia atau hiperkalemia akibat cairan berlebih.
  • Urin: memastikan output 1ml/kg/jam; bila oliguria, kurangi cairan dan laporkan dokter.
  • Pemeriksaan fisik: catat adanya edema, ruam, atau perdarahan.

Jika terdapat penurunan tekanan darah, peningkatan hematokrit >20% atau penurunan trombosit cepat, segera informasikan dokter untuk penyesuaian terapi cairan atau transfusi.

Pencegahan Relapse & Komplikasi Jangka Panjang

Setelah fase kritis, fokus pada pemulihan:

  • Berikan diet seimbang tinggi protein dan vitamin C untuk mempercepat perbaikan jaringan.
  • Lakukan fisioterapi ringan untuk mengurangi atrofi otot akibat imobilisasi.
  • Jadwalkan kontrol ulang hematokrit, trombosit, dan fungsi hati pada minggu ke2 dan ke4.
  • Edukasi keluarga tentang pencegahan gigitan nyamuk (kelambu, repellent, eliminasi tempat berkembang biak) untuk mencegah reinfeksi.

Kesimpulan

Asuhan keperawatan pada anak dengan DHF grade II menuntut pendekatan holistik yang mencakup penilaian cepat, manajemen cairan tepat, kontrol demam, pencegahan perdarahan, serta edukasi keluarga. Dengan pemantauan berkelanjutan dan intervensi yang sesuai, risiko komplikasi dapat diminimalisir, sehingga anak dapat pulih dengan cepat dan kembali beraktivitas normal.

File Referensi Untuk ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGUE HEMORRAGIC FEVER GRADE II
Screenshoot
Nama File
kti_vila_full_revisi_logo_trans.doc

Ukuran File
2.72 MB

Tipe File
DOC

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGUE HEMORRAGIC FEVER GRADE II. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGUE HEMORRAGIC FEVER GRADE II dan Link Download File Refer...


admin
Admin
2026-06-07 05:46:15

Asuhan Keperawatan Pada Anak M T Dengan Demam Berdarah Dengue Di Ruangan Mawar RSUD Prof....


admin
Admin
2026-06-07 08:26:15

Manajemen Asuhan Keperawatan Kegawatdaruratan Pada TN S Dengan Diagnosis Medis Electrical...


admin
Admin
2026-06-06 21:14:11

Pengelolaan Mual Pada Tn. R Dengan Dengue Haemorragic Fever (DHF) Di Ruang Dahlia RSUD Ung...


admin
Admin
2026-06-06 16:58:17

Hipertermi (Dengue Hemoragic Fever) Pada An. F Di Ruang Melati Rumah Sakit Kartika Husada...


admin
Admin
2026-06-07 05:54:14