Kehamilan merupakan proses fisiologis yang terjadi pada wanita, namun seringkali disertai dengan berbagai keluhan minor maupun mayor. Salah satu keluhan yang sering dilaporkan ibu hamil adalah pusing (dizziness). Keluhan ini dapat disebabkan oleh perubahan hemodinamik, perubahan hormonal, maupun faktor psikologis.
Bidan memegang peranan penting dalam memberikan Asuhan Kebidanan yang komprehensif dalam upaya deteksi dini dan penanganan keluhan tersebut untuk mencegah komplikasi yang lebih serius pada ibu dan janin. Penulisan laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan pada Ny. S dengan keluhan pusing di BPM Istiqomah Surabaya.
Nama : Ny. S
Umur : 27 Tahun
GPA : G2P1A0
Usia Kehamilan : 32 Minggu
1. Keluhan Utama: Klien mengeluhkan pusing kepala yang dirasakan seperti berputar dan terasa berat sejak 3 hari terakhir. Keluhan dirasakan terutama saat klien berdiri secara tiba-tiba.
2. Riwayat Penyakit Sekarang: Klien menyatakan pusing disertai mual ringan namun tidak ada muntah. Klien mengaku sering merasa lelah dan mudah lemas dalam beraktivitas sehari-hari. Nafsu makan menurun. Tidak ada keluhan penglihatan kabur atau edema pada tungkai yang signifikan.
3. Riwayat Kesehatan Masa Lalu: Klien tidak memiliki riwayat penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, atau penyakit jantung. Riwayat alergi obat atau makanan disangkal.
4. Riwayat Obstetri: Klien ini adalah kehamilan kedua. Anak pertama lahir secara spontan pada usia kehamilan 38 minggu dengan berat lahir 3000 gram.
Berikut adalah hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan pada saat kunjungan:
| Pemeriksaan | Hasil |
|---|---|
| Kesadaran | Compos Mentis |
| Tanda Vital: | - Tekanan Darah : 100/60 mmHg - Nadi : 88 x/menit - Respirasi : 20 x/menit - Suhu : 36,5C |
| Keadaan Umum | Tampak lemah, konjungtiva anemis (+/-) |
| Kepala | |
| Mata | Sclera ikterik (-), konjungtiva palpebra anemis (+) |
| Leher | JVP tidak meninggi, kelenjar tiroid tidak membesar |
| Jantung | Bunyi jantung reguler, tidak ada murmur |
| Paru | Wheezing (-), Ronkhi (-) |
| Perut (Obstetri) | - Fundus uteri : 3 jari di atas pusat (sesuai usia kehamilan 32 minggu) - Letak janin : Kepala - DJJ : 140 x/menit (reguler) - Gerak janin: Baik (+) |
| Ekstremitas | Tidak ada edema, reflex fisiologis normoaktif |
1. Data Medis:
- Keluhan pusing terutama saat berdiri (Orthostatic Hypotension).
- Tekanan darah 100/60 mmHg (cenderung hipotensi untuk standar kehamilan jika ada keluhan sinkop).
- Konjungtiva anemis (+).
- Nafsu makan menurun.
2. Masalah Potensial:
Berdasarkan data di atas, masalah kesehatan yang terjadi pada Ny. S diduga berkaitan dengan:
a. Anemia dalam Kehamilan: Ditandai dengan konjungtiva anemis, nafsu makan menurun, dan merasa lemas. Kurangnya hemoglobin menyebabkan suplai oksigen ke otak berkurang, memicu pusing.
b. Supin Hipotensive Syndrome / Hipotensi Ortostatik: Tekanan darah 100/60 mmHg ditambah keluhan pusing saat berdiri menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang mempengaruhi sirkulasi otak.
3. Diagnosa Kerja:
G2P1A0, Usia Kehamilan 32 Minggu, dengan keluhan pusing yang diduga akibat Anemia in Pregnancy disertai Hipotensi Ortostatik ringan.
Berdasarkan diagnosa kerja, asuhan kebidanan yang dilakukan di BPM Istiqomah Surabaya meliputi:
1. Edukasi Kesehatan: - Menjelaskan kepada klien pentingnya posisi istirahat miring ke kiri (left lateral position) untuk meningkatkan balik vena dan memperbaiki sirkulasi darah ke otak dan plasenta.
- Mengajarkan klien untuk mengubah posisi dari tidur ke duduk, lalu berdiri secara perlahan untuk menghindari gejala hipotensi ortostatik.
2. Manajemen Diet: - Memberikan edukasi tentang makanan bergizi seimbang, terutama sumber zat besi (hewani seperti daging merah, hati, dan nabati seperti bayam) untuk mengatasi anemia.
- Menganjurkan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran.
3. Hidrasi: - Mengingatkan klien untuk memperbanyak minum air putih guna menjaga volume plasma darah (hemodilusi) yang sehat.
4. Observasi: - Melakukan pemantauan tanda vital (Tekanan Darah, Nadi) secara berkala untuk memastikan tidak ada penurunan drastis atau tanda pre-eklampsia.
Setelah mendapatkan layanan asuhan kebidanan di BPM Istiqomah Surabaya, dilakukan evaluasi sebagai berikut:
Subjektif: Klien mengatakan merasa sedikit lebih paham mengenai cara menghadapi rasa pusing saat beraktivitas. Klien berjanji akan mencoba makan makanan bergizi.
Objektif: Tanda vital stabil (Tekanan darah tetap 100/60 mmHg namun tidak drop lebih rendah saat berdiri). Klien dipulangkan dengan kondisi umum baik.
Perencanaan Tindak Lanjut:
1. Klien dijadwalkan kembali untuk pemeriksaan kehamilan rutin (ANC) minggu depan.
2. Kontrol rutin tekanan darah dan pemeriksaan Hemoglobin (Hb) di laboratorium untuk memantau respons terhadap suplementasi zat besi.
3. Klien diinstruksikan untuk segera ke fasilitas kesehatan jika pusing berat disertai pandangan kabur atau sakit kepala hebat.
Asuhan kebidanan pada Ny. S dengan keluhan pusing di BPM Istiqomah Surabaya telah dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan. Keluhan pusing pada ibu hamil seringkali bersifat fisiologis namun memerlukan penanganan yang tepat untuk meningkatkan kenyamanan dan mencegah terjadinya kondisi yang membahayakan. Kolaborasi antara bidan dan klien serta keluarga merupakan kunci utama dalam keberhasilan asuhan kehamilan.
