Pendahuluan
Farmasi Fisika merupakan salah satu cabang ilmu farmasi yang mempelajari sifatsifat fisik dari bahan obat serta caracara mengoptimalkan formulasi obat melalui pendekatan fisikokimia. Praktikum Farmasi Fisika I dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan teoriteori dasar seperti kelarutan, stabilitas, aktivitas permukaan, dan sifat termal obat.
Tujuan Praktikum
- Memahami konsep dasar kelarutan dan faktorfaktornya.
- Mengukur nilai pH, konduktivitas, dan viskositas larutan farmasi.
- Menganalisis stabilitas termal menggunakan teknik DSC (Differential Scanning Calorimetry).
- Menggunakan spektroskopi UVVis untuk penentuan kuantitatif obat.
- Mengembangkan laporan ilmiah yang sistematis dan terstruktur.
Materi Praktikum
1. Kelarutan dan FaktorFaktornya
Kelarutan dipengaruhi oleh suhu, pH, ukuran partikel, dan keberadaan pelarut organik. Mahasiswa akan melakukan percobaan melarutkan zat model (misalnya aspirin atau ibuprofen) pada berbagai suhu dan pH, kemudian menghitung nilai Ksp atau koefisien kelarutan.
2. Pengukuran pH, Konduktivitas, dan Viskositas
Penggunaan pH meter, konduktometer, dan viskometer untuk menilai sifat larutan farmasi. Contoh: penentuan pH larutan buffer, mengukur konduktivitas larutan elektrolit, serta viskositas sirup obat.
3. Analisis Termal (DSC)
Mahasiswa mempelajari proses transisi fase pada bahan aktif (melting point, glass transition). Data DSC membantu menilai kemurnian dan kestabilan termal.
4. Spektroskopi UVVis
Penentuan konsentrasi obat melalui hukum BeerLambert. Percobaan meliputi kalibrasi kurva standar, pengukuran absorbansi sampel, serta perhitungan nilai K dan LOD/LOQ.
Metode & Alat
| Alat | Fungsi |
|---|---|
| pH meter | Pengukuran keasaman/alkalinitas larutan |
| Konduktometer | Menentukan konduktivitas ionik |
| Viskometer rotasi | Menilai viskositas cairan |
| DSC | Menganalisis sifat termal bahan |
| Spektrofotometer UVVis | Pengukuran absorbansi untuk analisis kuantitatif |
| Pengaduk magnetik & pemanas | Menjaga suhu percobaan |
Prosedur Umum
- Persiapan bahan dan pelarut sesuai protokol.
- Kalibrasi alat (pH meter, spektrofotometer, dsb.).
- Pelaksanaan percobaan sesuai urutan: kelarutan pH/konduktivitas viskositas DSC UVVis.
- Pencatatan data secara terstruktur pada lembar kerja.
- Analisis data menggunakan software (Excel, Origin, atau software spesifik instrument).
- Penyusunan laporan lengkap dengan grafik, tabel, dan pembahasan kritis.
Penilaian
Penilaian praktikum terbagi menjadi tiga komponen utama:
- Keaktifan dan Kepatuhan Protokol (30%) Kehadiran, kebersihan kerja, dan kepatuhan pada prosedur.
- Pengolahan Data (40%) Akurasi perhitungan, pembuatan grafik, dan interpretasi hasil.
- Laporan Akhir (30%) Struktur laporan, bahasa ilmiah, serta kesimpulan dan saran.
Referensi
- Rang, H. P., & Dale, M. M. (2019). Pharmaceutical Calculations. 8th ed. Wiley.
- Standaart, P. (2020). Physical Pharmacy: Physical Chemical Principles in the Pharmaceutical Sciences. 3rd ed. Elsevier.
- USP General Chapter <610> Validation of Compendial Procedures.
- Pedoman Praktikum Farmasi Fisika Fakultas Farmasi Universitas X, 2023.
